• Tentang Kami
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • OOH
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
MEDIAINI
 
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
No Result
View All Result
 
Home Info Terkini

Ragam Program Lebaran 2022 Menarik Dari Daihatsu

by Switta Hapsari
April 15, 2022
in Info Terkini
Reading Time: 4 mins read
0
Lebaran 2022
Share on FacebookShare on Pinterest

JAKARTA, MEDIAINI.COM – Jelang merayakan Hari Raya Idul Fitir atau Lebaran 2022, Daihatsu terus mendekatkan diri kepada pelanggan dengan memberikan pelayanan terbaik lewat serangkaian program.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Program Mudik Sehat ala Daihatsu ini, pelanggan bisa mendapatkan alat tes Antigen secara gratis pada 28 April 2022 di 17 bengkel resmi Daihatsu di Jakarta dan sekitarnya, meliputi Pangeran Jayakarta, Astra Biz Center BSD, Karawaci, Bintaro, Ciledug, Pondok Cabe, Pasar Minggu, Kebon Jeruk, Tebet, Depok Serang, Pondok Pinang, Sunter, Cibubur, Karawang, Bekasi Sudirman, dan Bogor Padjadjaran.

Selama periode mudik, Daihatsu juga siapkan 65 Bengkel Siaga yang tersebar di seluruh Indonesia, siap melayani pelanggan saat libur lebaran.

Rayakan Lebaran 2022, Ini Program Daihatsu

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Daihatsu Indonesia (@daihatsuind)

Beberapa program Daihatsu untuk merayakan Lebaran 2022 dengan bagi-bagi THR yang memberikan berbagai promo. Mulai dari diskon Jasa 25%, diskon spare part hingga 10% dan diskon 10% untuk semua tipe Daihatsu Genuine Oil. Penawaran menarik ini tetap bisa dinikmati pelanggan hingga 23 April 2022 di semua bengkel resmi Daihatsu.

“Di masa pandemi Ramadan ini, Daihatsu ingin terus berbagi keberkahan agar pelanggan bisa berlebaran sehat & nyaman dengan kondisi mobil yang prima”, ujar Ratno Yunanto, Service Departement Head PT Astra International Tbk, Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), di Jakarta pada Kamis (14/4/2022).

Tak hanya itu, Daihatsu juga berkolaborasi bersama Asuransi Astra, dan GT Radial membuat games Ramadhan DAIHATSU NGABUBU-RACE 2022 untuk Sahabat Klub. Hal ini menjadi tambahan daya tarik untuk terlibat dalam interaktivitas bersama pelanggan.

Game berkonsep ‘Ngabuburit–Amazing Race’ ini berlangsung pada 24 April 2022, pkl. 13:00-19:00 WIB, siap menantang peserta berkompetisi menemukan check point dengan rute di Jakarta, dan sekitarnya.

BacaJuga

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

Oktober 22, 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Oktober 21, 2026
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Oktober 21, 2026
Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

Oktober 21, 2026

Para peserta yang mendaftar akan mendapatkan Free Starter pack (cash money) dari Daihatsu sebesar Rp.1.000.000 tiap mobil, serta berkesempatan memenangkan hadiah jutaan rupiah untuk ke-3 juara pada program ini.

“Program kolaborasi dengan Asuransi Astra & GT Radial ini merupakan komitmen Daihatsu dalam mendekatkan diri kepada pelanggan, khususnya Sahabat Klub Daihatsu. Kami berharap program ini dapat memberikan pengalaman seru menjelang berbuka puasa bagi peserta, dan meningkatkan tali silaturahmi antara Daihatsu dengan pelanggan,” ujar Ben Faqih, Head People Development Department, Customer Satisfaction & Value Chain PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Penguasaan Pasar Daihatsu

Pada kesempatan yang sama, Daihatsu juga mengumumkan laporan transaksi penjualannya selama kuartal I 2022.

Seiring dengan kondisi pasar otomotif nasional terus membaik dan didukung kebijakan Relaksasi PPnBM DTP, hingga Kuartal I 2022, pasar otomotif nasional mencatatkan penjualan ritel lebih dari 238 ribu unit, atau naik sebesar 33,6% dibandingkan periode yang sama Kuartal I tahun 2021 lalu sekitar 178 ribu unit.

