MEDIAINI.COM – Bisnis reseller obat-obatan ternyata diminati oleh orang tertentu. Maka peluangnya masih besar dan terbuka lebar. Menjadi reseller adalah pekerjaan yang bisa dilakukan oleh banyak orang. Ada beberapa alasan mengapa menjadi reseller itu menguntungkan.
Modal yang dibutuhkan menjadi reseller tidak besar. Anda hanya menjual produk dari supplier atau distributor sehingga Anda tidak perlu menyiapkan biaya produksi. Apalagi, banyak supplier atau distributor yang menyiapkan harga khusus untuk reseller. Jadi, harga produk yang Anda beli untuk dijual kembali, biasanya lebih rendah dari harga yang mereka cantumkan ke konsumen.
Reseller tidak melakukan produksi sendiri. Anda akan menjual produk yang memang sudah siap dipasarkan. Dengan demikian, persoalan desain produk, pengemasan produk, bahan baku, dan sebagainya tidak perlu lagi Anda pikirkan. Anda cukup berusaha menjual produk-produk dari supplier agar laris di pasaran.
Kemajuan teknologi seperti saat ini, telah membuka banyak akses untuk berbisnis. Melalui platform online seperti marketplace, media sosial, dan sebagainya, Anda bisa berjualan dan melakukan transaksi secara online sehingga Anda tidak membutuhkan toko fisik. Anda hanya perlu menyiapkan ruangan kecil, bahkan bisa dilakukan di kamar tidur pribadi untuk menyimpan barang dari supplier, dan juga untuk pengemasan sebelum dikirim ke pembeli.
Cara Memulai Bisnis Reseller Obat-obatan
Tertarik memulai bisnis reseller obat-obatan? Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut tahapannya.
1. Pahami Produk
Sebelum memulai bisnis reseller obat- obatan, pahami produk yang akan Anda jual. Anda harus tahu bahan baku pembuatnya. Dengan memahami bahan baku, Anda pun jadi lebih menguasai produk.
2. Riset Pasar
Riset pasar sangat diperlukan dalam menjalankan bisnis reseller obat-obatan. Dengan adanya riset pasar, Anda akan mengetahui kondisi produk yang akan Anda kembangkan. Anda akan lebih paham apa yang dibutuhkan pasar, harga, hingga cara promosi yang tepat.
3. Target Market
Tentukan target pasar untuk bisnis reseller obat-obatan Anda. Target market adalah siapa yang akan menggunakan produk Anda. Menentukan target market juga bisa berdasarkan kemampuan keuangan calon konsumen.
4. Pilih Produk yang Paling Laku
Pilihlah obat-obatan yang paling laku di pasaran untuk bisnis reseller obat-obatan Anda. Sebagai pebisnis, Anda harus peka dengan kebutuhan pasar, karena kebutuhan pasar selalu berubah-ubah. Untuk itu, dengan mengetahui kebutuhan pasar, barang yang Anda stok pun dapat laku di pasaran.
5. Pilih Supplier
Anda harus jeli dalam memilih supplier untuk bisnis reseller obat-obatan Anda. Cari supplier terpercaya dan memiliki track record yang baik. Pilihlah supplier yang memiliki stok aman dan menyediakan barang berkualitas dengan harga terjangkau.
6. Stok
Sediakan stok obat-obatan sesuai kebutuhan untuk bisnis reseller obat-obatan Anda. Jangan menyetok barang terlalu banyak. Sebaiknya sediakan stok untuk sebulan hingga dua bulan ke depan.
7. Tentukan Harga
Lakukan survey terlebih dahulu sebelum menentukan harga untuk reseller obat-obatan Anda. Dengan melakukan survey, Anda bisa mematok harga obat-obatan sesuai dengan harga di pasaran. Jangan sampai Anda mematok harga di atas harga pasar atau di bawah harga pasar.
8. Pelayanan Terbaik
Memberikan pelayanan terbaik adalah kunci sukses bisnis reseller obat-obatan. Layani konsumen dengan ramah dan sopan. Saat mendapat pelayanan yang memuaskan, pelanggan akan membeli kembali produk Anda.
9. Evaluasi Berkala
Lakukan evaluasi berkala untuk bisnis reseller obat-obatan Anda. Dengan melakukan evaluasi, Anda akan tahu apa yang perlu dipertahankan dan apa yang perlu diperbaiki dari bisnis Anda. Evaluasi dapat dilakukan mingguan atau bulanan
Daftar Supplier Obat-obatan
Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut daftar supplier obat-obatan yang bisa Anda jadikan pilihan.
1. PT. Tifany Usaha Mandiri
PT Tifany Usaha Mandiri adalah perusahaan distribusi farmasi yang pelanggan utamanya adalah apotek dan toko Obat. PT Tifany Usaha Mandiri berdiri pada tahun 2013 dan berkantor pusat di Jakarta. Tujuan utama PT Tifany Usaha Mandiri adalah untuk memastikan terpenuhinya pasokan produk Apotek dan produk kesehatan lainnya ke apotek waralaba dan bisnis reseller obat-obatan.
2. CV. Acep Herbal
Acep Herbal merupakan distributor produk herbal asli dan terpercaya yang berdiri pada tahun 2000. Produk sudah berlegalitas BPOM dan Halal MUI. Menyediakan produk untuk bisnis reseller obat-obatan berupa produk herbal, obat herbal, obat-obatan kesehatan, kebugaran, dan kecantikan.
3. PT. Haecho Cell Beautque Manis
Haecho Cell Beautque Manis merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 2017 bergerak dalam industri obat-obatan, powder mask, maklon skin care masker wajah, sheet mask, maklon kosmetik, serum wajah dan maklon serum wajah. Dengan Fasilitas Manufaktur GMP Standar Internasional yang berada di ASIA, perusahaan ini menyediakan produk yang aman dengan kualitas terbaik dengan harga yang kompetitif untuk bisnis reseller obat-obatan.
4. PT. Bina Mitra Jaya Bersama
Bina Mitra Jaya Bersama merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 2007. Bergerak dalam industri obat herbal, obat batuk, vitamin, suplemen, dan peralatan P3K. Dapatkan produk obat batuk, obat flu, suplemen, vitamin dan alat kesehatan dengan kualitas dan harga jual terbaik yang bisa Anda dapatkan untuk bisnis reseller obat-obatan.
5. PT. Dunia Cakrawala Abadi
Dunia Cakrawala Abadi merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 2000 bergerak dalam industri kesehatan. Menyediakan produk berkualitas dengan harga terjangkau untuk bisnis reseller obat-obatan. Perusahaan ini memiliki misi menyediakan produk berkualitas untuk bisnis reseller obat-obatan agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. (Yeni Endah)


























