MEDIAINI.COM – Bisnis gorden jadi salah satu peluang untuk mencari cuan. Pasalnya, orang secara berkala akan mengganti gorden di rumah mereka. Keinginan ini dipengaruhi oleh gorden lama yang sudah lusuh dan harus diperbarui. Selain itu, juga dipengaruhi oleh ketidakcocokan fungsi gorden dengan tujuannya. Sebagai contoh, saat musim hujan, membutuhkan gorden dengan jenis tertentu.
Nuansa ruangan juga menjadi faktor yang mempengaruhi orang-orang mengganti gorden. Gorden akan diganti jika nuansa ruangan diganti. Begitu pula dengan tren atau zaman. Ketika tren berganti, orang-orang pun akan mengganti gorden rumahnya. Permintaan terhadap gorden pun terus ada. Tidak heran jika peluang terhadap bisnis ini semakin besar.
Cara Memulai Bisnis Gorden
Pahami Seluk Beluk Gorden
Dalam hal ini Anda bergerak di bidang usaha gorden atau dekor interior. Otomatis, harus memahami hal-hal seputar seluk beluk gorden. Jenis-jenisnya, bahan-bahan yang baik, cara pemasangan gorden, dan lain sebagainya. Selain pemahaman hal seputar gorden, pebisnis juga harus mengetahui bagaimana cara menata dan memadupadankan gorden dengan ruangan sehingga menghasilkan ruangan yang estetik dan enak dipandang. Hal ini bisa dijadikan bekal untuk membantu konsumen menemukan gorden yang dibutuhkan.
Tentukan Target Market
Langkah dalam memulai bisni gorden kedua adalah menentukan target market. Target market ini bisa dilakukan dengan mengklasifikasikan konsumen berdasarkan jumlah pendapatan atau status ekonomi. Pasalnya, orang dengan tingkat perekonomian tertentu pasti memiliki selera terhadap gorden yang tak sama. Sebagai contoh, jika memiliki target market orang dengan tingkat perekonomian atas. Maka, gorden yang dijual harus berkualitas tinggi. Begitu pula dengan desainnya. Tentu saja harga dan bentuknya berbeda dengan gorden yang biasanya dibeli orang dengan perekonomian standar ataupun di bawah rata-rata.
Tentukan Jenis Gorden
Setelah menentukan target market, Anda akan lebih mudah dalam menentukan jenis gorden. Tirai tidak hanya bisa diklasifikasikan berdasarkan kualitas dan harga sesuai dengan target market Anda. Ada juga gorden dengan model minimalis, gorden gaya barat, dan lain sebagainya. Ada juga jenis gorden jendela, gorden pintu. Nah, manakah gorden yang akan Anda pilih?
Siapkan Modal
Setelah menentukan target market dan jenis gorden, selanjutnya bisa memprediksi berapa besar gorden yang akan distok. Oleh karenanya, saatnya menghitung modal yang dibutuhkan. Untuk permulaan, usahakan untuk tidak menyetok barang secara berlebihan. Anda bisa mencicilnya dari skala kecil. Hanya saja, sebisa mungkin untuk melengkapi koleksinya. Selain modal materi, Anda juga membutuhkan modal mental. Pasalnya usaha ini sangat berkaitan dengan naik turun dan juga kompetisi. Anda membutuhkan mental baja agar bisa survive di usaha ini.
Tentukan Metode Jualan
Langkah kelima adalah menentukan metode jualan. Sejak awal, tentukan akan bergerak di bidang online ataukah offline. Jika offline berarti harus mencari lokasi usaha. Jika online, Anda harus menentukan strategi promosi agar sukses berjualan online. Meskipun berjualan online, tetap harus menyetok barang. Bahkan, Anda juga bisa menjalin kerja sama dengan suatu pihak tertentu.
Cari Supplier
Saatnya Anda mencari supplier. Pastikan untuk mendapatkan supplier dengan kualitas baik dan juga murah. Selain itu, pastikan supplier ini bertanggungjawab. Sehingga, mereka bisa menyediakan stok barang ketika membutuhkan. Akan lebih baik lagi jika Anda menjalin kerja sama dengan supplier. Pastikan kerja sama ini saling menguntungkan satu sama lain.
Branding dan Promosi
Kunci kesuksesan suatu usaha terletak pada tingginya angka penjualan. Untuk meningkatkan angka penjualan bisnis gorden ini, bisa dilakukan dengan memaksimalkan branding dan promosi. Anda bisa membuatkan iklan di media sosial. Buatlah semua akun media sosial. Buat juga promo-promo menarik yang bisa mengundang konsumen. Sebagai contoh, promo menarik saat hari raya, dan lain sebagainya.
Mengenal Jenis Gorden
Untuk membantu dalam memilih gorden, ada baiknya mengenal jenis-jenis gorden terlebih dahulu. Salah satu jenis gorden adalah smoke ring. Model ini menggunakan semacam cincin besi ataupun stainless dalam hal pemasangan. Anda bisa memasukkan tiang gorden atau kawat gorden ke dalamnya.
Jenis yang kedua adalah gorden kaitan. Jenis gorden ini yang paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tidak terlepas dari harga yang lebih terjangkau. Gorden ini juga dilengkapi dengan pengait dari besi yang berpasangan dengan rel. Rel ini digunakan sebagai media gorden saat dibuka dan ditutup.
Lalu jenis ketiga adalah gorden kolongan. Jenis ketiga ini hampir mirip dengan gorden smoke ring. Bedanya, gorden ini akan langsung menempel pada penopang gordennya. Untuk harganya juga lebih murah bila dibandingkan dengan gorden smoke ring. (Tri Puspitasari)
Foto Ilustrasi: Pexels


























Discussion about this post