Capaian ini juga menandakan bahwa penjualan otomotif semakin mendekati ke level normal seperti pada sebelum pandemi Covid-19.

Secara brand, penjualan ritel Daihatsu hingga Kuartal I 2022 berada di posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional dengan raihan sekitar 46 ribu unit dengan kenaikan market share Daihatsu menjadi 19,7%, atau naik sebesar 2,7% dibandingkan periode yang sama Kuartal I tahun 2021 lalu sebanyak 30 ribu unit dengan market share 17%.

Bila membandingkan secara bulanan (Maret 2022 VS Februari 2022), penjualan Daihatsu mengalami kenaikan sekitar 24%. Adapun top 3 kontributor model Daihatsu yang mendapat diskon PPnBM, dan memiliki persentase penjualan tertinggi terdapat pada model Terios dengan kenaikan signifikan sebesar 118%, atau lebih dari 2 kali lipat menjadi 2.339 unit dari sebelumnya 1.072 unit; disusul Xenia naik 75% menjadi 2.313 unit; dan Rocky 16% menjadi 1.245 unit.

“Daihatsu bersyukur, dapat menutup penjualan Kuartal I 2022 dengan raihan positif. Capaian ini juga semakin mendekati ke level normal seperti pada sebelum pandemi Covid-19. Semoga raihan baik ini dapat terus berlangsung, dan penjualan otomotif nasional bisa terus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” tutup Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO). (Tivan)

Tags: daihatsuLebaran 2022program Lebaran
Share61Pin14SendTweet38
ADVERTISEMENT
Previous Post

9 Rekomendasi Tempat Bukber di Semarang

Next Post

9 Rekomendasi Tempat Bukber di Jogja

Related Posts

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist
Info Terkini

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

Oktober 22, 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Info Terkini

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Oktober 21, 2026
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia
Info Terkini

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Oktober 21, 2026
Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah
Info Terkini

Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

Oktober 21, 2026
Maxim Perbarui Program FOKUS, Hadirkan Pilihan Paket Kerja Lebih Fleksibel bagi Mitra Pengemudi
Info Terkini

Maxim Perbarui Program FOKUS, Hadirkan Pilihan Paket Kerja Lebih Fleksibel bagi Mitra Pengemudi

Oktober 20, 2026
HOLYCOW! Hadirkan Sensasi Bold Flavor Lewat Kolaborasi dengan Chef Aaron Laksana
Info Terkini

HOLYCOW! Hadirkan Sensasi Bold Flavor Lewat Kolaborasi dengan Chef Aaron Laksana

Oktober 20, 2026
Next Post
tempat bukber di jogja

9 Rekomendasi Tempat Bukber di Jogja

 
  • Trending
  • Comments
  • Latest
motor listrik roda tiga

Inovasi Motor Listrik Roda Tiga, Ini Bukan untuk Niaga

Juli 15, 2022
Wisuda 35 Wisudawati Tahsin Balighoh, Ar Rohmah Tebarkan Inspirasi Cinta Al-Qur’an Sepanjang Hayat

Wisuda 35 Wisudawati Tahsin Balighoh, Ar Rohmah Tebarkan Inspirasi Cinta Al-Qur’an Sepanjang Hayat

Oktober 18, 2026
cerutu lokal

7 Cerutu Lokal Terbaik 2021

Juli 22, 2022
daftar lapangan tenis di Bandung

9 Tempat Lapangan Tenis di Bandung dan Harga Sewanya

Maret 7, 2022
KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

0
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

0
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

0
Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

0
KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

Oktober 22, 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Oktober 21, 2026
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Oktober 21, 2026
Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

Oktober 21, 2026
 

Tag

2020 2021 aplikasi Artis bandung bank jateng beritaterkini bisnis bisnis kecantikan bisnis kuliner brand covid 19 fashion game hotel ide bisnis indonesia Instagram Investasi Jakarta Jasa kuliner laptop listrik Mediaini olahraga online oppo pandemi Pemerintah ppkm promo promosi Rekomendasi samsung semarang smartfren smartphone Surabaya tips Tips Sukses umkm Vaksin wisata YouTube
MEDIAINI

© 2026 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • OOH

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Info Terkini
    • Bisnis
    • Branding & Promosi
    • Tips & Trik
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • OOH

© 2026 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website