MEDIAINI.COM – Makanan fermentasi lokal bervariasi, tidak hanya tape singkong yang yang bisa dijadikan bisnis kuliner. Di pasaran sudah banyak makanan fermentasi beredar dan memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Namun, sudah tahukan Anda apakah makanan fermentasi itu?
Makanan fermentasi merupakan makanan yang dihasilkan dari proses fermentasi. Ada berbagai jenis makanan fermentasi yang dapat dengan mudah Anda temukan. Ada di antaranya tempe, susu dan yoghurt, sosi fermentasi, hingga makanan yang sangat populer di Korea seperti kimchi.
Seperti yang dipaparkan di depan bahwa tempe termasuk salah satu jenis makanan fermentasi. Pada proses produksinya, kedelai sebagai bahan baku utama pembuat tempe diproduksi dengan melibatkan jamur Rhizopus sp. Jamur inilah yang akan memadatkan kacang kedelai sehingga menjadi bentuk tempe.
7 Makanan Fermentasi Lokal yang Enak dan Laris Dijual
1. Tempe

Tempe merupakan kuliner fermentasi yang paling mudah ditemukan. Tempe dihasilkan dari proses fermentasi pada kacang kedelai. Dalam proses produksinya, dibutuhkan kehadiran Rhyzopus yang merupakan salah satu jenis jamur. Anda perlu merendam kacang kedelai selama 12-18 jam selanjutnya bungkus selama 2 hari.
2. Tahu

Selain tempe, tahu juga menjadi makanan fermentasi yang mudah ditemukan. Tahu merupakan lauk pauk yang sering dijumpai sehari-hari baik di rumah makan atau pun meja saji rumah Anda. Untuk proses fermentasinya dimulai dari perendaman, perebusan, pengendapan, hingga penambahan asam cuka.
3. Peuyeum

Jika Anda berkunjung ke daerah Jawa Barat, peuyeum menjadi salah satu makanan fermentasi yang wajib dijadikan oleh-oleh. Cendera mata ini juga dihasilkan dari proses fermentasi. Untuk membuatnya, singkong manis berwarna putih atau kuning dibiarkan utuh (potong bagian pangkal dan ujung) lalu dikupas. Cuci dan rendam singkong, lalu rebus dalam air yang mendidih sampai setengah masak.
4. Brem

Makanan fermentasi selanjutnya ini juga sering dijadikan sebagai oleh-oleh. Ada brem cair dan ada juga brem padat. Brem dihasilkan dari tape ketan yang difermentasi. Selanjutnya, dilakukan proses pemanasan dana penambahan asam organik.
5. Terasi

Makanan yang menjadi salah satu bumbu dapur ini juga tidak asing lagi untuk Anda. Yap, terasi merupakan salah satu produk yang dihasilkan dari proses fermentasi. Dengan menambahkan terasi pada makanan Anda, rasa pun menjadi kuat dan enak tentunya.
Baca juga: Bisnis Minuman Tape Kekinian, Cara Memulai, dan Tips Sukses
6. Oncom

Oncom merupakan makanan selanjutnya yang didapatkan dari proses fermentasi. Selama ini orang mengira kalau oncom terbuat dari olahan tempe. Padahal, oncom merupakan makanan yang dihasilkan dari proses fermentasi kacang tanah. Dalam prosesnya harus melalui perendaman, ditaburi ragi, dan pendiaman selama satu hari.
7. Kecap Manis

Kecap manis dalam dapur Anda juga merupakan salah satu produk yang dihasilkan dari proses fermentasi. Bahan utama berupa kedelai ini diolah dalam proses fermentasi. Dibutuhkan jamur Aspergillus Sojae sebagai media dalam produksinya. Hingga akhirnya, jadilah kecap manis yang membuat masakan Anda lebih nikmat.
Manfaat Konsumsi Makanan Fermentasi Lokal
Makanan-makanan di atas merupakan makanan lokal yang didapatkan dari proses fermentasi. Ada pun mengkonsumsi makanan fermentasi lokal memberikan banyak manfaat. Salah satunya adalah dapat merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam tubuh.
Manfaat selanjutnya adalah membantu tubuh dapat menyerap nutrisi lebih baik. Makanan fermentasi lokal bahkan dapat membuang racun dalam tubuh. Kekebalan tubuh pun meningkat. Tidak heran jika tubuh menjadi lebih bugar dan Anda lebih sehat.
Dengan mengkonsumsi makanan lokal fermentasi, Anda pun dapat mencegah timbulnya penyakit berbahaya. Salah satu penyakit berbahaya yang dapat dicegah adalah kanker prostat. Tidak hanya itu. Makanan fermentasi lokal juga dapat mencegah hipertensi. (Tri Puspitasari)
Foto Ilustrasi: Pixabay


























