JAKARTA, MEDIAINI.COM – Dalam beberapa pekan terakhir, nama Pratama Arhan kerap menjadi perbincangan warganet. Maklum, pemain PSIS Semarang itu tampil impresif kala Timnas Indonesia berlaga di AFF Suzuki Cup 2020.
Bahkan, Pratama Arhan menjadi satu dari sedikit pemain yang dipilih pelatih Shin Tae Yong utuk selalu menjadi starter dalam setiap laga yang dijalani skuad Garuda. Dengan penampilan apik sang pemain, tidak mengherankan jika harga Pratama Arhan di bursa transfer semakin meroket.
Tapi selain Pratama Arhan, PSIS Semarang sebenarnya memiliki beberapa pemain lokal yang dilabeli pemain mahal di Liga 1 untuk musim 2021/2022. Merujuk laman transfermarkt, berikut ini daftar pemain lokal termahal PSIS Semarang terbaru.
Pratama Arhan (Rp 4,35 miliar)
View this post on Instagram
Pratama Arhan punya peran penting di skuad PSIS Semarang pada Piala Menpora 2021. Pemain berusia 19 tahun itu menjadi pilihan utama di sektor kiri pertahanan. Namanya sedang naik daun dan menjadi pemain muda potensial, lantaran sang pemain sedang menjalani tahun yang cukup hebat di 2021 ini. Sekilas tentang pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini, dia menandai debut di tim senior PSIS pada ajang Piala Menpora 2021 medio Maret-April lalu.
Dengan berhasil membawa PSIS melaku ke babak delapan besar Piala Menpora 2021 dan mencatatkan dua gol, ia pun terpilih sebagai pemain muda terbaik di turnamen.
Sementara di level Timnas, ia menjadi andalan oleh Shin Tae-yong sejak di kelompok usia 19 tahun, dan kini menembus level tim senior. Arhan selalu menjadi pilihan pertama dalam tiga pertandingan tersisa babak kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai beberapa waktu lalu. Ia bermain penuh untuk pos bek kiri melawan Thailand, Vietnam, dan Uni Emirat Arab.
Pratama Arhan sangat piawai dalam beroperasi di sektor sayap kiri permainan. Baik di klub PSIS maupun Timnas Indonesia, Arhan selalu menempati sektor sayap karena kemampuan kaki kirinya.
Seperti dalam penampilannya bersama PSIS, meski berposisi asli sebagai bek kiri, oleh pelatih Dragan Djukanovic ditempatkan sedikit lebih ofensif yakni sebagai gelandang sayap. Ia punya kecepatan, skill mumpuni, akurasi tendangan, penuh determinasi, hingga penyelesaian akhir yang baik.
Penampilan untuk PSIS di Piala Menpora cukup membuatnya menjadi pusat perhatian. Sekaligus membuat banyak klub mengincarnya, hingga rumor klub Korea Selatan, Seongnam. Hanya saja, Pratama Arhan memiliki kontrak cukup lama di PSIS, yakni hingga 2023.
Septian David Maulana (3,91 miliar)
View this post on Instagram
Selain Pratama Arhan, PSIS Semarang juga mempunyai sosok pemain kunci lainnya. Ia adalah Septian David Maulana, pemain 23 tahun yang bisa dikatakan seorang bintang, dengan pengalamannya sebagai pemain Timnas Indonesia.
Beruntung PSIS mampu membawa pulang satu diantara aset berharga putera daerahnya. Septian David Maulana memiliki peran cukup vital bagi permainan Mahesa Jenar. Lahir dan belajar bermain bola di wilayah Semarang, Septian David Maulana sempat berkelana di Mitra Kukar, Kalimantan Timur. Hingga akhirnya dirinya dapat membela PSIS sejak direkrut pada awal musim 2019.
Bakat yang ditunjang pengalamannya, membuat seorang Septian David Maulana menjadi bagian penting di skuat PSIS. Dirinya punya peran sebagai jenderal lapangan tengah, bahkan sesekali menjadi striker bayangan.
Hari Nur Yulianto (Rp 3,48 miliar)
View this post on Instagram
Pemain kelahiran Kendal, Jawa Tengah pada 31 Juli 1989 ini seperti menjadi ikon PSIS. Hari Nur tercatat sebagai pemain yang paling lama berkostum PSIS sejauh ini, mengingat dirinya sudah berseragam PSIS sejak 2013 silam. Musim 2017 adalah bagian awal sejarahnya karena ikut mengantarkan PSIS naik kasta ke Liga 1. Lantas di dua musim terakhir, kiprah striker ini semakin moncer kendati harua bersaing dengan pemain asing.
Hasilnya, ia sukses melesakkan 12 gol di musim 2018 dan musim 2019 sebanyak empat gol. Secara keseluruhan, ia telah menyumbang 49 gol untuk PSIS.
Komarodin (Rp 2,61 miliar)
Untuk nama terakhir ini terbilang cukup mengejutkan. Komarodin mungkin tidak setenar pemain lainnya dalam daftar ini, tapi menurut situs Transfermarkt ia memiliki nilai pasar yang tinggi. Meski lebih banyak berperan sebagai pemain pengganti, striker yang satu ini kerap menjadi pemain penting karena punya semangat dan mobilitas tinggi. Komarodin memiliki tipikal permainan ngotot.
Meski lebih sering dimainkan pada paruh kedua, Komarodin bisa menjadi senjata ampuh PSIS. Seperti yang ia tunjukkan pada gelaran Piala Menpora beberapa waktu lalu. Ia rajin mencetak gol dan bisa menjadi pendamping Hari Nur Yulianto.
Cukup menarik nilai pasarnya menembus angka Rp 2,61 miliar yang lebih tinggi dari sosok bek asing asal Brasil, Wallace Costa. (Tivan)
Sumber Gambar : Akun Instagram @pratamaarhan8






















