MEDIAINI.COM – Iklan menggunakan televisi tentunya merupakan hal yang sangat lazim Anda saksikan setiap hari. Namun demikian, seiring perkembangan zaman banyak bermunculan platform-platform digital yang bertujuan untuk memberikan tayangan akan syarat minat penggunanya seperti Youtube, Netflix, Disney Hotstar, Amazon Prime Video, dan lain sebagainya. Platform ini muncul dan mulai perlahan menarik minat masyarakat yang semula menonton televisi beralih kepada platform digital yang dapat memberikan sajian tayangan yang menurut mereka lebih menghibur dan sesuai dengan minatnya.
Akan tetapi, fenomena ini tidak melunturkan brand besar atau perusahaan besar untuk tetap beriklan pada televisi. Iklan televisi adalah salah satu dari iklan elektronik yang memuat audio dan visual. Audio dan visual tersebut dikemas dengan menarik. Iklan dengan cara ini masih dilakukan sebagai cara untuk mempromosikan dan menjual produk, walaupun pada saat ini intensitas penonton televisi cukup menurun drastis dibandingkan beberapa tahun yang lalu.
Fenomena tersebut tidak berdampak kepada perusahaan besar. Banyak perusahaan nasional atau multinasional yang beriklan pada medium ini. Iklan pada televisi memudahkan pemasaran produk atau penyebarluasan promosi. Hal ini disebabkan pengguna televisi yang sangat besar sehingga memudahkan pemasaran tersebut.
Iklan televisi memiliki peran yang cukup penting. Iklan tersebut berperan membangun dan mengembangkan citra secara baik. Peran lain dari iklan televisi ialah sebagai pembentuk opini atau pendapat positif pada masyarakat terhadap produk dari suatu perusahaan. Hal tersebut berjalan seiring dengan kepercayaan masyarakat kepada perusahaan mengenai produk yang dikonsumsi oleh masyarakat.
Tujuan iklan Televisi ialah untuk membujuk, mengajak, atau mengarahkan masyarakat untuk mengonsumsi produk ataupun jasa yang ditampilkan pada iklan tersebut. Selain itu, iklan juga bisa menjadi tempat berbagi informasi. Iklan televisi juga digunakan untuk menanamkan ingatan pada benak konsumen.
Jenis-Jenis Iklan Televisi
Pada televisi terdapat beberapa jenis iklan yang ditayangkan. Dilansir dari berbagai sumber, di bawah ini adalah beberapa jenis iklan televisi.
1. Iklan Komersial
Tujuan iklan ini dipasang ialah untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Tentunya, iklan ini juga digunakan untuk meningkatkan penjualan. Iklan ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu iklan konsumen, iklan bisnis dan iklan profesional.
2. Iklan Nonkomersial
Iklan nonkomersial tidak bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Iklan ini lebih berfokus ke arah mendapatkan keuntungan sosial. Keuntungan sosial yang dimaksud di sini adalah agar masyarakat mendapatkan wawasan dan kesadaran diri. Selain itu, pembuat iklan berharap agar bisa mengubah perilaku dan sikap masyarakat sesuai dengan iklan yang ditampilkan.
3. Iklan Elektronik
Tampilan iklan ini memanfaatkan media elektronik dalam penyampaian iklan yang dibuat. Contoh iklan elektronik yang tampil di televisi ialah iklan animasi, musik, sponsor program, running text, ad lib, promo ad, back drop, credit title, dan lain lain.
4. Iklan Layanan Masyarakat
Iklan layanan masyarakat ini biasanya ditempatkan di sela-sela acara. Bentuk iklan ini biasanya disiarkan atas permintaan pemerintah atau organisasi untuk menggalang solidaritas masyarakat luas atau menginformasikan hal penting.
Unsur-Unsur Iklan Televisi
Secara sederhana, iklan televisi terdiri dari dua unsur atau elemen. Menurut berbagai sumber, inilah penjelasan dari kedua elemen tersebut.
