MEDIAINI.COM – Viral Marketing merupakan sebuah strategi marketing yang sudah lama, semakin gencarnya perkembangan teknologi membuat Marketing yang satu ini mulai banyak diterapkan. Media sosial dan Internet menjadi sarana utama dalam mengembangkan sebuah konten viral. Mungkin sebagian dari anda bertanya-tanya, kok bisa sih sebuah konten menjadi viral dan bagaimana contoh viral marketing? Sebenarnya itu sudah melalui tahap dari strategi pemasaran dengan menggunakan Viral Marketing.
Manfaat yang didapatkan oleh perusahaan tergolong sangat baik, yaitu bisa meningkatkan kesadaran merek dan Brand ke masyarakat luas hingga meningkatkan penjualan perusahaan bisnis. Hingga saat ini, Viral Marketing dianggap sebagai strategi marketing yang efektif dalam membawa keuntungan. Hal ini karena banyaknya promosi yang memakai Viral Marketing sebagai sarana Marketing.
Jadi sebenarnya bagaimana sih contoh-contoh konten dari Viral marketing? Yuk simak beragam contoh yang bisa anda terapkan dalam membuat konten untuk strategi Viral Marketing.
Contoh Viral Marketing
Membuat strategi Viral Marketing bisa melalui Billboard, Koran dan Media Sosial sebagai sarana dalam menyebarkan informasi. Namun, anda juga bisa mengombinasikan beberapa media sebagai bagian dari strategi ini, seperti menggabungan Billboard dan Media Sosial. Contoh perusahaan yang menggunakan Viral Marketing adalah Shopee, perusahaan yang bergerak dalam bidang E-Commerce ini pernah mengundang Girl Group asal Korea Selatan bernama BlackPink sebagai Brand Ambasador mereka. Tak tanggung-tanggung, iklan yang mereka bagikan di Internet mendapatkan banyak respon girang dari para remaja. Shopee menargetkan agar iklan mereka sesuai dengan apa yang sedang viral di Media Sosial.

E-Commerce kompetitif lain berasal dari Lazada, Lazada sengaja memasang iklan di Billboard dengan gambar terbalik. Hal ini terbukti mendapatkan perhatian dari masyarakat karena dianggap lucu.
Lazada pada itu sedang melakukan promosi besar-besaran, mereka memberikan penawaran potongan ongkir 50% untuk setiap pelanggan yang melakukan transaksi.
Contoh-contoh diatas merupakan strategi untuk mempromosikan produk atau jasa dengan menggunakan Viral Marketing sebagai media dalam memasarkan produk dari perusahaan bisnis, jadi iklan-iklan atau konten yang viral itu sudah direncanakan ya!
Terus bagaimana menerapkan strategi Viral marketing yang baik? Mari kita bahas cara menerapkan strategi yang satu ini. Simak baik-baik ya!
Menerapkan Strategi Viral Marketing
Setelah mengetahui manfaat dari strategi viral marketing, waktunya untuk anda menyiapkan segala kebutuhan mendukung dalam menerapkan strategi yang satu ini, untuk UMKM atau bisnis kecil lainnya sangat disarankan untuk menerapkan strategi ini karena biaya yang dibutuhkan relative kecil.
1. Tentukan Target dan Platform
Sudah bukan rahasia lagi bahwa menentukan target adalah langkah utama dalam memasarkan produk anda, maka dari itu tentukan konten apa yang menarik bagi target audiens anda, selain itu anda menentukan Platform yang menjadi wadah dari konten anda, diantaranya ada Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan masih banyak lagi. Ketahui dimana platform yang banyak digunakan oleh target audiens anda.
2. Menciptakan Konten yang Berkualitas
Viral Marketing tidak akan berhasil jika isi konten anda kurang peminat alias tidak menarik, anda dapat mencari ide tentang konten yang menarik dan berkualitas. Anda dapat mengisi konten mengenai informasi, edukasi, solutif dan pesan-pesan moral, semuanya bisa disesuaikan dengan jenis bisnis apa yang anda Kelola.
3. Tools Social Media Analytics
Ini adalah alat yang dapat mempermudah anda dalam mencari data, salah satunya dengan melacak apa saja yang tengah viral dimasyarakat. Anda dapat menemukan insight dari konten-konten yang tengah digemari seperti jumlah like, comment, dan views. Contohnya, mempromosikan produk yang berisi Meme segar yang membuat orang terhibur.
Beberapa tools yang banyak direkomendasikan diantaranya ada TapInfluence, Hootsuite dan Spout Social.
4. Menyisipkan Perasaan
Anda bisa menciptakan konten yang membuat orang tersenyum dan merasa gembira, contohnya iklan dari Marjan edisi Ramadhan pada 2019 lalu. Iklan ini berisikan tentang cerita legenda Timun Emas, mengusung tema cerita rakyat dengan menyisipkan produk sirup sebagai minuman yang membawa kebahagiaan dan ketentraman.
Strategi yang sama juga dilakukan oleh Gojek pada bulan April lalu, mengusung tema pandemi yang tidak memungkinkan orang untuk keluar rumah. Gojek berhasil membuat konten lucu dan menghibur ditengah pandemi COVID-19.
Mengerti akan sulitnya perekonomian akibat pandemi, Gojek kembali menciptakan konten menarik berisikan sulitnya bekerja akibat pandemi. Gojek menciptakan konten video dan memilih Platform Youtube sebagai wadah mereka, Iklan tersebut mengisahkan seorang anak perempuan yang bercerita sulitnya perekonomian serta pekerjaan di masa pandemi dan memberitahukan (informasi) tentang pentingnya protokol kesehatan.
Tak tanggung-tanggung, iklan dengan durasi lebih dari satu menit ini mendapatkan banyak respon positif dari pengguna internet.




























Discussion about this post