JAKARTA, MEDIAINI.COM – Aktor sekaligus presenter Ganindra Bimo kembali menunjukkan kedekatannya dengan dunia sepak bola. Bukan sebagai pemain baru di skuad Garuda, Bimo kali ini hadir bersama KELME dalam peluncuran jersey ketiga Timnas Indonesia yang diperkenalkan kepada publik pada Kamis (17/9/2026) melalui akun Instagram resmi KELME Indonesia, @kelme.id.
Dikenal sebagai figur publik yang memiliki ketertarikan terhadap jersey sepak bola, Bimo membawa perspektif personal dalam peluncuran tersebut. Jersey ketiga Timnas Indonesia hadir dengan dominasi warna biru muda dan putih, dipadukan motif bunga puspa bangsa, yakni kuncup melati.
Desain tersebut memberikan karakter yang berbeda dari jersey sebelumnya, sekaligus membawa unsur identitas dan nilai kebangsaan Indonesia.
Kehadiran Bimo menjadi bagian dari pendekatan KELME untuk memperkenalkan jersey ketiga Timnas Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas. Perpaduan cerita personal seorang pencinta dan kolektor jersey, karakter desain, serta teknologi yang disematkan membuat jersey ini tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga fashion dan identitas Indonesia.
Ganindra Bimo dan Kecintaannya terhadap Jersey
Bagi Ganindra Bimo, jersey bukan sekadar pakaian atau barang koleksi. Jersey memiliki hubungan personal dengan perjalanan dan kenangan seseorang terhadap sepak bola.
Ketertarikannya terhadap jersey berawal dari rasa nyaman dan kedekatan personal. Jersey lengan panjang, misalnya, mengingatkannya pada sweater atau hoodie yang juga biasa dikoleksinya karena nyaman digunakan.
Koleksi Bimo kemudian berkembang, mulai dari jersey klub lokal, Timnas Indonesia, hingga klub-klub internasional. Ia juga mengoleksi jersey vintage, langka, hingga berbagai desain unik.
Kecintaan tersebut bahkan membuat aktor asal Bandung itu rela mengeluarkan ratusan juta rupiah untuk mendapatkan jersey yang dinilai memiliki cerita dan nilai tersendiri.
“Buat gue, jersey punya hubungan yang sangat personal dengan kita, pencinta sepak bola. Ada jersey yang kita ingat karena sebuah pertandingan, ada yang mengingatkan kita pada seorang pemain, bahkan ada yang membawa kita kembali ke satu periode tertentu dalam hidup. Itu juga yang membuat saya tertarik mengoleksi jersey. Gue tidak melihatnya hanya sebagai pakaian untuk menonton pertandingan, tetapi sebagai bagian dari cerita dan perjalanan sepak bola yang ingin gue simpan,” ujar Ganindra Bimo.
Menurut Bimo, nilai unik dan berharga sebuah jersey juga menjadi salah satu daya tarik dari jersey ketiga KELME yang dikenakannya dalam peluncuran tersebut.
“Jersey ketiga Timnas Indonesia yang dipersembahkan KELME kali ini menurut gue punya ruang untuk bercerita dengan cara yang berbeda. Karena nggak terikat sepenuhnya dengan identitas desain jersey utama, ada kebebasan untuk menghadirkan karakter dan interpretasi yang lebih berani. Gue melihat itu di third jersey KELME ini. Desainnya punya identitas yang kuat dan terasa berbeda ketika dikenakan,” katanya.
“Buat gue, ketika nanti kita melihat kembali jersey ini, akan ada cerita tentang bagaimana Timnas Indonesia berada di fase ini. Sebagai pencinta dan kolektor jersey, justru hal seperti itu yang bikin sebuah jersey punya nilai untuk disimpan,” lanjut Bimo.
Kecintaannya terhadap jersey juga terlihat dari beragam koleksi yang pernah ia miliki dan bagikan kepada publik. Di antaranya jersey Timnas Indonesia dengan nameset “BECKHAM” dan jersey bertuliskan Putra Nugraha yang dilengkapi tanda tangan.
Bimo juga memiliki sejumlah jersey langka Persib, seperti jersey Away 2006 milik Zaenal Arif, Home 2004 milik Julio Lopez, serta Copa Home 2005 milik Cucu Hidayat.
Selain itu, koleksinya mencakup jersey klub lokal seperti Arema FC yang ditandatangani Achmad Maulana, serta berbagai jersey vintage dan unik, termasuk kaos kiper lengan panjang dengan busa dan jersey dengan desain sponsor khas.
