SEMARANG, MEDIAINI.COM – Di usianya yang baru menginjak 10 tahun, Gabriella Veronain Cinta Malvenlo atau yang akrab disapa Cinta telah berani melangkahkan kaki di dunia modeling. Di balik senyumnya yang manis saat berjalan di atas catwalk, tersimpan mimpi besar yang terus ia rawat: menjadi artis terkenal dengan segudang prestasi.
Lahir pada 7 November 2015, Cinta saat ini duduk di bangku SD Kanisius Sanjaya dengan asal sekolah dari Sukorejo, Sapen. Meski masih belia, semangatnya untuk terus belajar dan mengembangkan bakat sudah terlihat sejak dini. Dukungan keluarga menjadi kekuatan utama yang membuatnya percaya diri mengejar impian.
Putri pasangan Kusmanto dan Fransiska Romana Eka Evi Wijayanti ini merupakan anak keempat dalam keluarganya. Kehangatan orang tua menjadi fondasi yang membentuk karakter Cinta sebagai anak yang ceria, disiplin, dan pantang menyerah.
Selain menyukai dunia modeling, Cinta juga memiliki hobi bernyanyi. Baginya, menyanyi adalah cara mengekspresikan perasaan sekaligus melatih rasa percaya diri. Di sela-sela kesibukannya belajar dan berlatih, ia juga memiliki makanan favorit yang sederhana, yaitu mie goreng, hidangan yang selalu membuatnya bersemangat.
Keseriusan Cinta menekuni dunia modeling dibuktikan dengan rutinnya mengikuti latihan di Totok Saha Modeling. Di tempat itulah ia belajar teknik berjalan di atas catwalk, membangun kepercayaan diri, menjaga etika, hingga memahami bahwa menjadi seorang model bukan hanya soal penampilan, tetapi juga tentang disiplin, kerja keras, dan sikap yang baik.
Meski usianya masih muda, Cinta sudah memiliki cita-cita yang jelas. Ia ingin menjadi seorang artis terkenal yang tidak hanya dikenal karena popularitasnya, tetapi juga karena prestasi yang diraih melalui kerja keras dan dedikasi. Baginya, kesuksesan adalah hasil dari proses belajar yang tidak pernah berhenti.
“Saya ingin menjadi artis yang bisa membanggakan orang tua dan mempunyai banyak prestasi,” ujar Cinta dengan penuh semangat.
Perjalanan menuju mimpi itu tentu tidak mudah. Namun, Cinta percaya setiap latihan, pengalaman tampil di atas panggung, dan keberanian untuk terus mencoba akan menjadi bekal berharga. Dukungan keluarga serta para pelatih menjadi motivasi agar ia terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Kisah Cinta menjadi pengingat bahwa usia bukanlah penghalang untuk memiliki mimpi besar. Dengan ketekunan, disiplin, serta doa dari keluarga, seorang anak mampu menapaki langkah-langkah kecil menuju masa depan yang gemilang.
Di tengah banyaknya anak yang menghabiskan waktu dengan gawai, Cinta memilih mengasah bakat, belajar percaya diri, dan membangun karakter melalui dunia modeling. Semangatnya menjadi inspirasi bagi anak-anak seusianya bahwa keberhasilan dimulai dari keberanian untuk bermimpi dan kesediaan untuk terus belajar setiap hari.





















