MEDIAINI.COM – Bisnis rumah kontrakan juga bisa jadi peluang usaha di tahun 2022 selain bisnis kos-kosan. Banyak orang memanfaatkan kesempatan ini dengan bisnis rumah kontrakan karena bisnis ini tidak akan pernah mati. Semua orang pasti butuh tempat tinggal.
Anda tidak perlu membuat kontrakan yang mewah, nyatanya kontrakan petakan tidak pernah sepi penyewa. Kelebihan menjalankan bisnis rumah kontrakan yaitu rumah kontrakan memiliki tingkat permintaan (demand) yang tinggi. Permintaan tersebut terutama di kawasan-kawasan yang tengah berkembang (growth center), yakni kawasan yang berdekatan dengan akses tol, trade center, shopping mall, persimpangan jalan-jalan utama, terminal dan lain-lain.
Biasanya, capital gain rumah sewa berjangka panjang yaitu lebih dari lima tahun. Bahkan, secara rata-rata lebih tinggi dari tanah kosong. Pasalnya, rumah sewa memiliki manfaat langsung, tidak seperti lahan kosong yang hanya memiliki manfaat tak langsung.
Anda bisa mengawasi penyewa langsung secara berkala saat menjalankan bisnis rumah kontrakan. Anda juga bisa mempekerjakan orang yang dipercaya untuk mengelola rumah kontrakan Anda. Jadi Anda tidak perlu khawatir akan keamanan rumah Anda saat disewakan, karena saat ini banyak penyewa yang tidak bertanggung jawab.
Bisnis rumah kontrakan juga mempunyai kekurangan yaitu jangka waktu penyewaan yang terbilang pendek, yakni hanya satu sampai dua tahun, tergantung kondisi dan lokasi rumah serta siapa penyewanya. Jika penyewanya adalah ekspatriat, biasanya rumah akan disewa dalam jangka waktu lebih panjang, antara dua hingga lima tahun. Jadi pemilik rumah juga harus benar-benar memilih penyewa yang baik dan bertanggung jawab.
Cara Memulai Bisnis Rumah Kontrakan
Memulai bisnis rumah kontrakan bukanlah hal yang sulit, asal Anda tahu tahapan. Berdasarkan penelusuran Mediaini, berikut tahapannya.
1. Tetapkan Target Pendapatan
Sebelum memulai bisnis rumah kontrakan, cari tahu terlebih dahulu harga pasarannya. Anda dapat mematoknya berdasarkan lokasi dan kualitas rumah yang hendak dibeli. Misalnya Anda membeli rumah seharga Rp 500 juta, lalu berdasarkan riset di area sekitar, Anda bisa memperoleh harga Rp 2,5 juta per bulan dan pendapatan per tahun Rp 30 juta.
2. Perhatikan Kualitas Rumah
Anda harus memperhatikan kualitas rumah yang akan Anda sewakan. Kualitas adalah hal utama yang dicari penyewa. Anda bisa membeli tanah kemudian membangunnya dengan rumah yang nantinya akan dikontrakan. Sebaiknya gunakan material bahan terbaik dalam pembangunan rumah tersebut agar penyewa merasa nyaman ketika menempatinya nanti.
3. Pilih Lokasi Strategis
Agar bisnis rumah kontrakan Anda berjalan lancar, pilihlah lokasi rumah yang strategis. Rumah tersebut harus mudah diakses karena dekat dengan pasar, tempat-tempat umum, rumah sakit, supermarket, sekolah dan sebagainya. Maka sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang akan disewakan, sebaiknya Anda pilih rumah yang lokasinya strategis.
4. Desain Rumah Menarik dan Fungsional
Desain rumah yang menarik dapat menarik perhatian calon penyewa. Anda bisa memilih desain rumah yang sederhana, kekinian, atau minimalis. Pastikan juga bahwa bangunan rumah yang akan Anda sewakan telah memenuhi fungsionalitas yang baik.
5. Biaya Sewa Terjangkau tapi Tetap Sesuai Harga Pasaran
Rumah yang terlalu mahal akan sepi peminatnya sedangkan rumah yang terlalu murah malah akan merugikan Anda sebagai pihak yang menyewakan. Anda bisa menentukan harga sewa ini dari kualitas rumah, lokasi, dan harga jual rumah tersebut. Dengan biaya sewa terjangkau tapi tetap sesuai harga pasaran, pasti bisnis rumah kontrakan rumah Anda akan dilirik calon penyewa.