Bagi Bimo, cerita di balik setiap jersey menjadi bagian yang membuat sebuah koleksi terasa personal dan menarik.
Fernando James, Marketing Lead KELME Indonesia, mengatakan kedekatan Bimo dengan jersey dan sepak bola menjadi salah satu alasan kolaborasi tersebut dilakukan.
“Jersey ketiga ini kami hadirkan bukan hanya untuk menunjang performa, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup pencinta sepak bola. Karena itu, kami melihat Ganindra Bimo sebagai sosok yang tepat. Konsistensinya sebagai pendukung Timnas Indonesia dan kecintaannya terhadap sepak bola sejalan dengan semangat yang ingin kami bawa melalui jersey ketiga ini,” tuturnya.
Lahir dari Samudera, Tumbuh Seperti Bunga Puspa Bangsa
Berbeda dari jersey sebelumnya, jersey ketiga Timnas Indonesia dari KELME hadir dengan warna utama biru muda yang terinspirasi dari maritim Indonesia.
Sebagai negara kepulauan, laut menjadi bagian penting dari identitas Indonesia. Elemen tersebut dipandang sebagai ruang yang menyatukan ribuan pulau dan keberagaman budaya. KELME menerjemahkan inspirasi maritim melalui warna biru yang merepresentasikan harmoni dan persatuan.
Inspirasi laut kemudian dipadukan dengan motif melati yang dikenal sebagai bunga puspa bangsa. Motif melati dalam bentuk kuncup merepresentasikan perjalanan sepak bola Indonesia yang masih terus bertumbuh.
Setiap proses dalam perjalanan tersebut diharapkan membawa sepak bola Indonesia semakin dekat menuju masa depan yang lebih baik. Perpaduan elemen laut dan kuncup melati menjadi representasi perjalanan Timnas Indonesia yang terus berkembang dengan tetap berakar pada identitas bangsa.
Motif laut dan kuncup melati yang dibuat berpola vertikal juga memberikan tampilan yang lebih segar dan modern.
Teknologi untuk Performa dan Kenyamanan
Untuk menunjang kebutuhan performa, KELME tetap membawa teknologi yang digunakan pada jersey Home dan Away Timnas Indonesia ke dalam jersey ketiga.
Jersey ketiga tersedia dalam dua pilihan, yakni Player Issue dan Replica Issue. Keduanya menggunakan material jacquard dinamis yang ringan, breathable, dan cepat kering sehingga dirancang untuk menghadapi kondisi panas serta kelembapan tinggi yang menjadi karakter iklim Indonesia.
Pada versi Player Issue, KELME menghadirkan teknologi K-TechFit dan DrySport+ Fabric. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu menjaga stabilitas material, mendukung sirkulasi udara saat pemain bergerak aktif, serta membantu menyerap keringat dengan cepat untuk menunjang kenyamanan selama pertandingan.
Detail autentik juga terdapat pada bagian hem jersey Player Issue melalui label silikon laser yang terinspirasi dari bentuk telinga kucing lynx pada logo paw KELME.
Label tersebut berfungsi sebagai tanda autentikasi dengan efek prisma yang dapat memantulkan warna biru hingga emas ketika terkena cahaya.
Sementara itu, Replica Issue menggunakan label berbentuk emblem heksagonal KELME dengan tampilan lebih sederhana, namun tetap merepresentasikan identitas resmi produk.
Tidak hanya ditujukan untuk aktivitas di lapangan, desain dan material jersey ketiga ini juga dirancang agar relevan digunakan sehari-hari. Warna biru muda, motif kuncup melati, serta material yang ringan memungkinkan jersey dipadukan dengan gaya personal di luar atmosfer pertandingan.
Mulai 17 September 2026
Bagi pencinta sepak bola, futsal, dan kolektor jersey di Indonesia, jersey ketiga Timnas Indonesia dari KELME tersedia dalam dua pilihan.
Player Issue (Short Sleeves) dibanderol Rp1.449.000, sudah termasuk exclusive box.
Sementara Replica Issue (Short Sleeves) tersedia dengan harga Rp749.000 tanpa exclusive box.
Jersey ketiga Timnas Indonesia dari KELME mulai tersedia pada 17 September 2026 melalui KELME Pop Up Store di FX Sudirman, KELME Pop Up Store di Paskal 23 Bandung, situs resmi www.kelme.id, kanal e-commerce resmi KELME Indonesia, serta official marketplace KELME Indonesia.























