SEMARANG, MEDIAINI.COM – Soto adalah salah satu masakan khas Indonesia. Ada berbagai jenis soto yang berasal dari berbagai daerah dan biasanya disematkan di belakang namanya.
Soto Kudus, soto Lamongan, soto Padang, soto Betawi, soto Boyolali dan lainnya. Di Indonesia terdapat seratusan lebih jenis soto dengan berbagai sebutan yang sama maupun mirip.
Misalnya Soto Banjar, Coto Makasar, Sroto Banyumas dan Tauto Pekalongan. Soto berbeda dengan Soup (Inggris), di sini disebut Sup.
Meski ada beberapa teori tentang sejarah soto, namun saya pribadi lebih meyakini makanan soto berasal dari Jawa Tengah. Terutama diksi yang menggunakan huruf “o” itu Jawa banget. Salah satu literasi menyatakan soto pertama kali muncul di Solo (Surakarta) pada abad 19 dan kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.
Warung makan Soto Grabah dan Angkringan Cafe Khas Boyolali di beralamat jalan Bukit Bougenville Raya no.29 Sendangmulyo-Tembalang ( Sebelah Apotek Sehit).
Pasalnya sejak berdiri tiga tahun lalu Soto Grabah ini merubah nuansa dengan clasik temporery agar para pengunjung lebih nyaman.
Veronica Heny Saripurnami pemilik Soto Grabah menjelaskan, selama lebih dari 3 tahun kami buka ini merupakan kali pertama merubah konsep interior warung.
“Kami pilih clasik temporery untuk nuansa interiornya agar para pengunjung merasa lebih nyaman serta kelihatan fres”, terang Vero sapaan akrabnya.
Soto Grabah ini, lanjut Vero pihaknya membandrol 12.500 rupiah yang sangat terjangkau untuk semua lapisan masyarakat. “Karena Soto Grabah ini dilain seger juga penyajiannya sangat unik yaitu dengan menggunakan mangkok dr tanah liat atau Grabah”, jelasnya.
Bukan cuman soto saja, pihaknya juga menyajikan beberapa menu andalan yakni ayam goreng kalasan, tahu campur, nasi sambel tumpang, sego pecel solo, ayam goreng penyet.
Tak tanggung tanggung, warung makan Soto Grabah yang menunya memiliki ciri khas, Kuahnya gurih dengan aroma sedap rempah yang lezat akan membuat pengunjung puas dan akan terus datang ke warung makan ini.
Kuah dengan bumbu rempah disajikan dengan suwiran ayam, potongan telur, sambal, kecap dan perasan jeruk nipis menarik untuk dicicipi, karena dimasak dengan bumbu asli dari Boyolali.
Soto Grabah yang lezat akan membuat anda puas dan akan terus datang ke warung makan Soto Grabah kini mengalami tampilan baru.
Pengusaha kuliner Vero mengatakan mulai pagi pukul 07.30 kami buka dan melayani pengunjung warung sampai pukul 22.00.
Ia mengatakan warung makan Soto Grabah dibuka sampai malam hari karena di akan dilanjutkan dengan angkringan yang menyajikan beberapa menu andalan. “Jika ingin bermitra dengan kami, juga membuka untuk franchise Soto Grabah senilai 40 juta untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami lewat nomer +62 878-3277-2401,” pungkas Vero.
Salah satu pengunjung Simon yang hari ini sengaja datang dengan mengajak kawan kawanya mengatakan, sajian Soto Grabah cukup memberi ia kenikmatan.
Pria penggemar kuliner nusantara ini mengomentari, sajian yang dihidangkan oleh pelayan di Soto Grabah Menurutnya pelayanan yang ramah, serta siap saji merupakan menu penambah untuk dirinya dan rekan rekanya menyantap Soto Grabah pungkasnya.























