MEDIAINI.COM – Telemarketing merupakan strategi promosi yang masih terbilang efektif, khususnya dalam membangun relasi yang baik antara perusahaan dan pelanggan. Meskipun telah banyak strategi pemasaran yang membawa benefit yang berbeda, Telemarketing masih berjaya sebagai saranan pemasaran yang efektif.
Namun, promosi menggunakan Telemarketing dapat berdampak buruk bagi citra perusahaan jika tidak memiliki strategi yang baik dalam menawarkan produk pada pelanggan. Banyak laporan dari masyarakat mengenai terganggunya mereka menerima telepon dari sebuah perusahaan, tenaga Telemarketing seakan memaksa pelanggan untuk membeli produk bahkan tanpa mendeskripsikan dengan jelas apa produk itu.
Hal-hal tersebut terjadi karena tidak adanya strategi dari telemarketing, sebuah perusahaan harus Menyusun strategi yang baik, yang kemudian dijalankan oleh seorang Telemarketer. Seorang Telemarketer tentu memiliki tugas dan fungsi tersendiri dibanding dengan divisi lainnya yang ada disebuah perusahaan.
Strategi Efektif untuk Telemarketing
Seorang Telemarketing perlu memiliki strategi yang telah disepakati bersama dan siap diterapkan, yuk simak beberapa strategi promosi yang baik dalam Telemarketing!
1. Mengetahui Perilaku Konsumen
Usahakan untuk mencari sedikit informasi untuk menggambarkan seperti apa perilaku dari konsumen anda, dampak baiknya adalah anda dapat mengerti apa yang konsumen butuhkan yang memungkinkan lancarkan proses dari Telemarketing. Tentu anda akan merasa diperhatikan jika seseorang menelepon dan memberikan solusi atas masalah apa yang anda hadapi.
2. Ramah dan Perhatian
Seorang Telemarketer harus pintar dalam bercengkrama dengan konsumen, menggunakan intonasi nada yang baik dan terkesan ramah adalah kunci dari suksesnya Telemarketing, konsumen tidak bisa melihat wajah anda yang membuat mereka tidak tahu seperti apa wajah anda. Untuk mewakili hal itu, gunakan intonasi dan penuturan yang terkesan ramah dan lembut agar konsumen nyaman dengan percakapan tersebut.
3. Memahami Produk
Mencari tahu tentang produk apa yang anda tawarkan agaknya bukan menjadi rahasia lagi untuk seorang Telemarketer. Bagaimanapun anda menawarkan produk sesuai dengan apa manfaat dan keunggulan produk anda, jika anda memahami hal-hal mengenai produk maka kemungkinan besar anda akan mampu meyakinkan pelanggan.
4. Tidak melulu Menawarkan Produk
Nah, mungkin anda bingung dengan strategi Telemarketing yang satu ini. Memang strategi berikut ini sangat jarang diterapkan. Tapi, coba bayangkan anda menerima sebuah telepon dari perusahaan dan kemudian mengucapkan selamat ulang tahun atau bahkan selamat hari raya. Perasaan anda senang bukan? Ini sangat berguna untuk menciptakan hubungan yang ramah antara pelanggan dan perusahaan.
Tanggung Jawab Telemarketing
Telemarketing memiliki tanggung jawab yang dalam proses penjualan produk, umumnya seorang telemarketing akan menawarkan potongan paket wisata, hotel, kartu kredit, bahkan asuransi. Ini semua bergantung dari perusahaan yang bergerak pada bidang yang berbeda-beda. Simak tugas dan tanggung jawab Telemarketing dibawah ini!
1. Follow Up
Selain menjual produk, seorang Telemarketer dapat menghubungi kembali pelanggan yang telah membeli produk mereka, anda bisa menanyakan tentang seberapa berguna produk tersebut atau bahkan menanyakan masalah yang dihadapi dan berikan solusi. Ini adalah kemampuan mumpuni yang harus dimiliki seorang telemarketer.
2. Sell Your Product
Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Telemarketing dalam penjualan produk. Anda harus siap menerima sebuah target penjualan yang harus dipenuhi, penolakan dari pelanggan adalah hal biasa yang harus anda jalankan.
3. Menerima Permintaan Pelanggan
Anda harus memutar otak mengenai apa yang dibutuhkan pelanggan, dengarkan apa masalah yang dihadapi pelanggan yang kemudian anda bisa menawarkan produk lainnya yang dapat mengatasi permasalahan yang ada.
4. Menerima Komplain
Tak jarang seorang Telemarketer akan mendapatkan telepon dari pelanggan yang menyatakan kekecewaan terhadap produk anda, bisa jadi produk yang dikirimkan rusak dalam proses pengiriman. Anda bisa menawarkan biaya kompensasi atau ganti rugi, jangan sampai masalah dibiarkan berlarut-larut yang dapat merusak citra perusahaan.
5. Feed Back
Sering kali pelanggan memberikan saran tentang bagaimana berjualan mengenai produk atau hal-hal yang seharusnya anda berikan kepada mereka, jangan ragu untuk menyatakan saran ini kepada atasan ini agar strategi yang ada dapat diperbaharui kembali untuk dapat menyesuaikan apa yang pelanggan inginkan.
Kemampuan Telemarketing
1. Menguasai Komunikasi
Kemampuan dari Telemarketer salah satunya harus menguasai komunikasi dua arah yang efektif hingga mendapatkan respon yang diinginkan.
2. Intonasi Yang Ramah
Gunakan intonasi nada pelan dan ramah saat menghubungi pelanggan, atur kecepatan bicara anda, jangan terlalu cepat dan jangan terlalu pelan. Hal ini untuk menghindari jika pelanggan bosan atau tidak dapat mendengar dengan jelas apa yang anda katakan.
3. Problem Solving
Kemampuan untuk mengatasi masalah dari konsumen adalah kunci yang harus dipegang oleh seorang Telemarketer, maka dari itu perlunya seorang Telemarketing untuk menanyakan keluhan serta memberikan saran dan solusi atas permasalahan yang dihadapi pelanggan.
4. Pendataan Yang Rinci
Seorang Telemarketer harus dapat mendapat pelanggan secara tepat dan rinci, saat pendataan dilakukan biasanya Telemarketer juga melakukan obrolan dengan pelanggan. Jangan sampai kehilangan fokus karena anda terlalu fokus pada data yang anda tulis.
5. Gigih
Tidak semua proses promosi yang dilakukan berjalan sesuai dengan keinginan, seorang Telemarketer sudah biasa menerima penolakan dari pelanggan, bahkan ada yang marah-marah. Maka dari itu pentingnya Telemarketing memahami konsumen dan jangan terkesan memaksa untuk membeli.




























Discussion about this post