MEDIAINI.COM – Proyektor mini jadi barang yang banyak dicari saat Lebaran sebagai salah satu alat hiburan keluarga. Menjamurnya proyektor mini yang murah atau dengan harga yang lebih ringan membuat alat ini jadi andalan untuk agenda nobar bersama keluarga.
Saat ini, proyektor mini memang makin laris. Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa alasan. Alasan pertama adalah value atau nilai di mana cukup komparatif dengan yang ditawarkan. Apalagi proyektor ini memiliki fungsionalitas pada hiburannya.
Alasan kedua adalah penggunaannya yang multifungsi. Pasalnya, proyektor mini ini dapat diintegrasikan dengan banyak perangkat. Ada di antaranya koneksi seperti HDMI, VGA, hingga USB. Bahkan, koneksi pada produk elektronik lainnya juga seperti pemutar DVD, laptop, ponsel, konsol game, kotak kabel, dan lain-lain.
Mobilitas atau portabilitas adalah alasan selanjutnya. Hal ini karena ukuran proyektor terbilang cukup kecil. Anda dapat memasukkannya ke dalam tas bahkan saku. Proyektor mini jiga cukup aplikatif. Selain itu, proyektor mini memiliki teknologi yang dibutuhkan saat ini.
9 Rekomendasi Proyektor Mini Murah, Hiburan Nobar Keluarga
1. BLJ111 Mini Theater Projector

Rekomendasi pertama dari Mediaini adalah BLJ111 Mini Theater Projector. Proyektor mini ini memiliki resolusi gambar mencapai 1920×1080 px. Untuk harganya dibanderol mulai dari Rp 383.000.
2. Ezzrale EZ310 Mini LED Projector TV Tunner

Ezzrale EZ310 Mini LED Projector TV Tunner adalah rekomendasi kedua dari Mediaini. Proyektor mini ini dapat memancarkan video dengan resolusi 1280×720 px. Harganya dibanderol sekitar Rp 1.900.000.
3. LED Projector 600 Lumen YG310

Lalu, direkomendasi ketiga adalah LED Projector 600 Lumen YG310. Produk ini memiliki desain yang minimalis. Anda akan mudah membawanya bepergian. Harga proyektor mini ini dibanderol sekitar Rp 733.000.
4. M1 – Portable Mini Home Projector

Selanjutnya, di rekomendasi keempat adalah M1 – Portable Mini Home Projector. Untuk tingkat keterangan proyektor mini ini mencapai 1800 lumens. Harganya dibanderol Rp 474.000 hingga Rp 500.000.
5. Q2 Kids Story Mini Projector

Lalu, di rekomendasi kelima proyektor mini adalah Q2 Kids Story Mini Projector. Projector ini dapat menampilkan tingkat keterangan 700 lumens dan resolusi gambar hingga 1080P. Produk ini dibanderol sekitar Rp 425.000.
6. EPSON EB-S300

Di rekomendasi keenam terdapat EPSON EB-S300 yang hadir dengan fitur dan performa terbaik. Selain itu, produk ini diciptakan dengan teknologi 3 LCD. Harganya dibanderol mulai dari Rp 4,4 juta.
7. Asus ZenBeam Go E1Z

Lalu di rekomendasi ketujuh terdapat Asus ZenBeam Go E1Z. Produk ini mampu memutarkan video dengan kualitas Full HD 1080p. Harganya dibanderol mulai dari Rp 6.750.000.
8. Proyektor Unic UC 46

Selanjutnya, rekomendasi proyektor kedelapan adalah Proyektor Unic UC 46. Produk ini dilengkapi dengan teknologi DLNA Function dan memiliki tingkat kecerahan 1.200 lumens. Harganya dibanderol sekitar Rp 1.150.000.
9. GLITZ LZH30

Rekomendasi terakhir dari Mediaini adalah GLITZ LZH30. Output yang dimiliki antara lain VGA, USB, HDMI, AV, hingga SD Card. Produk ini hadir dengan tingkat kecerahan 48 lumens dan dibanderol seharga Rp 485 ribuan.
Tips Memilih Proyektor Mini sebelum Membeli
Dalam membeli proyektor, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Dengan memperhatikan hal-hal ini, Anda akan mendapatkan proyektor mini yang terbaik. Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah apa saja port yang disediakan. Pasalnya, tidak semua proyektor memiliki banyak ports.
Lalu, tips kedua adalah dengan memperhatikan kualitas gambarnya. Ada pun kualitas gambar yang Anda butuhkan haruslah memenuhi standar kalibrasi televisi atau standar dari laptop yang Anda gunakan. Untuk itu, perhatikan contrast ratio, brightness.
Tips ketiga yang tidak boleh Anda lupakan adalah ketahanan baterai. Pilihlah yang daya tahan baterainya cukup lama. Anda bisa menyelesaikannya dengan kebutuhan. Lalu, di tips keemapat adalah dengan mempertombangkan kapasitas memorimya atau penyimpanan internal.
Ada tidaknya speaker juga menjadi perhatian tersendiri. Saat melakukan kegiatan pengajaran tentu Anda membutuhkan speaker eksternal. Namun, Anda juga perlu meninjau kualitas speaker internal. Perhatikan juga kelengkapan seperti remote, dan lain sebagainya. (Tri Puspitasari)


























