• Tentang Kami
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • OOH
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
MEDIAINI
 
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
No Result
View All Result
 
Home Bisnis

Bisnis Reseller Sunscreen, Cara Memulai dan Tip Sukses

by Jenti Jay
Juli 11, 2022
in Bisnis
Reading Time: 4 mins read
0
reseller sunscreen

Sumber: Pexels

Share on FacebookShare on Pinterest

MEDIAINI.COM – Bisnis reseller sunscreen jadi pilihan terbaik bagi yang ingin mencari peluang pemasukan. Namun, sudah tahukah Anda tentang perbedaan antara reseller dan dropship? Perbedaan antara reseller dan dropship ini dapat dilihat dari beberapa hal.

Pertama adalah perbedaan pada cara kerjanya. Jika pada reseller, secara cara kerjanya hampir mirip dengan pedagang di mana harus lebih dulu membeli barang lalu menjualnya. Sedangkan pada dropshipper, mereka menawarkan barang ke konsumen lebih dulu. Jika mendapatkan order akan diteruskan ke supplier.

Perbedaan kedua antara reseller dengan dropship terletak pada modalnya. Untuk dropship sendiri menggunakan modal yang minim karena tidak harus membeli barang terlebih dahulu. Anda hanya membutuhkan pulsa dan paket data. Sedangkan pada reseller harus mengeluarkan modal untuk membeli barang dahulu.

Perbedaan ketiga terletak pada jumlah keuntungan. Menjadi reseller dapat dikatakan lebih menguntungkan daripada menjadi dropshipper. Pasalnya, reseller bisa mendapat barang murah dan bebas mengatur harga jual. Untuk dropship sendiri keuntungannya tidak bisa sebesar reseller.

Cara Memulai Bisnis Reseller Sunscreen

Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis reseller sunscreen.

1. Tentukan Produk

Langkah pertama dalam memulai bisnis reseller sunscreen adalah mengenali jenis produknya. Pasalnya, ada beragam jenis dan merek sunscreen. Pilihlah merek yang banyak digunakan orang agar peluang lakunya lebih besar.

2. Tentukan Harga

Lakukan survey terlebih dahulu sebelum menentukan harga untuk reseller sunscreen Anda. Dengan melakukan survey Anda bisa mematok harga skincare sesuai dengan harga di pasaran. Jangan sampai mematok di atas harga pasar.

3. Tentukan Target Marketnya

Salah satu langkah dalam memulai bisnis reseller sunscreen adalah menentukan target market terlebih dahulu. Dengan menentukan target market, Anda dapat mengkonsep usaha dengan lebih tertata.

4. Pilih Supplier

Dalam memulai bisnis reseller sunscreen, pastikan Anda mendapatkan supplier yang tepat. Pilihlah supplier yang memiliki stok aman. Selain ketersediaan stok, pastikan mereka dapat menyediakan barang yang berkualitas dan murah. 

5. Strategi Pemasaran

Di langkah kelima dalam memulai bisnis reseller sunscreen, saatnya Anda membuat strategi pemasaran. Strategi pemasaran ini menjadi penting karena menjadi ruh dalam suatu usaha. Dengan demikian, angka penjualan dapat meningkat pesat.

6. Promosi

Salah satu langkah dalam memulai bisnis reseller sunscreen adalah melakukan promosi. Lakukan promosi baik secara online maupun offline. Buatlah semua akun media sosial untuk mempromosikan bisnis. Buka juga lapak di situs e commerce.

7. Kualitas

Orang-orang memang menyukai harga yang murah. Namun, mereka juga memperhatikan soal kualitas. Bahkan beberapa orang mengenyampingkan harga demi mendapatkan kualitas terbaik. Untuk itu, pilihlah produk yang kualitas.

BacaJuga

bisnis dimsum

Bisnis Dimsum 2026: Peluang, Cara Memulai, dan Menu Kekinian yang Laris

Oktober 8, 2026
dompet digital

7 Dompet Digital Terbaik di Indonesia dan Cara Mengamankannya

Oktober 4, 2026
bisnis kopi

7 Tips Bisnis Kopi yang Bertahan Lama Plus Rekomendasi Menu Kekinian

Oktober 3, 2026
jawa tengah

Jawa Tengah Semakin Diperhitungkan sebagai Tujuan Investasi Global

September 26, 2026

8. Inovasi

Selanjutnya, di langkah ke delapan adalah menentukan inovasi. Pelaku usaha reseller sunscreen memang sudah bertebaran. Agar dapat survive, Anda harus memiliki sesuatu yang berbeda berupa inovasi yang menjadi ciri khas bisnis Anda.

