BATANG, MEDIAINI.COM – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2026 kembali menjadi wadah nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dari ribuan mahasiswa yang diterjunkan ke beberapa daerah, mahasiswa Program Studi Bahasa Asing Terapan Sekolah Vokasi Undip juga turut mengambil bagian. Salah satunya Osama Maulana yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata Reguler TIM II 2026 di Batang, Kecamatan Kandeman, Desa Karanggeneng. Dengan program kerja bertema “Pembentukan dan Penguatan Kapasitas Forum Anak Desa Karanggeneng Sebagai Wadah Partisipasi Anak Menuju Desa Ramah Anak”, usulan memberikan edukasi penggunaan Bahasa Inggris di SDN 02 Karanggeneng jadi implementasi program multidisiplin.
Penggunaan Bahasa Inggris yang baik oleh siswa sekolah dasar agar lebih efektif dan mudah dipelajari maka pembelajaran dibuat dengan video edukatif. Berkolaborasi dengan mata pelajaran Bahasa Inggris. Osama Maulana pun menginisiasi membuat video edukatif yang mengajarkan penggunaan bahasa inggris agar lebih familiar dan siswa mengenal penggunaan kata-kata yang bijak dan sopan. Program ini juga bertujuan mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris anak melalui media pembelajaran yang menarik, singkat, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital.
KKN Undip Gagas Video Edukasi untuk Ajari Berbahasa Inggris yang Baik
Respons positif disambut oleh pihak SDN 02 Karanggeneng, ada tiga siswa yang terlibat dalam proses pembuatan video edukatif tersebut. Selain itu, apresiasi juga diberikan oleh guru SDN 02 Karanggeneng.
Ibu Mardijati,S.Pd , selaku guru wali kelas IV mengungkapkan rasa senangnya atas inisiatif produksi video edukatif untuk siswa-siswa di SDN 02 Karanggeneng.
“Saya rasa memang pembelajaran itu tidak melulu di dalam kelas dan terpaku dengan buku namun pembelajaran itu juga harus bisa mengikuti arus perkembangan zaman supaya tidak monoton. Dengan adanya pembelajaran berbasis video edukatif pastinya sangat bermanfaat dan mampu menumbuhkan gaira semangat belajar para siswa, apalagi video edukatif tersebut dibuat bersama beberapa siswa dari SDN 02 Karanggeneng, yang pasti mereka juga akan lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran”.
Menurut Osama Maulana, selaku mahasiswa yang menginisiasi mengungkapkan jika metode pembelajaran melalui video edukasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan kosa kata bahasa inggris.
“Anak-anak semakin sering terpapar dari berbagai sumber salah satunya media sosial menggunakan berbagai ungkapan kasar dalam bahasa Inggris tanpa memahami makna maupun dampaknya. Maka video edukasi ini bertujuan dapat membantu anak-anak terutama siswa sekolah dasar lebih bijak dan sopan saat menggunakannya,”jelasnya.
Kontribusi video edukasi yang diproduksi oleh Osa Maulana dan tim dapat membantu lingkungan sekolah dan memberikan contoh yang baik dalam pembelajaran bahasa Inggris secara kreatif dan inovatif.























