JAKARTA, MEDIAINI.COM – Bank Indonesia (BI) baru saja memutuskan untuk ‘memainkan’ Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rapat dewan gubernur (RDG) terakhir.
GWM adalah dana yang wajib ditempatkan perbankan di bank sentral. GWM adalah salah satu instrumen (tools) kebijakan moneter untuk ‘menyedot’ dan ‘menyemprot’ likuiditas ke pasar.
Saat bank sentral merasa likuiditas sudah berlebih sehingga menimbulkan ekses inflasi, maka GWM dinaikkan. Likuiditas disedot dari perekonomian.
Inilah yang akan dilakukan BI. Mulai Maret nanti, BI akan menaikkan GWM secara bertahap. Tentunya, kebijakan baru ini akan berimbas pada suku bunga dasar Kredit Perumahan Rakyat (KPR).
Per Oktober 2021, rata-rata KPR rupiah di perbankan komersial adalah 8,11%. Namun seiring dengan rencana kenaikan GWM pada Maret nanti, ada kemungkinan suku bunga KPR akan ikut meroket. Itu berarti, harga yang harus dibayar untuk bisa mendapatkan tempat berteduh bakal semakin mahal.
Lantas, bagaimana dengan respons bank menyikapi kebijakan baru tersebut?
Suku Bunga KPR Bank OCBC NISP
Suku bunga dasar Bank OCBC NISP ternyata tidak mengalami perubahan. Berdasarkan data hingga Agustus 2021, rata-rata suku bunga KPR dan KPA sejak Januari 2020 adalah 8,38 persen.
Sesuai namanya, KPR diambil oleh mereka yang ingin memiliki rumah. Pembayaran utang biasanya berupa cicilan ke pihak bank dalam kurun waktu 20 hingga 30 tahun.
Sementara suku bunga kredit konsumsi non KPR adalah sebesar 9,80 persen. Biasanya kredit ini diambil agar nasabah bisa memenuhi kebutuhan finansialnya. Di sisi lain, suku bunga dasar kredit korporasi mengalami penurunan dari sebelumnya 8,75 persen menjadi 8,50 persen.
Kemudian suku bunga dasar kredit retail juga mengalami penurunan dari sebelumnya 9,25 persen menjadi 9,00 persen. Perubahan ini berlaku sejak 26 Januari 2022.
Suku Bunga KPR Bank Mandiri
Untuk menarik minat para nasabah dalam mengajukan program KPR, Bank Mandiri memberi penawaran suku bunga KPR untuk periode pencairan Januari 2022 mendatang.
Melansir laman bankmandiri.co.id, suku bunga KPR Mandiri periode November-Desember 2021 hingga batas pencairan 31 Januari 2022 di antaranya sebesar:
- 3,75 persen fix 1 tahun.
- 4,25 persen fix 3 tahun.
- 4,50 persen fix 3 tahun.
- 5,50 persen fix 5 tahun.
- 8,50 persen fix 10 tahun.
Perlu dicatat, promo suku bunga Bank Mandiri di atas berlaku untuk pengajuan KPR dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pembelian properti baru dari pengembang unggulan pilihan dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang diberlakukan.
- Untuk pengajuan KPR nasabah pilihan Bank Mandiri.
- Untuk pembelian properti bekas dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang diberlakukan.
Suku Bunga KPR Bank BCA
KPR Bank BCA menawarkan kemudahan pembiayaan dengan tenor panjang hingga 20 tahun dan suku bunga mulai dari 7% fix 1 tahun. Berikut program suku bunga KPR BCA pada Januari 2022:
- 7%, fix 1 tahun .
- 7,5%, fix 2 tahun.
- 8%, fix 3 tahun.
- 8,5%, fix 5 tahun.
- 9%, cap 2 tahun
Selain itu, jika ingin pelunasan dipercepat, penalti yang dibebankan 2% selama masa fix, cap, dan minimal tenor. Setelah jangka waktu fixed rate atau fix & cap berakhir, berlaku bunga floating ditinjau ulang setiap 6 bulan.
Suku Bunga KPR Bank BRI
Memasuki awal tahun 2022, Bank BRI menawarkan bunga bervariasi, mulai dari 2,88% fixed 1 tahun pertama sampai dengan 6,49% fixed lima tahun. Tahun selanjutnya akan dikenakan bunga floating atau mengambang mengikuti pasar bunga.
Bank BRI masih menawarkan jenis pilihan promo yakni KPR BRI dan KPR Sejahtera FLPP BRI. KPR BRI memberikan solusi dan kemudahan dalam memiliki hunian seperti rumah tinggal, apartemen, condotel, ruko atau rukan. KPR BRI Berlaku untuk pembelian baru, bekas, refinancing, top up, pembangunan, renovasi, dan take over/take over top up dari bank lain.
Sedangkan KPR Sejahtera FLPP BRI adalah KPR untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan total penghasilan suami dan istri maksimal Rp8 juta per bulan dengan catatan untuk pembelian rumah pertama.
Dua promo KPR Bank BRI di atas menawarkan tenor yang Panjang yakni 20 tahun dengan tetap mengacu pada persyaratan pembatasan umur debitur.
Suku Bunga KPR Bank BTN
Selain Bank BRI, Bank BTN menetapkan Suku Bunga Dasar Kredit sebesar 7,25% untuk KPR. Bila dibandingnkan dengan Suku Bunga Dasar Kredit tahun 2020 yakni 10,50%, SBDK bank BTN saat ini mengalami penurunan drastis. Hal ini tentunya merupakan kabar gembira bagi Anda yang ingin memiliki hunian dengan instrumen KPR.
Selain itu Bank BTN juga menawarkan bebas biaya administrasi bila Anda mengajukan melalui situs BTNproperti.co.id. Jenis rumah yang dapat Anda beli dengan KPR Platinum adalah rumah baru dan second. Anda juga bisa membeli rumah dengan status take over dari bank lain. (Tivan)