9. Pelayanan

Melayani pembeli dengan ramah adalah kunci. Dengan pelayanan yang ramah, calon pembeli akan segan jika tidak jadi membeli. Ke depan, mereka pun akan ketagihan menjadi langganan Anda.

Tips Sukses Merekrut Reseller Sunscreen Terbaik

Dalam merekrut reseller sunscreen terbaik, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan. Tips pertama adalah dengan mengenali calon reseller Anda dengan baik. Anda dapat menggali informasi yang sebanyak-banyaknya tentang mereka. Anda dapat meminta identitas dan mencari tahu kegiatan bisnisnya  sebelumnya.

Tips kedua adalah dengan memastikan produk Anda berkualitas. Pasalnya, banyak supplier yang kurang cepat dalam menangani keluhan dari reseller. Untuk itu, penanganan seperti ini juga harus menjadi perhatian. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan reseller yang benar-benar mengembangkan bisnis Anda.

Tips ketiga adalah dengan memastikan produk Anda memiliki market yang potensial. Tanpa adanya market yang potensial, calon reseller akan berpikir produk Anda akan sulit dijual. Oleh karenanya kemungkinan besar produk tidak laku di pasaran. Untuk itu, lakukan riset dan observasi terlebih dahulu. 

Tips selanjutnya adalah dengan memberi tahu benefit apa saja yang akan didapatkan. Dengan mengetahui dari awal, kerjasama pun jelas. Benefit ini pun membuatnya semakin bersemangat. Pastikan Anda menjadikan reseller sebagai partner berbisnis juga. (Tri Puspitasari)

Tags: bisnis resellerResellersunscreentabir surya
Share63Pin14SendTweet40
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kecolongan, Kasus Covid-19 Indonesia Kembali Meningkat

Next Post

Terlaris, Bisnis Maklon Sunscreen 2022

Related Posts

bisnis dimsum
Bisnis

Bisnis Dimsum 2026: Peluang, Cara Memulai, dan Menu Kekinian yang Laris

Oktober 8, 2026
dompet digital
Bisnis

7 Dompet Digital Terbaik di Indonesia dan Cara Mengamankannya

Oktober 4, 2026
bisnis kopi
Bisnis

7 Tips Bisnis Kopi yang Bertahan Lama Plus Rekomendasi Menu Kekinian

Oktober 3, 2026
jawa tengah
Berita Unggulan

Jawa Tengah Semakin Diperhitungkan sebagai Tujuan Investasi Global

September 26, 2026
UMK
Bisnis

Cek Daftar UMK Paling Tertinggi di Wilayah Jawa Tengah

September 23, 2026
mahasiswa
Bisnis

7 Situs Freelance yang Mahasiswa Wajib Coba, Dijamin Cuan!

Mei 18, 2025
Next Post
maklon sunscreen

Terlaris, Bisnis Maklon Sunscreen 2022

 
  • Trending
  • Comments
  • Latest
branding bisnis minuman

7 Tips Branding Bisnis Minuman Kekinian 2021

Juli 23, 2022
10 Teh Kemasan Paling Laris dan Diminati

10 Teh Kemasan Paling Laris dan Diminati

Agustus 5, 2021
Maxim Terapkan Komisi Aplikasi 8% Mulai 1 Juli 2026: Tarif Tetap Terjangkau bagi Pelanggan, Penghasilan Pengemudi Tetap Terjaga

Maxim Terapkan Komisi Aplikasi 8% Mulai 1 Juli 2026: Tarif Tetap Terjangkau bagi Pelanggan, Penghasilan Pengemudi Tetap Terjaga