1. Audio
Audio merupakan unsur atau elemen dalam iklan yang berbentuk suara dari narasi atau pesan iklan. Unsur audio ini juga dapat berbentuk musik dan suara lainnya. Unsur yang termasuk kedalam audio seperti berikut ini.
- Suara: dalam iklan di televisi, sering kali terdengar suara narator yang menyampaikan informasi mengenai produk.
- Musik: dalam iklan di televisi dapat berbentuk seperti backsound atau musik pengiring suara dari narator.
- Jingle: unsur audio ini berisi kalimat atau lagu yang menarik. Jingle juga terkadang memuat informasi tentang produk yang ada pada iklan.
- Sound Effect: unsur ini digunakan sebagai pendukung dalam satu iklan yang tampil pada televisi.
2. Visual
Unsur ini adalah unsur yang penting dalam tampilan iklan di televisi. Unsur visual ini berbentuk sebuah gambar yang bergerak. Unsur visual tersebut memiliki arti tertentu.
- Warna: unsur ini adalah unsur yang penting dalam membuat iklan yang tampil di televisi. Warna memberikan citra dari produk itu sendiri. Warna juga memiliki arti psikologis dari sebuah
- Alur cerita: alur cerita iklan yang bermakna atau memiliki arti tertentu akan meninggalkan ingatan pada benak para penonton.
Setiap cara atau usaha memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari iklan televisi.
Kelebihan Iklan Televisi
1. Jangkauan yang Luas
Kelebihan pertama yang dimiliki iklan di televisi adalah jangkauan yang luas. Sebagai media yang dapat memperluas promosi dari produk atau jasa, bagian pemasaran terbantu dengan adanya iklan ini. Dengan iklan ini, produk tersebut dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dari sebelumnya.
2. Selektivitas dan Fleksibilitas
Pada saat ini, banyak orang yang menganggap media televisi sulit untuk menjangkau target pasar tertentu. Kenyataannya, segmentasi pasar ini dapat dilakukan melalui isi program, waktu siaran, atau jangkauan geografis siaran televisi. Iklan tersebut juga bisa diseleksi sesuai dengan program siaran televisi yang menarik perhatian target audiens tertentu.
3. Kreativitas
Tingkat kreativitas dari perusahaan untuk mengemas sebuah iklan yang ditampilkan pada televisi sangat tinggi. Iklan yang ditampilkan tersebut ditujukkan untuk membujuk penonton lewat bahasa tubuh yang ditampilkan oleh pemeran iklan. Iklan juga terkadang tayang dengan tampilan yang tidak terlalu menonjolkan produknya. Tayangan iklan lebih terlihat dari sisi hiburan atau entertainnya.
4. Waktu
Waktu dalam iklan televisi yang dimaksud adalah terdapat waktu-waktu tertentu yang tepat untuk menampilkan produk atau jasa. Waktu iklan tayang dapat disesuaikan dengan target calon pelanggan menonton televisi.
Kelemahan Iklan Televisi
1. Biaya yang Besar
Biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk mengiklankan produknya di televisi sangat besar. Biaya yang besar dikeluarkan dan digunakan untuk memproduksi dan menyiarkan iklan tersebut di televisi.
Iklan televisi memang dapat menjangkau audiens dengan sangat luas. Akibat biaya besar yang harus dikeluarkan sering kali mengurungkan keinginan para pengiklan untuk beriklan.
Biaya iklan di televisi meliputi berbagai aspek, mulai dari biaya produksi hingga membayar honor artis yang jadi bintang iklan. Hal tersebut membutuhkan uang yang tidak sedikit.
2. Target Audiens Terkadang Tidak Tepat Sasaran
Hal ini dapat terjadi karena TV bukan media iklan yang selektif. Hal ini didasari oleh sebab jangkauannya yang luas menjadikan iklan tersebut ditonton khalayak luas dari berbagai kalangan. Segmentasi iklan televisi tidak seakurat media lain. (Rusydi/Erni)


























