SEMARANG, MEDIAINI.COM — Perayaan Tahun Baru Imlek bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum mempererat kebersamaan, menumbuhkan harapan, dan merayakan keberagaman budaya. Semangat inilah yang dihadirkan Hotel Ciputra Semarang melalui Chinese New Year Dinner 2026 bertema Year of the Horse, sebuah perayaan yang sarat makna dan penuh kehangatan.
Sejak senja, suasana hotel telah dipenuhi energi positif. Senyum para tamu, percakapan hangat keluarga, dan dekorasi bernuansa Imlek menciptakan atmosfer yang mengundang rasa syukur. Tepat pukul 19.00 WIB, dentuman genderang barongsai menggema, menjadi simbol harapan baru—keberanian untuk melangkah maju, ketangguhan menghadapi tantangan, dan semangat pantang menyerah yang diwakili oleh shio Kuda.
Perjalanan rasa yang disajikan malam itu menjadi bahasa universal pemersatu. Dari Ye Shang Salad yang melambangkan kemakmuran, Mie Panjang Umur sebagai doa panjang usia, hingga Peking Duck yang ikonik, setiap hidangan dirangkai dengan filosofi dan ketulusan. Sentuhan manis moon cake dan chocolate fountain menutup jamuan dengan kebahagiaan sederhana yang dibagi bersama.
Kemeriahan kian terasa lewat pembagian doorprize dan kejutan Pohon Angpao—sebuah simbol berbagi rezeki dan kebaikan. Tawa, tepuk tangan, dan kilau mata anak-anak menjadi pengingat bahwa perayaan paling indah adalah yang menumbuhkan rasa saling peduli.
General Manager Erny Kusmastuti menegaskan bahwa Imlek selalu menjadi momen istimewa bagi hotel untuk menghadirkan pengalaman bermakna. “Kami ingin setiap tamu pulang dengan hati yang hangat—membawa harapan, kebahagiaan, dan kenangan baik untuk memulai tahun yang baru,” tuturnya.
Meski seluruh kursi terisi penuh, antusiasme yang meluap justru menjadi energi untuk terus berinovasi. Hotel Ciputra Semarang berkomitmen menghadirkan perayaan-perayaan berikutnya dengan konsep yang semakin inklusif, hangat, dan menginspirasi—mewujudkan harmoni dalam keberagaman, satu perayaan pada satu waktu.





















