JAKARTA, MEDIAINI.COM – Nostalgia permainan arcade kembali dihidupkan dalam ajang Indonesia Comic Con (ICC) 2026. Menjelang perilisan film Street Fighter, Paramount Pictures Indonesia menghadirkan pengalaman interaktif Smash the Car yang mengajak para penggemar merasakan langsung salah satu tantangan paling ikonik dari gim Street Fighter.
Berlangsung pada 3–4 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Smash the Car menjadi salah satu aktivitas yang membawa atmosfer pertarungan Street Fighter dari layar permainan ke dunia nyata.
Terinspirasi dari bonus stage dalam Street Fighter II, tantangan ini mengajak pemain menghancurkan sebuah mobil dalam waktu yang telah ditentukan. Semakin cepat dan banyak bagian mobil yang berhasil dihancurkan, semakin tinggi pula poin yang dapat dikumpulkan.
Bagi penggemar lama, konsep tersebut menghadirkan nostalgia terhadap masa ketika permainan arcade menjadi salah satu hiburan favorit. Sementara bagi generasi baru, Smash the Car menawarkan kesempatan merasakan secara langsung salah satu elemen permainan yang telah menjadi bagian dari sejarah panjang Street Fighter.
Pengalaman tersebut sekaligus mempertemukan kembali penggemar dengan semangat kompetitif yang menjadi identitas utama Street Fighter. Setiap peserta ditantang mengeluarkan energi terbaiknya untuk meraih skor dan membuktikan kemampuan mereka dalam waktu yang terbatas.
Head of Marketing Paramount Pictures Indonesia, Julius Daniel Suhakri, mengatakan Street Fighter memiliki daya tarik yang kuat melalui karakter, kepribadian, serta signature moves yang membuat setiap petarung memiliki identitas berbeda.
“Street Fighter memiliki karakter, personality, dan signature moves yang membuat setiap fighter memiliki identitas dan daya tariknya sendiri. Melalui Smash the Car, kami ingin membawa salah satu pengalaman yang sangat identik dengan game ini ke dunia nyata,” ujar Julius.
Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya ditujukan untuk membangkitkan nostalgia penggemar yang telah lama mengenal Street Fighter, tetapi juga menghadirkan keseruan bagi generasi baru.
“Dengan begitu, penggemar tidak hanya dapat bernostalgia dengan keseruan saat bermain, tetapi juga merasakan langsung excitement dari salah satu bonus stage paling ikonik dalam Street Fighter,” lanjutnya.
Dari Arcade ke Layar Lebar
Kehadiran Smash the Car menjadi bagian dari rangkaian promosi menjelang perilisan film Street Fighter. Film ini disutradarai oleh Kitao Sakurai dan diproduksi oleh Legendary Pictures bersama Capcom.
Film tersebut menghadirkan kembali karakter-karakter ikonik serta berbagai elemen yang telah melekat pada franchise Street Fighter ke layar lebar. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dunia Street Fighter kepada generasi baru.
Bagi penggemar, karakter seperti para World Warriors bukan sekadar tokoh dalam sebuah permainan. Masing-masing memiliki gaya bertarung, kepribadian, serta gerakan khas yang membuat mereka mudah dikenali dan memiliki basis penggemar tersendiri.
Semangat tersebut pula yang coba diterjemahkan melalui Smash the Car. Tantangan sederhana yang dulu hadir sebagai bonus stage dalam permainan kini dikemas menjadi pengalaman fisik yang dapat dirasakan langsung.
Perpaduan antara nostalgia arcade, karakter ikonik, dan aktivitas interaktif membuat Smash the Car menjadi cara unik untuk membawa energi Street Fighter keluar dari layar.
Di tengah atmosfer Indonesia Comic Con 2026 yang dipenuhi penggemar budaya pop, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah gim ikonik tidak hanya meninggalkan kenangan melalui karakter dan pertarungannya, tetapi juga melalui momen-momen sederhana yang melekat kuat di ingatan pemain.
Kini, semangat itu kembali hadir dalam bentuk berbeda. Bukan melalui joystick dan layar arcade, melainkan melalui tantangan nyata yang menguji tenaga, kecepatan, dan semangat kompetitif para penggemar.
Satu mobil, waktu terbatas, dan satu kesempatan untuk membuktikan siapa yang paling tangguh. Itulah semangat Smash the Car yang dibawa Street Fighter ke Indonesia Comic Con 2026.























