MEDIAINI.COM – Pandemi telah mengubah banyak hal, termasuk cara berbisnis. Agar bisa bertahan, bisnis pun perlu beradaptasi dan mengubah strategi penjualan. Mau tahu cara penjualan untuk meningkatkan omzet di masa pandemi yang efektif? Simak tips yang bisa Anda praktikkan dalam bisnis Anda.
Penyebaran Covid-19 yang luas membuat banyak bisnis mengalami penurunan penjualan yang drastis bahkan tidak memiliki pelanggan sama sekali karena pelanggan diharuskan memfokuskan kegiatan mereka dari rumah. Pola berbisnis yang hanya mengandalkan penjualan secara offline atau interaksi langsung akan mengalami rugi besar bila tidak segera beradaptasi.
Strategi Penjualan Versi Pandemi
Bagaimanapun juga aktivitas bisnis harus tetap dilakukan guna memutar roda ekonomi dan mempertahankan bisnis di masa pandemi berarti memulai strategi penjualan yang baru. Strategi ini juga untuk membantu pelaku bisnis beradaptasi dengan aturan pembatasan kegiatan yang diberlakukan pemerintah secara nasional.
Berikut cara untuk meningkatkan penjualan di masa pandemi yang efektif menaikan omzet:
1. Manfaatkan media sosial
Perhatikan sekitar Anda bahkan mungkin Anda sendiri. Dalam situasi pandemi seperti saat ini, orang tidak lagi bebas untuk keluar rumah. Kebanyakan orang menghabiskan waktu, baik berkomunikasi untuk bekerja atau sekadar menghilangkan kebosanan, menggunakan smartphone mereka.
Layanan jejaring sosial seperti WhatsApp, Instagram dan Facebook menjadi layanan yang populer untuk kebutuhan tersebut. Manfaatkan peluang ini untuk melakukan pemasaran via media sosial.
Buatlah iklan untuk bisnis Anda di Facebook, Instagram, atau Youtube. Strategi mendasar yang perlu Anda lakukan adalah dengan menentukan buyer persona sebagai target pasar.
Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai komunikasi dengan target pasar tanpa harus bertemu secara langsung. Tentukan konten yang tepat sesuai dengan jenis media sosial, karena bisa jadi berbeda platform berbeda pula tipe audience-nya. Upayakan untuk selalu berinovasi dan jangan terlalu mengikuti apa yang sedang tren di media sosial.
2. Manfaatkan marketplace untuk penetrasi pasar
Selain media sosial, Anda juga bisa memanfaatkan marketplace seperti Bukalapak, Shopee, dan lain-lain, untuk memasarkan produk Anda. Menteri Koperasi dan UKM sebelumnya juga menyatakan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan beberapa marketplace untuk mendorong penjualan produk UKM serta warung dapat terfasilitasi dengan baik di masa pencegahan COVID-19.
Marketplace dapat dimanfaatkan oleh UKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas bahkan Anda berpeluang mengekspor barang yang Anda jual.
3. Promosi penjualan yang tepat
Jika Anda sudah memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produk demi meningkatkan penjualan, rasanya kurang pas apabila Anda tidak membuat promosi. Manfaatkan situasi saat ini untuk memperkuat nilai produk yang Anda jual dalam promosi penjualan.
Jika Anda dapat mengembangkan promosi penjualan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan di tengah pandemi COVID-19 ini, dengan sendirinya pelanggan akan mengenali usaha Anda dan membeli produk Anda.
Promosi penjualan ini dapat berupa push notification di smartphone pelanggan dengan tulisan “buy-now” atau “sending a great promotion to you.” Anda juga dapat mengirim penawaran menarik ke email mereka atau memanfaatkan jasa dari influencer dan selebgram untuk media promosi produk anda dengan begitu followers mereka dapat melihat dan tahu bahkan membeli produk Anda.
4. Buatlah strategi yang efektif
Membuat pelanggan untuk tetap setia pada produk Anda memerlukan cara dan strategi penjualan yang efektif. Salah satunya ada dalam cara Anda mempresentasikan produk Anda.
Anda dapat membuat video yang menyentuh perasaan atau unik, meme yang lucu, atau melalui email broadcast yang menarik dan berbagai cara lainnya yang disesuaikan dengan target pasar Anda. Berbeda target, berbeda pula cara mendekatinya.
Misalnya, Anda menggunakan video sebagai strategi promosi penjualan. Tidak perlu terlalu memasarkan produk secara eksplisit. Buat saja cerita yang menarik atau lucu agar pelanggan selalu ingin menonton video penjualan Anda setiap Anda posting di media sosial atau media lainnya.
Cara ini efektif membuat calon pembeli dan pelanggan mengunjungi media sosial Anda. Setelah itu Anda bisa menyisipkan produk dalam scene tertentu atau produk Anda dipakai oleh talent dalam video.
5. Bangun kolaborasi dengan berbagai pihak
Kolaborasi bukan hal baru dan ini menjadi keharusan dalam berbisnis di tengah pandemi. Kolaborasi bukan hanya menguntungkan satu pihak, tapi juga memberikan dampak ganda bagi siapapun yang terlibat didalamnya.
Anda dapat melakukan kolaborasi dengan beberapa pihak, misalnya dengan layanan ojek online untuk kebutuhan ekspedisi barang-barang kecil, dan menggunakan agen ekspedisi profesional untuk kebutuhan barang yang lebih penting dan berukuran besar.
Kolaborasilah dengan teman Anda yang memiliki follower cukup banyak di media sosial. Minta bantuan mereka untuk mempromosikan barang jualan Anda di media sosial mereka.
Untuk menghemat biaya promosi, Anda dapat melakukan barter sebagai ganti biaya promosi. Anda dapat memberikan barang jualan Anda secara gratis kepada mereka, sebagai gantinya mereka mempromosi dagangan Anda di media sosial mereka.
Tetaplah Berbisnis
Jadi dalam situasi pandemi COVID-19 ini, dimana masyarakat diminta untuk membatasi jarak dan peraturan yang mengikat untuk menekan angka positif Covid-19, ada beberapa tips dari Mediaini agar penjualan produk Anda tetap stabil bahkan meningkat:
- Jangan panik dan jangan berhenti menjual
- Perkuatlah hubungan dengan pelanggan
- Maksimalkan pemasaran online
- Buatlah promosi penjualan yang tepat
- Buatlah strategi penjualan yang efektif
- Bangunlah kolaborasi yang saling menguntungkan
Untuk melakukan itu semua memang tidak mudah dan cukup sulit. Kondisi yang tidak menentu ini tentunya menjadi tantangan besar untuk kita semua. Namun demikian, selalu ada jalan selama kita mau berusaha. (Erry )
Sumber gambar: Ilustrasi Pixabay/Shutterbug75


























