MEDIAINI.COM– Investasi emas dengan sisa uang THR diwujudkan. Malah, bisa jadi cara bijak untuk mengelola keuangan. Investasi jangka panjang dengan logam mulia boleh dicoba. Investasi ini sangat menguntungkan karena sifat emas yang tahan inflasi.
Akan lebih baik jika uang THR tidak seluruhnya dihabiskan. Apalagi masih dalam masa pandemi, perekonomian pun belum sepenuhnya stabil. Di sisi lain, pemerintah melarang mudik. Hal ini dapat menekan ongkos transportasi, biaya temu kerabat dan rekan kerja, hingga bagi-bagi uang saku untuk sanak saudara. Maka investasi emas sangat cocok, ditambah dengan harga emas yang bisa dibeli dengan ratusan ribu saja untuk pecahan terkecil 0,1 gram hingga 0,5 gram.
9 Pilihan Investasi Emas
1. Koin Emas
Investasi ini biasa dipilih oleh mereka yang akan naik haji untuk ONH (Ongkos Naik Haji). Koin emas ini memang dijadikan investasi untuk mereka yang sedang mempersiapkan ibadah haji. Harga koin emas mengikuti harga mata uang asing (USD) dan tetap aman terhadap inflasi.
2. Perhiasan Emas
Membeli perhiasan emas juga bisa disebut investasi. Biasanya cara ini diminati oleh kalangan menengah bawah. Dengan cara yang mudah dan praktis, Anda cukup membeli perhiasan emas dan menyimpan hingga harga emas sedang naik. Pencairannya pun cepat karena hanya perlu menjualnya kembali di toko emas. Namun investasi ini tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu yang pendek. Sebab Anda akan membayar biaya pembuatan emas ketika membeli di toko perhiasan.
3. Sertifikat Emas
Sertifikat emas ini adalah salah satu investasi logam mulia yang banyak diminati. Bukan fokus kepada logam fisiknya, tapi lebih ke surat keterangannya atau sertifikat. Surat ini akan memberi bukti kepemilikan atas emas pada sebuah bank dan dapat dijual dengan harga yang tinggi. Salah satu investasi menguntungkan dan aman sebab tak perlu biaya menyimpan emas.
4. Emas Batangan
Jika ingin berinvestasi logam mulia, membelinya dalam bentuk batangan adalah cara yang paling baik dan paling aman. Pasalnya emas batangan nilainya lebih tinggi jika dibanding emas perhiasan. Emas batangan juga tidak akan berubah meski termakan waktu. Maka pilihan investasi ini perlu dipertimbangkan.
5. Saham Perusahaan Pertambangan Emas
Investasi ini mengikuti harga pasar saham. Ketika pasar emas naik, maka harga saham perusahaan pun akan lebih cepat naik daripada emas fisik. Investasi ini memang menguntungkan, tapi tetap berhati-hatisebab risiko investasi saham juga ada.
6. Reksadana Emas
Salah satu instrumen alternatif yang menghasilkan untung tanpa perlu pegang bukti emas fisik adalah reksadana emas. Sebab, reksadana tidak ditanam di perdagangan emas, tapi melalui transaksi saham. Maka hal ini tidak merepotkan para investor, karena transaksinya pun dilakukan oleh perusahaan pertambangan emas.
7. Emas Lokal
Emas lokal proses pemurniannya dilakukan oleh industri kecil atau industri rumah tangga di suatu daerah. Maka harga emas lokal di berbagai tempat tidak sama, hal ini tergantung tingkat kemurnian emas tersebut.
8. Emas Kuno
Biasanya, emas kuno berbentuk koin dan umurnya telah mencapai ratusan sampai ribuan tahun. Emas kuno justru dijual dengan nilai tinggi karena punya sejarah. Maka emas ini sangat ccok untuk dijadikan koleksi dan sarana investasi.
9. ETF Emas
Exchange Trade Fund (ETF) ini adalah jenis reksadana yang sahamnya bisa diperjualbelikan di bursa efek atau pasar modal. ETF ini sebenernya sama dengan reksadana, bedanya transaksi jual beli ETF dengan reksadana berbasis emas melalui lantai bursa.
Nah, Anda dapat memilih diantara banyaknya pilihan investasi emas untuk menyimpan uang sisa THR. (Gusti Bintang K.)
Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post