JAKARTA, MEDIAINI.COM – Amar Bank berencana menambahkan sistem pembayaran Quick Response Indonesia Standard (QRIS) untuk salah satu layanannya, yaitu Senyumku. Untuk diketahui, Senyumku merupakan aplikasi mobile-only intelligent bank berbasis cloud pertama di Indonesia.
Head of Digital Banking Service Tunaiku, Benyamin Tampubolon menjelaskan, pengembangan sistem pembayaran QRIS sebenarnya telah dimulai sejak tahun lalu, sehingga jika memungkinkan, fitur tersebut akan meluncur pada tahun ini.
“Rencana bisnis, mau ada layanan QRIS rilis tahun ini. Kalau dari kesiapan teknis, kita sudah siap. Akan tetapi kan, tetap harus patuh pada peraturan dan perizinan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia,” ujar Benyamin saat buka puasa bersama awak media di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada Selasa (26/4/2022).
Pria yang akrab disapa Ben itu menambahkan, layanan QRIS di aplikasi Senyumku sangat diprioritaskan karena bakal memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Selain itu, QRIS juga akan diintegrasikan dengan platform pinjaman digital Tunaiku yang juga merupakan produk Amar Bank
“Rencananya (QRIS meluncur pada) akhir kuartal III tahun ini sudah selesai. Tapi sekali lagi, tergantung dari perizinan regulator,” sambung Ben.
Pada kesempatan yang sama, Ben juga mengumumkan program terbaru Senyumku yang menawarkan bunga tabungan pada produk Celengan Senyumku dengan suku bunga yang menarik, sehingga mempercepat nasabahnya untuk mencapai inklusi keuangan mereka masing-masing.
Melalui Senyumku, menurut Ben, Amar Bank menawarkan layanan perbankan yang terpersonalisasi agar dapat memahami perilaku dan kebiasaan menabung nasabah yang disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari mereka untuk mencapai kesehatan finansial yang lebih baik.
Berkat komitmen tersebut, dari bulan Desember 2021 hingga awal April 2022, jumlah pengguna aplikasi Senyumku mengalami pertumbuhan sebesar 50 persen. Salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan tersebut didorong dari fitur di aplikasi Senyumku yang semakin variatif dan inovatif.
Oleh karena itu, Ben optimis bahwa perjalanan bisnis Senyumku dari Amar Bank akan terus bergerak positif, apalagi saat ini perekonomian mulai kembali bergeliat setelah pemerintah melonggarkan beberapa aturan terkait penanganan pandemi Covid-19.
“Target Senyumku, terus tumbuh secara moderate dalam ranah belasan persen atau lebih. Lalu untuk Tunaiku, bukan hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga memitigasi risiko momentum pemulihan pasca Covid-19 karena ada sisi ketidakpastian global,” harap Ben.
Permintaan Kredit Naik Jelang Lebaran
Secara terpisah, Amar Bank juga mengumumkan adanya perubahan tren nasabah jelang Lebaran 2022, termasuk meningkatnya jumlah masyarakat yang mengajukan pinjaman alias kredit.
“Permintaan kredit semakin mendekati Lebaran, ada peningkatan 15-20 persen. Dari total permintaan kredit, 10-15 persen berasal dari business banking, sedangkan 90 persen berasal dari platform Tunaiku,” ungkap Executive Vice President Retail Banking Amar Bank Abraham Lumban Batu.
Pada tahun lalu, Amar Bank melayani pinjaman sebesar Rp 2,4 triliun atau tumbuh sebesar 40,1 persen year on year (yoy). Kontribusi terbesar dari total pinjaman tersebut berasal dari platform pinjaman digital Tunaiku yang menyalurkan Rp 2 triliun atau naik 63 persen (yoy).
Perlahan tapi pasti, Abraham menjelaskan bahwa Amar Bank telah melalui transformasi digital sehingga saat ini menjadi bank digital murni. Dengan platform Tunaiku sebagai tulang punggungnya, pinjaman telah disalurkan lebih dari 800.000 kali sejak platform ini meluncur pada 2014.
Sejak pertama kali berdiri, total nilai pinjaman yang disalurkan Tunaiku menembus angka Rp 6,6 triliun. Menariknya, penerima pinjaman merupakan masyarakat dan pengusaha mikro.
“Hingga saat ini, total nasabah Amar Bank meningkat 50 persen sejak Desember 2021 karena kelengkapan fitur,” pungkas Abraham. (Tivan)






















