MEDIAINI.COM – Bali adalah surga bagi para wisatawan. Dengan bentang alam indahnya, Bali menawarkan beragam seni dan budaya yang khas. Setiap tahunnya, jutaan pengunjung datang ke Bali untuk menikmati liburan.
Seluruh lini wisata pun dikembangkan serius di Bali. Tak ketinggalan, pusat oleh-oleh sebagai surga belanjanya para wisatawan.
Sejak pertengahan tahun lalu, Bali memiliki pusat oleh-oleh baru bernama The Keranjang Bali. Lokasinya sangat strategis, yakni di sekitar Bandara Ngurah Rai. Hal ini membuat The Keranjang Bali digadang-gadang bakal menjadi pesaing dari Krisna dan Joger.
Jika dilihat dari jauh, bentuk bangunan The Keranjang Bali mirip keranjang raksasa. Sesuai dengan tagline mereka, “Bali dalam Satu Keranjang”, mereka ingin menghadirkan pengalaman belanja dan hiburan ala Bali dalam satu tempat.
Bali dalam Satu Keranjang
Meski konsep utamanya adalah tempat berbelanja, tapi The Keranjang Bali setidaknya memiliki 8 titik wisata yang bisa dinikmati di satu tempat.
Pertama, pusat perbelanjaan yang terletak di Kampung Langit. Koleksi fesyen, souvenir, dan aksesoris di The Keranjang Bali terbilang sangat lengkap. Kelebihan lainnya, The Keranjang Bali juga menyediakan toko versi online.
Kedua, Teater Saba. Titik ini menyajikan pesona budaya ala Bali mulai dari atraksi bela diri khas Bali, teatrikal Ramayana dan Mahabarata, Tari Barong dan sebagainya.
Ketiga, kelas batik yang terletak di Kampung Langit. Di sini pengunjung bisa melihat proses pembuatan batik, mulai dari penggambaran pola, canting, hingga penjemuran. Semua proses tersebut juga bisa dipraktikan langsung oleh pengunjung. Hasil batik buatan sendiri, boleh dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Keempat, spa khas Bali. Produk spa ini konon sudah diracik dan digunakan sejak era nenek moyang Bali. Nantinya, pengunjung yang mencoba spa ini akan merasakan sensasi menjadi bangsawan Bali lengkap dengan atribut pakaian tradisional Bali.
Kelima, Kopi Kebon. Di sini pengunjung bisa mencoba racikan biji kopi terbaik asal Bali. Spesialnya lagi, semua biji kopi dipetik langsung di kebun kopi, sehingga rasa yang dihasilkan lebih fresh.
Keenam, Paon Loloh, yaitu wisata mencicip minuman tradisional khas Bali. Selain menikmati minuman, pengunjung juga bisa mencoba meracik sendiri minuman ini.
Ketujuh, restoran yang menyajikan kuliner khas Bali namun dengan konsep penyajian modern. Dan terakhir, tak ketinggalan adalah spot foto. Desain interior yang menarik, variasi warna dan background yang beragam di bangunan ini sudah barang tentu akan memanjakan para pemburu foto.
Baca juga Deretan Penginapan Unik di Bali yang Memberikan Pengalaman Beda
Cara Mengakses The Keranjang Bali
Lokasi The Keranjang Bali sangat mudah dijangkau. Dari kejauhan, bentuk bangunan yang menyerupai keranjang besar bisa menjadi patokan yang mudah terlihat. Selain itu, lokasinya yang masih dekat dengan Bandara membuat The Keranjang Bali gampang diakses.
Jika turun dari pesawat di Bandara Ngurah Rai, pengunjung bisa langsung menuju Jl Raya Kuta No 70-72 Badung, Bali. Dari Jalan Raya Kuta bisa menembus sampai jalan bypass. Namun, perlu diperhatikan waktu sebelum berkunjung ke The Keranjang Bali hanya dari 07.00 – 00.00 WITA saja. (Chelsea Venda)
Baca juga : Tas “ini-itu Canggu”, Brand Lokal Tanpa Outlet yang Melesat hingga Swedia



























Discussion about this post