MEDIAINI.COM – Bisnis reseller sunscreen jadi pilihan terbaik bagi yang ingin mencari peluang pemasukan. Namun, sudah tahukah Anda tentang perbedaan antara reseller dan dropship? Perbedaan antara reseller dan dropship ini dapat dilihat dari beberapa hal.
Pertama adalah perbedaan pada cara kerjanya. Jika pada reseller, secara cara kerjanya hampir mirip dengan pedagang di mana harus lebih dulu membeli barang lalu menjualnya. Sedangkan pada dropshipper, mereka menawarkan barang ke konsumen lebih dulu. Jika mendapatkan order akan diteruskan ke supplier.
Perbedaan kedua antara reseller dengan dropship terletak pada modalnya. Untuk dropship sendiri menggunakan modal yang minim karena tidak harus membeli barang terlebih dahulu. Anda hanya membutuhkan pulsa dan paket data. Sedangkan pada reseller harus mengeluarkan modal untuk membeli barang dahulu.
Perbedaan ketiga terletak pada jumlah keuntungan. Menjadi reseller dapat dikatakan lebih menguntungkan daripada menjadi dropshipper. Pasalnya, reseller bisa mendapat barang murah dan bebas mengatur harga jual. Untuk dropship sendiri keuntungannya tidak bisa sebesar reseller.
Cara Memulai Bisnis Reseller Sunscreen
Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis reseller sunscreen.
1. Tentukan Produk
Langkah pertama dalam memulai bisnis reseller sunscreen adalah mengenali jenis produknya. Pasalnya, ada beragam jenis dan merek sunscreen. Pilihlah merek yang banyak digunakan orang agar peluang lakunya lebih besar.
2. Tentukan Harga
Lakukan survey terlebih dahulu sebelum menentukan harga untuk reseller sunscreen Anda. Dengan melakukan survey Anda bisa mematok harga skincare sesuai dengan harga di pasaran. Jangan sampai mematok di atas harga pasar.
3. Tentukan Target Marketnya
Salah satu langkah dalam memulai bisnis reseller sunscreen adalah menentukan target market terlebih dahulu. Dengan menentukan target market, Anda dapat mengkonsep usaha dengan lebih tertata.
4. Pilih Supplier
Dalam memulai bisnis reseller sunscreen, pastikan Anda mendapatkan supplier yang tepat. Pilihlah supplier yang memiliki stok aman. Selain ketersediaan stok, pastikan mereka dapat menyediakan barang yang berkualitas dan murah.
5. Strategi Pemasaran
Di langkah kelima dalam memulai bisnis reseller sunscreen, saatnya Anda membuat strategi pemasaran. Strategi pemasaran ini menjadi penting karena menjadi ruh dalam suatu usaha. Dengan demikian, angka penjualan dapat meningkat pesat.
6. Promosi
Salah satu langkah dalam memulai bisnis reseller sunscreen adalah melakukan promosi. Lakukan promosi baik secara online maupun offline. Buatlah semua akun media sosial untuk mempromosikan bisnis. Buka juga lapak di situs e commerce.
7. Kualitas
Orang-orang memang menyukai harga yang murah. Namun, mereka juga memperhatikan soal kualitas. Bahkan beberapa orang mengenyampingkan harga demi mendapatkan kualitas terbaik. Untuk itu, pilihlah produk yang kualitas.
8. Inovasi
Selanjutnya, di langkah ke delapan adalah menentukan inovasi. Pelaku usaha reseller sunscreen memang sudah bertebaran. Agar dapat survive, Anda harus memiliki sesuatu yang berbeda berupa inovasi yang menjadi ciri khas bisnis Anda.
9. Pelayanan
Melayani pembeli dengan ramah adalah kunci. Dengan pelayanan yang ramah, calon pembeli akan segan jika tidak jadi membeli. Ke depan, mereka pun akan ketagihan menjadi langganan Anda.
Tips Sukses Merekrut Reseller Sunscreen Terbaik
Dalam merekrut reseller sunscreen terbaik, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan. Tips pertama adalah dengan mengenali calon reseller Anda dengan baik. Anda dapat menggali informasi yang sebanyak-banyaknya tentang mereka. Anda dapat meminta identitas dan mencari tahu kegiatan bisnisnya sebelumnya.
Tips kedua adalah dengan memastikan produk Anda berkualitas. Pasalnya, banyak supplier yang kurang cepat dalam menangani keluhan dari reseller. Untuk itu, penanganan seperti ini juga harus menjadi perhatian. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan reseller yang benar-benar mengembangkan bisnis Anda.
Tips ketiga adalah dengan memastikan produk Anda memiliki market yang potensial. Tanpa adanya market yang potensial, calon reseller akan berpikir produk Anda akan sulit dijual. Oleh karenanya kemungkinan besar produk tidak laku di pasaran. Untuk itu, lakukan riset dan observasi terlebih dahulu.
Tips selanjutnya adalah dengan memberi tahu benefit apa saja yang akan didapatkan. Dengan mengetahui dari awal, kerjasama pun jelas. Benefit ini pun membuatnya semakin bersemangat. Pastikan Anda menjadikan reseller sebagai partner berbisnis juga. (Tri Puspitasari)
























