SEMARANG, MEDIAINI.com – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik tetap aman menjelang lebaran.
Sebanyak 31 ribu personel disiagakan di seluruh Indonesia guna memastikan kondisi listrik aman.
Perkiraan PLN, beban puncak kelistrikan pada libur lebaran kali ini tidak akan mengalami perubahan signifikan, karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di sejumlah daerah dan pelarangan mudik oleh pemerintah.
Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN Made Suprateka mengatakan, secara umum, pasokan daya listrik di seluruh Indonesia dalam kondisi aman. Jumat, (22/5/2020).
Khusus untuk sistem Jawa-Bali, PLN memiliki daya mampu pasok mencapai 30.228 Megawatt (MW), dengan beban puncak 16.612 MW dan cadangan operasi sebesar 13.616 MW.
Sekretaris Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Munir Ahmad, juga menyampaikan, secara keseluruhan daya mampu pasok nasional sebesar 44.273,21 mega watt (MW) dan beban puncak sebesar 26.649,98 MW. Sehingga terdapat kapasitas cadangan daya nasional sebesar 17.623,23 MW.
Untuk menjaga keamanan sistem listrik, PLN juga telah menetapkan masa siaga pada H-7 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri, mulai dari 17 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020.
Adapun selama masa siaga di tengah pandemi ini, PLN menyiapkan 2.327 posko yang tersebar di unit-unit PLN seperti pembangkit, transmisi, Pengatur Beban, Transmisi, Distribusi, Pembangkit (Control Room dan Dispatcher Room), Call Center 123, Command Center, dan Posko Pelayanan Teknik.
Petugas PLN tetap akan bersiaga di unit kerjanya masing-masing untuk menjaga pasokan listrik tetap andal.
Hal tersebut juga telah di atur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020, di mana perusahaan pelayanan publik penyedia listrik tetap dapat beroperasi.
Pada masa siaga Lebaran ini, PLN juga tetap mematuhi protokol COVID-19, dengan memastikan seluruh petugas menggunakan alat pelindung diri (APD), masker, dan melengkapi petugas dengan hand sanitizer.
Selama masa siaga ini kami juga memastikan tidak melakukan pemeliharaan jaringan, mulai dari Pembangkit, Transmisi, Gardu Induk, dan Distribusi,” pungkas Munir. (Praditya Wibisono)






















Discussion about this post