6. Sediakan Fasilitas Primer dan Unggulan
Penyewa rumah tentu ingin mendapatkan fasilitas yang lengkap di hunian yang ia sewa. Maka dari itu, lengkapi bisnis rumah kontrakan Anda dengan berbagai fasilitas primer seperti furnitur, televisi, AC, dan lain-lain yang membuat penyewa semakin betah. Dengan begitu, Anda dapat memasang harga sewa yang lebih mahal mengingat fasilitasnya yang lengkap.
7. Surat Perjanjian
Apabila Anda sudah merasa cocok dengan penyewa, Anda harus menyiapkan surat perjanjian. Surat perjanjian ini seringkali dilalaikan pemilik rumah, padahal sangat penting untuk memastikan privasi pemilik rumah dengan pihak penyewa. Pada dasarnya, isi surat perjanjian untuk bisnis rumah kontrakan Anda adalah terkait kewajiban penyewa dalam membayar, menjaga kebersihan, merawat kontrakan, maupun menjaga perabotan kepunyaan pemilik asli rumah.
8. Berikan Perlindungan kepada Penyewa Rumah
Risiko seperti terjadinya tindakan pencurian atau kehilangan bisa saja terjadi pada bisnis rumah kontrakan Anda. Maka berikan perlindungan kepada penyewa rumah. Dengan memberikan perlindungan penyewa akan merasa aman.
9. Prediksi di Masa Depan
Hal yang tidak kalah penting saat menjalankan bisnis rumah kontrakan adalah dengan mengetahui prediksi di masa depan. Prediksi tersebut yaitu tentang perkembangan lokasi bisnis Anda. Anda bisa memperkirakannya dengan melihat pembangunan infrastruktur, tingkat kegiatan ekonomi, dan rencana lain yang bersumber dari pemerintah.
Tips Cara Menentukan Harga Sewa Rumah Kontrakan
Dalam bisnis rumah kontrakan, faktor harga memang memegang peranan penting bagi berlangsungnya sebuah transaksi. Jika harga rumah yang Anda sewakan terlalu tinggi, maka akan sulit untuk mencapai kesepakatan. Sebaliknya, jika harga terlalu rendah, Anda sebagai pebisnis akan mendapatkan kerugian.
Anda dapat menentukan harga sewa rumah kontrakan dengan melihat harga pasaran, sehingga harga sewa yang ditetapkan tidak terlalu tinggi ataupun terlalu rendah dari harga yang berlaku. Cara ini juga bisa memastikan bahwa Anda tetap mendapatkan keuntungan dari properti yang disewakan sekaligus tetap mendapat penyewa. Anda juga bisa melihat harga pasar dengan membandingkannya dengan tipe properti yang sama di situs jual beli properti.
Modifikasi atau tiru harga sewa dari tipe rumah serupa. Dengan strategi ini maka harga yang ditentukan tidak akan jauh meleset dari harga rata-rata. Hal ini karena penyewa sangat sensitif terhadap perubahan harga properti sekecil apa pun.
Hal-hal lain seputar kondisi sekitar rumah seperti lingkungan yang tenang, sehat, dan tetangga yang ramah atau sebaliknya juga bisa menjadi acuan penentuan harga sewa bisnis rumah kontrakan Anda. Tentu sangat wajar jika rumah yang memiliki lokasi strategis, harganya sewa yang berbeda dengan rumah yang memiliki lokasi jauh dari akses jalan dan fasilitas umum. Lokasi yang akses dan strategis akan memudahkan penyewa melakukan aktivitas sehari-hari mereka.
Anda bisa menentukan harga sewa yang berbeda untuk bisnis rumah kontrakan Anda, tapi Anda harus memperhatikan bahwa harga sewa yang berbeda ini harus diikuti dengan unsur penunjang fasilitas properti. Jangan sampai Anda menaikkan harga tapi tidak diimbangi dengan fasilitas properti yang lebih baik. Fasilitas properti seperti AC, kasur, lemari, dan perlengkapan rumah lainnya inilah yang bisa dijadikan acuan perbedaan harga. (Yeni Endah)


























