MEDIAINI.COM – Bisnis Startup olahraga bisa jadi pilihan untuk mendatangkan cuan. Istilah startup sendiri mulai populer secara Internasional pada masa ‘bubble dot-com’. Startup secara literal adalah rintisan.
Jadi bisnis startup adalah bisnis rintisan yang diharapkan dapat tumbuh dan menguasai ceruk pasar secara cepat dan selanjutnya menjadi perusahaan yang besar. Bisnis startup biasanya lebih mengutamakan ide-ide baru dan memberi solusi permasalahan bagi konsumen. Bisnis startup biasanya mengandalkan teknologi untuk membantu pertumbuhan bisnis, maka tidak salah jika Anda dan sebagian orang memandang bisnis startup merupakan bisnis yang bergerak di bidang teknologi.
Bisnis startup memiliki karakteristik tersendiri dengan bisnis usaha kecil menengah. Modal yang digunakan dalam bisnis startup tergantung dengan pergerakan bisnis. Usia perusahaan kurang dari 3 tahun. Pendapatan perusahaan selama satu tahun kurang dari USD 100.000
Bisnis startup juga berfokus pada perkembangan bisnis yang cepat. Produk yang dihasilkan biasanya adalah upaya untuk mengisi pasar dan juga menjawab kebutuhan masyarakat yang belum ada sebelumnya serta mengandalkan lebih banyak teknologi informasi dan elektronik. Bisnis startup adalah model bisnis yang adaptif sesuai kebutuhan pasar
Cara Memulai Bisnis Startup Olahraga
Apakah Anda tertarik membangun bisnis startup olahraga yang sukses dan menghasilkan cuan. Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut langkah jitu untuk memulainya :
1. Modal
Untuk memulai bisnis startup olahraga Anda harus menyiapkan modal. Buatlah daftar untuk kebutuhan modal Anda dalam bisnis ini. Sehingga Anda dapat memperkirakan jumlah modal yang dibutuhkan.
2. Lokasi Perusahaan
Tentukan lokasi perusahaan bisnis startup olahraga Anda. Pilih lokasi yang nyaman untuk karyawan dan konsumen. Pastikan lokasi perusahaan memiliki akses yang mudah dan jauh dari keramaian.
3. Tentukan Target Pasar
Anda perlu menentukan target pasar sejak awal dalam berbisnis startup. Ada berbagai layanan yang dapat diampu perusahaan startup. Tentu saja dengan menentukan target pasar Anda akan lebih fokus.
4. Tentukan Tujuan
Ketika membangun bisnis startup olahraga Anda harus menentukan tujuan. Tujuan bisnis ini merupakan visi misi dari perusahaan. Dengan visi misi ini juga dapat dijadikan sebagai branding.
5. Rekrut Karyawan Berkualitas
Rekrutlah karyawan berkualitas. Bisnis startup identik dengan teknologi dan juga uptodate. Anda harus merekrut karyawan yang melek teknologi, cekatan dan juga tangkas.
6. Kultur Positif
Dari segi budaya perusahaan startup mempunyai perbedaan dengan perusahaan lain. Kultur perusahaan startup adalah santai, jadi bangunlah kultur santai ini agar karyawan nyaman bekerja. Bangun juga kultur positif.
7. Relasi
Dalam membangun suatu bisnis startup olahraga sangat diperlukan relasi. Jalin relasi dengan pihak luar dalam bisnis ini. Pihak luar ini bisa berupa investor atau rekanan bisnis.
8. Timeline
Buatlah timeline agar bisnis startup olahraga Anda lebih tertata dan memiliki arah tujuan. Timeline ini tentang rencana jangka pendek dan juga panjang. Tentukan pula deadline dalam bisnis startup olahraga Anda untuk mencapai tujuan.
9. Sabar Bertumbuh
Perusahaan startup merupakan perusahaan rintisan yang berdiri dari nol. Jadi pertumbuhannya pun tidak dapat melaju langsung dengan pesat. Untuk itu, Anda perlu bersabar agar bisnis startup Anda terus bertumbuh.
Daftar Startup Olahraga yang Paling Banyak Digunakan
Ada berbagai macam pilihan startup olahraga yang tersedia. Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut daftar bisnis startup yang paling banyak digunakan :
1. RunKeeper
RunKeeper merupakan salah satu dari 200 aplikasi pertama yang dapat Anda unduh di App Store Apple pada tahun 2008. Aplikasi ini berfungsi sebagai pelatih pribadi yang membantu Anda menetapkan goal latihan, mengukur kemajuan program latihan, dan memberikan motivasi personal secara rutin. Bisnis startup olahraga ini adalah salah satu platform kebugaran terbesar di dunia yang memiliki 45 juta pengguna aktif.
2. Sportskeeda
Sportskeeda adalah situs web semua olahraga yang bertujuan menyediakan konten mengenai semua jenis olahraga di satu situs. Baik itu hoki, kriket, sepak bola, bulu tangkis, tenis, bola basket, golf dan lain-lain. Bisnis startup olahraga ini bertekad menyediakan konten olahraga berkualitas, menarik dan dapat dipercaya.
3. OpenSponsorship
Bisnis startup olahraga ini berbasis di New York. OpenSponsorship ingin menjembatani para atlet dengan merk produk olahraga yang mau memberikan sponsor untuk mereka. Bisnis rintisan yang didirikan pada tahun 2014 tersebut bertindak sebagai pihak yang memungkinkan merek untuk mencari, menghubungkan, dan mensponsori peluang dalam sponsorship olahraga profesional.
4. Strava
Strava menghubungkan komunitas para atlet, pelari, dan pengendara sepeda sedunia. Bisnis startup olahraga ini memungkinkan atlet profesional, pelari amatir dan pengendara sepeda untuk mengukur kemajuan latihan mereka dengan semangat persahabatan antar anggotanya. Lewat aplikasi ini, pelanggan dapat merencanakan rute dan latihan, merekam dan berbagi kegiatan, dan menganalisis dan membandingkan pertunjukan.
5.SeatGeek
Bisnis startup olahraga ini didirikan pada tahun 2009. Menyediakan tiket olahraga, konser, dan teater untuk pertandingan dan acara di seluruh dunia dan membantu pelanggan menemukan tiket terbaik secara aman dan terpercaya. Platform ini memungkinkan para atlet, artis, tim, pemilik gedung dan yang terhubung dengan mereka, untuk menjual tiket secara langsung melalui media sosial dan e-commerce, sehingga memberikan akses dan pilihan lebih banyak kepada pelanggan.
6.Fitbit
Fitbit meledak di pasaran pada tahun 2007 dan telah melantai di bursa saham New York Stock Exchange pada tahun 2015. Bisnis startup olahraga ini dikenal dengan produk wearable device yang bisa mendeteksi tubuh. Mulai dari pelacakan rutin, mengukur langkah dan detak jantung, menjaring komunitas penggemar kebugaran, bahkan membantu polisi memecahkan kasus pembunuhan. Fitbit juga sedang menjajaki terobosan dalam membuat perangkat yang dapat menghasilkan diagnosa medis ringan. (Yeni Endah)
Sumber Gambar : ilustrasi Pexels


























