MEDIAINI.COM – Bisnis strap kamera bisa jadi pilihan untuk mencari cuan. Beberapa dari pecinta fotografi mungkin sudah tidak asing dengan penggunaan strap. Daripada bolak-balik mengeluarkan kamera ketika akan memotret objek dan memasukkannya kembali ketika selesai, menggunakan strap adalah solusi yang lebih praktis untuk Anda pilih. Ada 2 jenis strap yang popular dan laris dibeli yaitu hand strap dan neck strap.
Untuk menambah kepercayaan diri saat memotret, para fotografer sering menggunakan hand strap atau tali tangan. Tali ini sangat berguna untuk menahan kamera seandainya meleset dari pegangan sehingga kamera tidak jatuh. Salah satu kelebihan yang membuat orang lebih banyak memilih hand strap adalah penggunaannya yang praktis dan fleksibel akan sangat mendukung gerak memotret Anda. Selain itu, kelebihan lain dari hand strap adalah kamera akan lebih sedikit mengalami guncangan daripada digantungkan di leher.
Menggunakan hand strap saat memotret juga memiliki kelemahan, karena terikat di tangan, maka ketika berjalan kamera akan berada di samping tubuh. Ini meningkatkan resiko kamera mengalami benturan dengan benda lain di depannya. Bisa saja jatuh meskipun sudah dililitkan ke tangan. Memakai hand strap juga akan sedikit menyulitkan Anda ketika akan mengatur kamera, sehingga Anda harus selalu waspada dan fokus agar kamera tidak jatuh.
Neck Strap seringkali menjadi andalan untuk para pecinta fotografer untuk memudahkan memotret, karena digantungkan di leher, Anda bisa leluasa mengatur kamera menggunakan kedua tangan tanpa perlu fokus memegang kamera agar tidak lepas dari genggaman. Dan yang paling penting, neck strap membuat kamera lebih aman dari pencurian. Menggunakan neck strap juga tak luput dari kekurangan, karena ukuran yang cukup lebar jadi bisa membuat Anda yang tidak terbiasa dan merasa risih. Selain itu karena berada di depan tubuh, bisa menghalangi Anda untuk melakukan aktivitas lainnya.
Cara Memulai Bisnis Strap Kamera
Ingin memiliki bisnis strap kamera yang sukses dan mendatangkan cuan. Menjalankan bisnis ini tidaklah sulit, asal Anda bisa memahami cara dan strategi yang tepat.
1. Siapkan Modal
Bisnis strap kamera tidak membutuhkan modal yang besar. Modal yang dipakai dalam bisnis ini relatif rendah. Strap kamera bisa dikerjakan menggunakan tangan (handmade).
2. Mengerti Produksi dan Pembuatan
Proses pembuatan yang dilakukan dalam bisnis strap kamera juga cukup sederhana. Setelah memesan kulit sapi berkualitas dan bertekstur lembut. Anda lalu membuat cetakan ukuran dan desain tali, dilanjutkan dengan proses pemotongan dan penjahitan.
3. Memahami Tren
Selalu up to date dengan tren yang sedang berkembang ketika Anda memulai bisnis strap kamera. Dengan menjual strap kamera yang sedang tren pasti akan lebih laku dan berpotensi untuk mendapat keuntungan yang lebih cepat dan besar. Untuk mengetahui strap kamera yang sedang tren, Anda bisa mencari referensi di media sosial.
4. Target Audiens
Tentukan target audiens dari bisnis strap kamera Anda. Anda bisa membidik calon konsumen dari kelas menengah ke atas. Anda juga bisa menargetkan audiens dari calon konsumen seorang photografer profesional atau hanya pecinta fotografi untuk produk strap kamera Anda.
5. Pilih Lokasi Strategis
Jika Anda tidak hanya berbisnis strap kamera secara online, tapi juga membuka toko offline, memilih lokasi memang cukup sulit. Pilihlah lokasi yang strategis agar mudah mendatangkan calon pembeli. Jika lokasi yang dipilih kurang strategis maka bisnis bisa terancam bangkrut.
6. Menentukan Harga
Tentukan harga strap kamera yang akan Anda jual. Penentuan harga ini bisa berdasarkan bahan pembuat strap kamera. Anda juga bisa menentukan harga dengan penggunaan harga dengan mata uang dolar Amerika jika Anda banyak menerima order dari pelanggan yang berasal dari Eropa dan Amerika dari total penjualan bisnis strap kamera Anda.
7. Menawarkan Produk Custom
Agar memiliki keunikan dengan bisnis strap kamera yang lain. Anda bisa menawarkan produk custom untuk strap kamera yang Anda buat. Anda bisa menetapkan segmentasi konsumen produk strap kamera Anda untuk pengguna kamera klasik yang membutuhkan tali kamera bergaya vintage dan elegan.
8. Titip Jual di Toko Kamera
Anda bisa memasarkan produk strap kamera Anda dengan cara titip jual di toko kamera. Dengan begitu orang yang akan membeli kamera pasti juga akan tertarik membeli strap kamera. Semakin berkembangannya dunia fotografi dan jenis kamera yang terus bermunculan baik tipe dan modelnya, otomatis kebutuhan terhadap tali kamera juga bertambah.
9. Promosi di Media Online
Promosikan bisnis strap kamera Anda melalui media online baik untuk pasar domestik maupun internasional. Manfaatkan media sosial sebagai portofolio produk sehingga calon konsumen bisa melihat dan memilih. Cantumkan nomor kontak yang bisa dihubungi jika calon konsumen tertarik untuk membeli.
Tips Promosi Bisnis Strap Kamera
Dalam menjalankan bisnis strap kamera Anda harus melakukan promosi agar produk yang Anda jual dikenal banyak orang, sukses dan mendatangkan cuan. Banyak metode untuk melakukan promosi, Anda bisa membuat konsep yang unik bukan hanya sekedar memberikan diskon. Misalnya Anda memberikan diskon khusus kepada pelanggan kamu yang sedang berulang tahun.
Berikan batas waktu saat Anda mengadakan promo untuk bisnis strap kamera Anda. Dengan adanya batas waktu akan membuat pelanggan Anda merasa untuk cepat-cepat membeli produk Anda agar tidak ketinggalan. Batasan waktu ini bisa Anda perkirakan apakah harian, mingguan, atau bulanan.
Anda bisa memanfaatkan platform online untuk mempromosikan bisnis strap kamera Anda. Buatlah promo dimana pelanggan harus me-repost informasi promo di akun sosial media Anda untuk mendapatkan promonya. Jika Anda mempunyai data seperti email Anda juga bisa melakukan newsletter jika ada promosi produk dari bisnis Anda.
Agar bisnis strap kamera Anda semakin dikenal banyak orang. Jalinlah kerja sama dengan influencer untuk memperluas jangkauan pelanggan Anda. Caranya berikan kode voucher khusus yang Anda berikan pada influencer dengan begitu pengikutnya dapat tertarik untuk membeli strap kamera Anda. (Yeni Endah)
Sumber Gambar : ilustrasi Pixabay

