Juli 6, 2026
5 Motor Matic Yamaha 2021 yang Nyaman dan Aman

5 Motor Matic Yamaha 2021 yang Nyaman dan Aman

Juli 25, 2022
Bank Jateng Perkuat Dukungan Digitalisasi Keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026*   BOYOLALI — Bank Jateng memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Boyolali Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Boyolali, Selasa (6/10/2026)  Pemimpin Bank Jateng Cabang Boyolali, Umi Laila Sholichah, menegaskan komitmen Bank Jateng untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mendorong implementasi transaksi keuangan daerah secara digital.  “Bank Jateng Cabang Boyolali mendukung penuh percepatan dan perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Boyolali. Komitmen ini kami wujudkan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah serta dukungan layanan perbankan digital untuk mengoptimalkan transaksi pendapatan dan belanja daerah,” ujar Umi.  Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas ekosistem transaksi keuangan digital. Melalui dukungan layanan dan infrastruktur perbankan, Bank Jateng berupaya memastikan proses transaksi pemerintah daerah dapat berlangsung semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.  Komitmen tersebut turut diperkuat melalui paparan teknis yang disampaikan Wiwid Yudha Prasetia, Tim Business Development Divisi Bisnis Kelembagaan dan Komersial Bank Jateng Kantor Pusat. Dalam paparannya, Wiwid menyampaikan dukungan dan komitmen layanan digital Bank Jateng dalam mempercepat serta memperluas digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali.  “Bank Jateng siap mendukung kebutuhan digitalisasi pemerintah daerah melalui penguatan layanan perbankan digital, baik untuk transaksi pendapatan maupun belanja daerah. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat semakin memperluas pemanfaatan transaksi nontunai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali,” jelas Wiwid.  Sementara itu, Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali, Muhammad Arief Wardianta, A.P., M.M., menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan sekaligus evaluasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Boyolali periode 2021–2025. Evaluasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam melihat perkembangan dan tantangan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus menentukan langkah penguatan ke depan.  Pembahasan dalam forum kemudian diarahkan pada perumusan peta jalan TP2DD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2026–2031. Perumusan tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan strategi digitalisasi pendapatan dan belanja daerah pada periode mendatang.  Bupati Boyolali, Agus Irawan, dalam arahannya menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam belanja daerah, percepatan digitalisasi pendapatan daerah, serta penguatan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mendukung implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah.  Selain itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Pramudya Wicaksana, memaparkan evaluasi pencapaian Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah pada semester I 2026.  HLM TP2DD Kabupaten Boyolali tersebut dihadiri Kepala UPPD Samsat Kabupaten Boyolali, kepala dan bendahara organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola pendapatan daerah, direktur RSUD se-Kabupaten Boyolali, serta sejumlah kepala OPD lainnya.  Melalui forum tersebut, Bank Jateng semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam membangun ekosistem transaksi keuangan daerah berbasis digital. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan seluruh perangkat daerah diharapkan mampu mendorong pengelolaan keuangan daerah yang semakin efisien, transparan, dan akuntabel

Bank Jateng Perkuat Dukungan Digitalisasi Keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026* BOYOLALI — Bank Jateng memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Boyolali Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Boyolali, Selasa (6/10/2026) Pemimpin Bank Jateng Cabang Boyolali, Umi Laila Sholichah, menegaskan komitmen Bank Jateng untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mendorong implementasi transaksi keuangan daerah secara digital. “Bank Jateng Cabang Boyolali mendukung penuh percepatan dan perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Boyolali. Komitmen ini kami wujudkan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah serta dukungan layanan perbankan digital untuk mengoptimalkan transaksi pendapatan dan belanja daerah,” ujar Umi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas ekosistem transaksi keuangan digital. Melalui dukungan layanan dan infrastruktur perbankan, Bank Jateng berupaya memastikan proses transaksi pemerintah daerah dapat berlangsung semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut turut diperkuat melalui paparan teknis yang disampaikan Wiwid Yudha Prasetia, Tim Business Development Divisi Bisnis Kelembagaan dan Komersial Bank Jateng Kantor Pusat. Dalam paparannya, Wiwid menyampaikan dukungan dan komitmen layanan digital Bank Jateng dalam mempercepat serta memperluas digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali. “Bank Jateng siap mendukung kebutuhan digitalisasi pemerintah daerah melalui penguatan layanan perbankan digital, baik untuk transaksi pendapatan maupun belanja daerah. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat semakin memperluas pemanfaatan transaksi nontunai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali,” jelas Wiwid. Sementara itu, Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali, Muhammad Arief Wardianta, A.P., M.M., menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan sekaligus evaluasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Boyolali periode 2021–2025. Evaluasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam melihat perkembangan dan tantangan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus menentukan langkah penguatan ke depan. Pembahasan dalam forum kemudian diarahkan pada perumusan peta jalan TP2DD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2026–2031. Perumusan tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan strategi digitalisasi pendapatan dan belanja daerah pada periode mendatang. Bupati Boyolali, Agus Irawan, dalam arahannya menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam belanja daerah, percepatan digitalisasi pendapatan daerah, serta penguatan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mendukung implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah. Selain itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Pramudya Wicaksana, memaparkan evaluasi pencapaian Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah pada semester I 2026. HLM TP2DD Kabupaten Boyolali tersebut dihadiri Kepala UPPD Samsat Kabupaten Boyolali, kepala dan bendahara organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola pendapatan daerah, direktur RSUD se-Kabupaten Boyolali, serta sejumlah kepala OPD lainnya. Melalui forum tersebut, Bank Jateng semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam membangun ekosistem transaksi keuangan daerah berbasis digital. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan seluruh perangkat daerah diharapkan mampu mendorong pengelolaan keuangan daerah yang semakin efisien, transparan, dan akuntabel

