MEDIAINI.COM – Meski zaman semakin maju, barang-barang yang mengingatkan kita akan masa lalu masih dicari dan punya daya tarik tersendiri. Terbukti para kolektor barang antik masih eksis. Sampai sekarang mereka masih menyasar tempat-tempat yang menjual barang lawas tersebut.
Tempat Berburu Barang Antik di Jakarta
Pasar Jalan Surabaya
Lihat postingan ini di Instagram
Berlokasi di Jl. Surabaya No. 20-21, RT. 16/RW. 5, Menteng, Jakarta Pusat, Anda bisa menemukan berbagai barang antik. Ada pun barang-barang yang biasanya dijual antara lain piringan hitam, lampu, pajangan, kamera, koper, dan lain sebagainya. Barang-barang yang dijual dipatok mulai ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.
Jalan Juanda
Di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Anda bakal menemukan banyak barang antik seperti mebel dan patung ukir. Bahkan dapat menemukan keris, lukisan, dan barang peninggalan zaman Belanda lainnya di sini. Tidak hanya wisatawan lokal, turis mancanegara pun berburu berbagai barang antik di sini.
Baca juga: Intip Keuntungan Koleksi Barang Antik, Bisnis yang Tidak Biasa
Pasar Taman Puring
Lihat postingan ini di Instagram
Sedang melakukan dekorasi rumah? Jika iya, tidak ada salahnya berkunjung ke Pasar Taman Puring yang berlokasi di Jalan Kyai Maja RT 7 RW 1 Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di sini Anda akan menemukan berbagai dekorasi rumah dari barang antik seperti guci, telepon jadul, hiasan meja, lampu gantung, hingga ukiran antik.
Blok M Square
Lihat postingan ini di Instagram
Pecinta buku-buku lama? Blok M Square menjadi tempat yang wajib dituju. Berlokasi di Jl. Melawai 5 No. 3, RW. 1, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Anda akan menemukan novel lawas dan komik langka di lantai dasar. Kondisi buku yang dijual pun masih sangat baik. Anda bahkan bisa menawar sehingga mendapatkan harga super murah.
Jembatan Item Jatinegara
Lihat postingan ini di Instagram
Anda bisa berburu barang lawas yang antik di sini. Datanglah ke Jalan Jatinegara Timur. Di sana banyak tersedia berbagai keperluan rumah tangga seperti pakaian hingga kaset. Harganya bisa ditawar. Barang-barang lawas akan ditemui di sepanjang jalan trotoar sejauh 2 kilometer ini.
Berinvestasi Barang Antik
Berinvestasi melalui barang antik? Kenapa tidak? Perluas jaringan Anda. Bagaimana pun, untuk mendapatkan keuntungan, koleksi harus dijual. Untuk bisa menjual tentu dibutuhkan jaringan agar bisa menemukan target pasar dengan tepat. Anda bisa bergabung dengan komunitas kolektor barang antik atau semacamnya.
Lakukan juga branding dan promosi melalui media sosial. Hal yang tidak boleh dilewatkan juga adalah merawat koleksi barang antik sebaik mungkin. Lakukan perawatan secara rutin dan terjadwal agar bernilai tinggi. Simpan juga di tempat yang tepat seperti almari dan pembungkus khusus. (Tri Puspitasari)
Sumber Foto Ilustrasi: Pixabay




























Discussion about this post