MEDIAINI.COM – Di era digital saat ini keberadaan E-commerce sudah menjadi bagian dari kehidupan, begitupun dalam bisnis yang telah banyak mengalami perkembangan. Model bisnis yang tengah banyak digandrungi milenial saat ini adalah Affiliate Marketing. Strategi dalam bisnis ini adalah komisi yang didapatkan ketika telah berhasil menjual barang atau jasa. Untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita pelajari lebih dalam tentang Affiliate Marketing.
Apa Itu Affiliate Marketing?
Affiliate marketing adalah strategi bisnis yang memiliki sistem pembayaran yang disebut komisi, ketika seseorang yang telah bergabung dalam Affiliate dari merchant maka bayaran yang akan diterima berupa komisi karena telah berhasil menjual produk atau jasa. Mudahnya, kamu tidak memiliki sebuah produk atau jasa tetapi kamu bisa menjual produk atau jasa orang lain. Kamu akan mendapatkan upah berupa komisi karena telah berhasil menjual produk tersebut.
Kelebihan Affiliate Marketing
Zaman sekarang perkembangan bisnis melaju dengan pesat dengan strategi Affiliate Marketing. Strategi ini memungkinkan perusahaan dalam menjual produk atau jasa namun dengan biaya anggaran sedikit dan waktu yang efisien.
Menurut situs Statistika, di Amerika strategi Affiliate Marketing diperkirakan akan menghabiskan lebih dari $8.2 Juta USD. Tentu dengan anggaran tersebut perusahaan memiliki keuntungan dalam memasarkan produknya. Berikut beberapa keuntungan dari Affiliate Marketing.
1. Biaya Rendah
Affiliate Marketing tidak memerlukan sebuah iklan ataupun memasarkan produk lewat iklan. Penyedia produk atau jasa lebih menitik beratkan pada Affiliate Marketing, semakin banyak yang bergabung maka semakin luas cangkupan pasar tanpa mengeluarkan biaya yang banyak.
2. Kerugian Rendah
Biaya rendah berarti resiko kerugian juga rendah. Resiko kerugian relative rendah karena pembayaran hanya dilakukan antara perusahaan dan individu yang melakukan kesepakatan untuk memasarkan produk atau jasa.
3. Fleksibelitas
Kamu dapat membuat program affiliasi sesuai keinginan, bisa lebih kecil atau besar dengan biaya yang sedikit.
Kekurangan Affiliate Marketing
Dalam sebuah bisnis pasti memiliki kekurangan walaupun tak sebanding dengan keuntungan yang didapat, meskipun begitu Affiliate Marketing memiki beberapa kekurangan.
1. Upah Hanya Dari Komisi
Besar kecilnya upah berupa komisi yang kamu dapatkan adalah kesepakan antara dirimu dan Merchant. Kamu hanya akan mendapatkan upah dari seseorang yang membeli produk atau jasa tersebut, jika orang yang sama membeli produk itu lagi maka kamu sebagai Affiliate Marketer tidak akan mendapatkan komisi dalam program afiliasi ini.
2. Website pribadi
Website pribadi sangat penting bagi Affiliate Marketer, ini akan memudahkan calon pembeli dalam memilih produk yang diinginkan. Jika tidak memiliki website maka kamu akan menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk karena target pasar akan kebingungan.
3. Tidak mengetahui produk
Jika kamu mengenali produk yang kamu tawarkan dengan sangat baik, maka kamu akan mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Bayangkan jika kamu hanya asal-asalan menjual produk dan terkesan hanya mengarang perihal produk tersebut, tentu kamu tidak mendapatkan kredibilitas sebagai Affiliate Marketer. Mengetahui kelebihan dari produk sangat membantu dalam Marketing.
4. Konten yang tidak menarik
Affiliate Marketer harus memiliki kreatifitas dalam membuat konten produk yang menarik bagi pelanggan, kesalahan yang satu ini memang banyak kita jumpai. Tanpa konten yang menarik, penjual akan sulit menjangkau target pembeli.
Cara Kerja Affliliate Marketing
Affiliate Marketing memerlukan orang ketiga sebagai alat untuk memasarkan produk atau jasa, oleh karena itu diperlukan tanggung jawab yang besar dari setiap pihak terkait didalamnya. Jika dibandingkan dengan strategi pemasaran lainnya, Affiliate Marketing adalah strategi yang sangat mudah dengan hanya berisikan penjual, pengiklan/affiliate dan konsumen/pembeli.
1. Penjual (Merchant)
Penjual memiliki produk atau jasa yang layak untuk dijual, biasanya penjual memiliki sebuah brand dan menjual produk mereka dengan tetap memasukan nama brand mereka. Mereka juga mendapatkan keuntungan dari hasil Affiliate Marketer berupa konsumen.
2. Pengiklan (Affiliate Marketer)
Memiliki peran penting berupa memasarkan produk atau jasa yang telah siap dengan upah berupa komisi yang telah disepakati bersama antara Merchant dan Affiliate Marketer.
3. Pembeli (Konsumen)
Konsumen atau pembeli sangat penting bagi Affiliate Marketer, ketika produk atau jasa yang ditawarkan telah terjual, maka affiliate marketer akan mendapatkan komisi yang telah disepakati bersama Merchant, mereka akan berbagi keuntungan dari hasil Affiliate tersebut.
Bagaimana memulai Affiliate Marketing?
Bagi kamu yang ingin mencoba Affiliate Marketing, simak langkah awal dalam strategi Affiliate Marketing.
- Memiliki Website/Platform
- Mencari Affiliate Program untuk bergabung
- Membuat konten menarik
- Membuat target pasar
- Buat link yang terhubung dengan produk atau jasa.



























Discussion about this post