0
Dari Blusukan ke Flores, Irjen Jayadi dan NYATA Foundation   Membuka Percakapan tentang Pendidikan dan Kolaborasi 

Dari Blusukan ke Flores, Irjen Jayadi dan NYATA Foundation  Membuka Percakapan tentang Pendidikan dan Kolaborasi 

0
Mercedes-Benz dan adidas Hadirkan Samba OG Edisi Terbatas, Perpaduan Ikon Otomotif dan Lifestyle

Mercedes-Benz dan adidas Hadirkan Samba OG Edisi Terbatas, Perpaduan Ikon Otomotif dan Lifestyle

0
Takeda dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Plasma Darah

Takeda dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Plasma Darah

0
Bank Jateng Perkuat Dukungan Digitalisasi Keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026*   BOYOLALI — Bank Jateng memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Boyolali Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Boyolali, Selasa (6/10/2026)  Pemimpin Bank Jateng Cabang Boyolali, Umi Laila Sholichah, menegaskan komitmen Bank Jateng untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mendorong implementasi transaksi keuangan daerah secara digital.  “Bank Jateng Cabang Boyolali mendukung penuh percepatan dan perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Boyolali. Komitmen ini kami wujudkan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah serta dukungan layanan perbankan digital untuk mengoptimalkan transaksi pendapatan dan belanja daerah,” ujar Umi.  Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas ekosistem transaksi keuangan digital. Melalui dukungan layanan dan infrastruktur perbankan, Bank Jateng berupaya memastikan proses transaksi pemerintah daerah dapat berlangsung semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.  Komitmen tersebut turut diperkuat melalui paparan teknis yang disampaikan Wiwid Yudha Prasetia, Tim Business Development Divisi Bisnis Kelembagaan dan Komersial Bank Jateng Kantor Pusat. Dalam paparannya, Wiwid menyampaikan dukungan dan komitmen layanan digital Bank Jateng dalam mempercepat serta memperluas digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali.  “Bank Jateng siap mendukung kebutuhan digitalisasi pemerintah daerah melalui penguatan layanan perbankan digital, baik untuk transaksi pendapatan maupun belanja daerah. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat semakin memperluas pemanfaatan transaksi nontunai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali,” jelas Wiwid.  Sementara itu, Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali, Muhammad Arief Wardianta, A.P., M.M., menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan sekaligus evaluasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Boyolali periode 2021–2025. Evaluasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam melihat perkembangan dan tantangan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus menentukan langkah penguatan ke depan.  Pembahasan dalam forum kemudian diarahkan pada perumusan peta jalan TP2DD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2026–2031. Perumusan tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan strategi digitalisasi pendapatan dan belanja daerah pada periode mendatang.  Bupati Boyolali, Agus Irawan, dalam arahannya menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam belanja daerah, percepatan digitalisasi pendapatan daerah, serta penguatan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mendukung implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah.  Selain itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Pramudya Wicaksana, memaparkan evaluasi pencapaian Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah pada semester I 2026.  HLM TP2DD Kabupaten Boyolali tersebut dihadiri Kepala UPPD Samsat Kabupaten Boyolali, kepala dan bendahara organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola pendapatan daerah, direktur RSUD se-Kabupaten Boyolali, serta sejumlah kepala OPD lainnya.  Melalui forum tersebut, Bank Jateng semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam membangun ekosistem transaksi keuangan daerah berbasis digital. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan seluruh perangkat daerah diharapkan mampu mendorong pengelolaan keuangan daerah yang semakin efisien, transparan, dan akuntabel

