MEDIAINI. COM – Bisnis franchise nail arts jadi usaha yang masih diminati dan menghasilkan cuan. Jika Anda bandingkan antara memulai bisnis perseorangan atau bisnis sendiri dengan membuka bisnis waralaba atau franchise memiliki berbagai aturan, sistem dan memerlukan keterampilan yang berbeda. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui bagaimana franchise bekerja dan keuntungan menjalankan bisnis ini. Dengan menjalankan bisnis franchise ini, ada beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan.
Pertama cepat memulai bisnis. Dengan memilih bisnis franchise, Anda tidak perlu repot-repot membuat proposal bisnis dan strategi marketing. Dari segi perencanaan, bisnis waralaba ini relatif singkat, Anda hanya perlu menjalankan sistem yang telah dijalankan pihak pewaralaba. Biasanya, Anda hanya perlu menyiapkan tempat, dan semua kebutuhan bisnis akan disediakan langsung oleh pihak pewaralaba.
Kedua, memiliki partner profesional. Manajemen bisnis franchise sudah terbentuk dan berjalan dengan baik. Jadi Anda tidak perlu lagi repot-repot untuk memikirkan ide bisnis, brand, dan sistem bisnis, karena hal tersebut sudah teruji dan Anda bisa langsung mengimplementasikannya di lokasi baru. Franchisor atau pewaralaba secara otomatis telah menjadi partner bisnis Anda sejak Anda mendaftarkan diri dengan membeli atau menyewa bisnis ini.
Ketiga, tidak perlu branding. Produk dan merek bisnis franchise biasanya sudah dikenal masyarakat luas. Jadi Anda tidak perlu lagi melakukan branding. Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya pemasaran yang besar. Dengan begitu Anda lebih mudah menjangkau konsumen baru.
Cara Memulai Bisnis Franchise Nail Arts
Memulai bisnis franchise nail arts bukanlah hal yang sulit, asal Anda tahu tahapannya. Berdasarkan penelusuran Mediani dari berbagai sumber berikut tahapannya.
1. Modal
Ada banyak jenis franchise yang bisa Anda pilih. Pasti mereka memiliki penawaran modal yang beragam dengan pilihan paket investasi. Sesuaikan dengan budget yang Anda miliki untuk bisnis franchise nail arts Anda.
2 . Lengkapi Persyaratan Bisnis
Dalam memilih franchise nail arts, pastikan Anda sudah mendapatkan lisensi dan izin. Untuk itu, perhatikan persyaratan untuk kebutuhan bisnis franchise. Anda bisa melakukan riset mengenai peraturan yang berkaitan dengan bisnis.
3. Peralatan Berkualitas
Siapkan peralatan berkualitas untuk bisnis franchise nail arts Anda. Dengan peralatan yang berkualitas, akan menghasilkan nail arts yang juga berkualitas. Dengan begitu, pelanggan akan kembali lagi ke tempat Anda.
4. Sarana dan Prasarana yang Memadai
Sediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk bisnis franchise nail arts Anda. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyaman dan kepuasaan kepada pelanggan. Kepuasaan pelanggan adalah salah satu kunci sukses atau tidaknya bisnis ini.
5. Lokasi Strategis
Pilihlah lokasi yang strategis untuk franchise nail arts Anda. Lokasi yang strategis adalah lokasi yang dekat dengan target market. Selain dekat dengan target, pastikan lokasinya juga memiliki akses yang mudah sehingga calon konsumen tidak kesulitan menemukannya.
6. Peluang Pasar
Anda perlu melihat kondisi pasar sehingga akan mengetahui peluang franchise-nya. Ajukan beberapa pertanyaan kepada franchisor secara lengkap. Anda juga dapat melakukan riset terhadap minat pasar terhadap bisnis franchise nail arts Anda.
7. Potensi Pasar
Amati potensi pasar untuk bisnis franchise nail arts Anda. Dengan melihat potensi pasar, Anda dapat mengetahui daya beli, kebutuhan, hingga minat masyarakat terhadap jenis nail arts yang paling banyak diminati. Jika potensinya bagus, lanjutkan untuk berinvestasi.
8. Promosi
Lakukan promosi secara rutin untuk bisnis franchise nail arts Anda. Promosi dapat dilakukan secara online dan offline. Dengan begitu bisnis Anda akan semakin dikenal masyarakat.
9. Kepatuhan Bisnis
Kepatuhan bisnis menjadi poin penting dalam bisnis franchise. Bisnis franchise nail arts Anda wajib memiliki lisensi dan izin. Anda harus patuh terhadap regulasi yang ada sehingga Anda akan aman dan tenang menjalankan bisnis.
Daftar Franchise Nail Arts
Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut daftar franchise nail arts yang bisa jadi pilihan.
1. Alola Nail Bar
Alola Nailbar bergerak dalam bidang perawatan tubuh khususnya nail treatment , waxing, eyelash extension. Pada pelayanan nail arts treatment, franchise nail arts ini memberikan pelayanan jasa melukis kuku, manicure pedicure dan nail extensions.
Anda membutuhkan modal minimal Rp. 80.000.000 untuk memulai franchise ini. Anda akan mendapatkan training 3 Karyawan, 80pc nail polish, alat dan bahan selama kurang lebih 6 bulan, membolehkan menggunakan nama ALOLA Nail Bar, kerjasama berlangsung selama 5 tahun dan pelatihan pengelolaan media sosial.
2. Kuku Cantik
Anda memerlukan modal sekitar Rp. 15.000.000 untuk bergabung di franchise nail arts ini. Dengan modal tersebut Anda akan memperoleh paket usaha basic berupa satu set mesin cetak kuku digital (penghias kuku yang canggih) bersama perlengkapannya, banner eksklusif, dan lainnya. Waralaba yang dikelola oleh Giant Media Inc ini telah memiliki 20 gerai. Info lebih lanjut kunjungi www.giant.web.id.
3. Menail Salon
Menail salon adalah franchise nail arts yang sudah berpengalaman lebih dari 14 tahun. Dikelola oleh Business Group terpercaya dan didukung oleh praktisi profesional. Dalam 6 bulan, Anda sudah bisa balik modal, dengan profit hingga Rp. 40.000.000/bulan dan omset bulanan hingga Rp. 90.000.000.
Nailpia
Nailpia adalah perusahaan yang bergerak di bidang nail arts. Memiliki beberapa franchise nail arts yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, diantaranya Surabaya, Bandung, Kuta, dan beberapa kota lainnya. Nailpia didirikan untuk membantu menyalurkan ilmu dan sekaligus menyebarluaskan nail arts ke masyarakat luas. Alamat di Tunjungan Plaza, Lantai 4 Plaza West No. 32-33, JL. Jenderal Basuki Rahmat, No. 8-12, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. (Yeni Endah)


























