JAKARTA, MEDIAINI.COM – Mengenali tips manuver mobil bisa membuat Anda lebih bisa mengakomodir dan mengamankan ketika jalanan tak bersahabat. Pasalnya, mengemudikan kendaraan memang wajib dilakukan dengan variasi. Salah satunya adalah ketika pengemudi bermanuver dalam berkendara. Namun, bermanuver tidak hanya tentang bagaimana memacu kendaraan dengan cepat. Diperlukan tips aman dalam bermanuver.
Tak hanya itu, manuver pun terdiri dari bagian-bagian khusus. Lalu, apa saja tips aman manuver mobil? Sebelum mengupas triknya, Anda perlu mengenali hal penting tentang manuver.
Sekadar informasi, manuver adakah reaksi pengemudi mobil atau sepeda motor dalam menghadapi situasi dan kondisi khusus di jalanan. Manuver berkendara seperti zig-zag, selap-selip, pengereman mendadak, berbelok, dan upaya lainnya yang tidak biasa. Namun, banyak pengemudi mobil tidak memperhitungkan risiko bahaya di jalan pada saat bermanuver.
Empat Faktor yang Perlu Diperhatikan Aksi Manuver di Jalan Raya
Selain memperhatikan tips manuver mobil di jalan raya, ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan oleh pengemudi, antara lain:
1. Teknik Berkendara (Driving Technic)
Teknik berkendara adalah cara atau dasar seseorang dalam mengemudikan mobil atau motor dengan memahami operasional pada kendaraan dengan benar.
Pengemudi yang memahami operasional dan teknik berkendara, biasanya selalu melakukan deselerasi atau coverbrake di situasi yang mengharuskan. Dia akan bermanuver secara halus untuk menjaga keseimbangan kendaraan.
2. Posisi Duduk (Ergonomis dan Dinamis)
Saat bermanuver, pastikan posisi duduk pengemudi sudah benar sesuai dengan 3C, yakni control, communication, dan comfort.
Pastikan punggung menempel di sandaran jok hingga posisi tangan terhadap roda kemudi harus benar. Hal penting lainnya adalah selalu menjaga keseimbangan mobil ketika bermanuver di situasi mendadak.
3. Pergerakan dan Kecepatan
Saat bermanuver, pastikan pergerakan kendaraan dan kecepatannya selaras dengan kondisi lalu lintas di sekitar. Hal ini sangat penting untuk menghindari risiko kecelakaan tabrakan depan dan belakang.
Selalu patuhi aturan kecepatan sesuai dengan rambu lalu lintas dan lajur dengan benar.
4. Kondisi Jalanan (Track Area)
Lebar jalan berkisar 3 hingga 3,5 meter bergantung ada jenis dan kelas jalanannya. Pada jenis jalanan tertentu, umumnya dirasakan mobil bergerak dinamis sehingga dapat dirasakan roll, pitch, yaw, atau bounch. Kondisi jalan seperti itu akibat permukaan yang licin dan bergelombang serta terpaan angin hingga tenaga mesin kendaraan.
Dalam melakukan manuver, pengemudi mobil juga harus tetap berada di jalurnya. Apabila mendahului kendaraan lain di jalan raya, pastikan pengemudi melakukannya dengan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan blind spot.
Cek Tips Manuver Mobil yang Aman
Setelah memahami keempat faktor tersebut, pengemudi mobil baru bisa melakukan tips manuver mobil dengan aman berikut ini:
1. Periksa Kaca Spion
Periksa semua kaca spion untuk memastikan jalanan benar-benar bersih. Sebelum berpindah jalur atau mulai berbelok, pastikan tidak ada kendaraan di samping atau belakang Anda. Periksa setiap sisi kendaraan dan lihatlah kaca spion untuk memastikan bahwa Anda tidak akan bertabrakan dengan mobil lain ketika berbelok.
Jika situasinya benar-benar aman, Anda bisa mulai membelokkan kendaraan. Jangan mengebut apabila lalu lintas dalam keadaan padat karena bisa mengakibatkan kecelakaan.
2. Pindahkan Mobil ke Titik Terluar Jalan
Jika akan berbelok tajam ke kanan, gerakkan mobil sejauh mungkin ke kiri. Jika ingin berbelok tajam ke kiri, arahkan mobil ke kanan. Menggerakkan mobil ke titik terluar jalan sebelum berbelok memungkinkan Anda untuk membelok di lengkungan yang paling lebar.
3. Sentuh Pedal Rem dan Lambatkan Mobil Saat Mendekati Tikungan
Jika menggunakan mobil manual, kurangi persneling ketika Anda mendekati tikungan tajam. Anda harus masuk ke tikungan dengan kecepatan yang lambat dan keluar dari tikungan dengan akselerasi yang tinggi. Terus jalankan mobil dengan lambat hingga Anda mempunyai kendali penuh terhadap mobil.
Pasalnya, jika Anda memasuki tikungan tajam terlalu cepat, Anda tidak akan bisa mengendalikan kendaraan secara penuh. (Tivan)






















