SEMARANG, MEDIAINI.COM – Dalam rangka mendorong semangat gotong-royong dan perhatian sosial terhadap pekerja terdampak, 98 Resolution Network bersama PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) menggelar kegiatan sosial “Warga Peduli Warga” di Kota Semarang.
Kegiatan tersebut menyalurkan 1000 paket sembako khusus untuk para pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Semarang Utara, pada Sabtu 8 November 2025.
Menurut perwakilan 98 Resolution Network, Bapak Yudha WK Putra, aksi ini merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat kemitraan antara sektor korporasi dan komunitas. “Kami percaya bahwa perhatian kepada pengemudi ojol—yang memiliki peran penting dalam ekosistem mobilitas kota—harus menjadi prioritas. Melalui 1.000 paket sembako ini, kami ingin membantu meringankan beban mereka sekaligus memberi pesan bahwa mereka tidak sendiri,” ujar Yudha WK Putra.
Dia menambahkan bahwa
“Gerakan berbagi ini tidak hanya sebagai aksi tunggal, semoga bisa sebagai pintu masuk untuk program yang lebih berkelanjutan, termasuk pembinaan ekonomi dan sosial bagi komunitas ojol.”
Dari pihak SPSL, kegiatan ini juga bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) perusahaan. Senior Vice President Sekretariat Perusahaan, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa pengemudi ojol di wilayah Semarang Utara sering menghadapi tantangan ekonomi dalam kondisi mobilitas yang dinamis. “Kami berharap bantuan ini menjadi stimulan agar kesejahteraan mereka dapat terangkat,” ujar Dewi.
Lokasi pembagian yang dipilih adalah Kelurahan Tanjung Mas, karena dekat dengan area operasi SPSL dan dianggap sebagai salah satu komunitas yang memerlukan perhatian lebih. Serah-terima paket dilakukan dengan dukungan Kantor Lurah dan aparat setempat.
Lurah Kelurahan Tanjung Mas, Sony Yudha Putra Pradana, memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut:
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga dan para driver ojol. Semoga ke depan program seperti ini terus berlangsung dan menjangkau lebih luas.”
Sementara itu, Krisna perwakilan dari komunitas ojol menyambut baik aksi ini dan berharap agar tidak hanya sebatas pembagian sembako, namun juga dukungan lanjutan dalam hal pelatihan, akses ke kredit mikro, atau program kesehatan.
Yudha WK Putra mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkominikasi dengan berbagai BUMN dan pihak swasta untuk turut serta berkontribusi langsung ke masyarakat. “Kami mengundang perusahaan dan lembaga untuk bergabung dalam sinergi ini. Karena kalau melibatkan lebih banyak pihak, maka Indonesia Emas akan semakin dekat” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi antara dunia usaha, komunitas dan pemerintah, diharapkan program seperti ini menjadi bagian dari jalan menuju kesejahteraan bersama—bukan sekadar bantuan sesaat.






