Bank Jateng Perkuat Dukungan Digitalisasi Keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026* BOYOLALI — Bank Jateng memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Boyolali Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Boyolali, Selasa (6/10/2026) Pemimpin Bank Jateng Cabang Boyolali, Umi Laila Sholichah, menegaskan komitmen Bank Jateng untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mendorong implementasi transaksi keuangan daerah secara digital. “Bank Jateng Cabang Boyolali mendukung penuh percepatan dan perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Boyolali. Komitmen ini kami wujudkan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah serta dukungan layanan perbankan digital untuk mengoptimalkan transaksi pendapatan dan belanja daerah,” ujar Umi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas ekosistem transaksi keuangan digital. Melalui dukungan layanan dan infrastruktur perbankan, Bank Jateng berupaya memastikan proses transaksi pemerintah daerah dapat berlangsung semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut turut diperkuat melalui paparan teknis yang disampaikan Wiwid Yudha Prasetia, Tim Business Development Divisi Bisnis Kelembagaan dan Komersial Bank Jateng Kantor Pusat. Dalam paparannya, Wiwid menyampaikan dukungan dan komitmen layanan digital Bank Jateng dalam mempercepat serta memperluas digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali. “Bank Jateng siap mendukung kebutuhan digitalisasi pemerintah daerah melalui penguatan layanan perbankan digital, baik untuk transaksi pendapatan maupun belanja daerah. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat semakin memperluas pemanfaatan transaksi nontunai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali,” jelas Wiwid. Sementara itu, Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali, Muhammad Arief Wardianta, A.P., M.M., menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan sekaligus evaluasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Boyolali periode 2021–2025. Evaluasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam melihat perkembangan dan tantangan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus menentukan langkah penguatan ke depan. Pembahasan dalam forum kemudian diarahkan pada perumusan peta jalan TP2DD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2026–2031. Perumusan tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan strategi digitalisasi pendapatan dan belanja daerah pada periode mendatang. Bupati Boyolali, Agus Irawan, dalam arahannya menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam belanja daerah, percepatan digitalisasi pendapatan daerah, serta penguatan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mendukung implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah. Selain itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Pramudya Wicaksana, memaparkan evaluasi pencapaian Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah pada semester I 2026. HLM TP2DD Kabupaten Boyolali tersebut dihadiri Kepala UPPD Samsat Kabupaten Boyolali, kepala dan bendahara organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola pendapatan daerah, direktur RSUD se-Kabupaten Boyolali, serta sejumlah kepala OPD lainnya. Melalui forum tersebut, Bank Jateng semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam membangun ekosistem transaksi keuangan daerah berbasis digital. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan seluruh perangkat daerah diharapkan mampu mendorong pengelolaan keuangan daerah yang semakin efisien, transparan, dan akuntabel

Oktober 9, 2026
Dari Blusukan ke Flores, Irjen Jayadi dan NYATA Foundation   Membuka Percakapan tentang Pendidikan dan Kolaborasi 

Dari Blusukan ke Flores, Irjen Jayadi dan NYATA Foundation  Membuka Percakapan tentang Pendidikan dan Kolaborasi 

Oktober 9, 2026
Mercedes-Benz dan adidas Hadirkan Samba OG Edisi Terbatas, Perpaduan Ikon Otomotif dan Lifestyle

Mercedes-Benz dan adidas Hadirkan Samba OG Edisi Terbatas, Perpaduan Ikon Otomotif dan Lifestyle

Oktober 9, 2026
Takeda dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Plasma Darah

Takeda dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Plasma Darah

Oktober 9, 2026
 

Tag

2020 2021 aplikasi Artis bandung bank jateng beritaterkini bisnis bisnis kecantikan bisnis kuliner brand covid 19 fashion game hotel ide bisnis indonesia Instagram Investasi Jakarta Jasa kuliner laptop listrik Mediaini olahraga online oppo pandemi Pemerintah ppkm promo promosi Rekomendasi samsung semarang smartfren smartphone Surabaya tips Tips Sukses umkm Vaksin wisata YouTube
MEDIAINI

© 2026 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • OOH

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Info Terkini
    • Bisnis
    • Branding & Promosi
    • Tips & Trik
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • OOH

© 2026 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website