MEDIAINI.COM – Bisnis jasa service laptop saat pandemi justru kebanjiran job. Pasalnya, banyaknya pekerja yang WFH dan frekuensi menggunakan laptopnya tinggi. Selain itu, pembelajaran daring bagi pelajar dan mahasiswa juga membuat laptop pun banyak yang akhirnya diservice karena bermasalah. Alhasil jasa service laptop pun jadi solusi dibandingkan harus membeli laptop baru ataupun laptop bekas.
Melihat kondisi di atas, pangsa pasar untuk bisnis service laptop ini dapat dikatakan besar. Apalagi hampir semua orang sudah menggunakannya. Harga beberapa jenis laptop saat ini juga melambung tinggi. Bila dibandingkan membeli, akan lebih masuk akal jika memperbaiki laptop, jika memang ada kerusakan. Jadi jika Anda membuka bisnis ini tidak akan sepi konsumen.
Modal yang dibutuhkan untuk membuka bisnis ini pun tidak banyak. Anda hanya perlu keahlian dalam hal reparasi laptop. Selebihnya, Anda bisa menambah usaha dengan berjualan aksesoris atau justru jual beli laptop. Anda pun bisa merekrut karyawan dengan mudah. Inilah kelebihan bisnis service laptop sehingga membuat banyak pelaku usaha tertarik.
Cara Memulai Bisnis Jasa Service Laptop
Paham Mesin Laptop
Bisnis yang akan Anda buka adalah jasa service laptop. Untuk itu, sebaiknya Anda memahami hal-hal seputar laptop dan tahu cara memperbaikinya. Pengetahuan dan keahlian ini bisa didapatkan dari perguruan tinggi atau sekolah kejuruan. Anda juga bisa mendapatkannya melalui training atau pengalaman pribadi. Soal keahlian, Anda juga perlu mempekerjakan orang yang terampil. Jadi tidak hanya Anda saja yang mumpuni dalam bidangnya, tetapi karyawan juga.
Upgrade Pengetahuan
Pada dasarnya dunia teknologi bersifat dinamis. Teknologi akan selalu mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Jika Anda tidak mengikutinya, otomatis akan ketinggalan zaman. Untuk itu, perlu kiranya untuk mengupgrade pengetahuan. Anda bisa mengupgradenya dengan terus mengikuti perkembangan zaman, menambah ilmu melalui training dan sharing sesama pengguna laptop, dan lain sebagainya.
Punya Peralatan yang Dibutuhkan
Meskipun bergerak di bidang jasa yang mengedepankan keahlian, bukan berarti Anda tidak membutuhkan peralatan. Dalam usaha ini, Anda pun membutuhkan peralatan pendukung. Ada di antaranya Anda membutuhkan komputer pendukung, software antivirus, bahan soft file service seperti installer program, berbagai aplikasi, ampere meter, obeng, dan lain sebagainya. Untuk ini, Anda bisa menggunakan peralatan lama yang biasanya Anda gunakan untuk uji coba reparasi sebelumnya.
Jalin Kerja Sama
Agar lebih maju, ada baiknya menjalin kerja sama dengan pihak-pihak tertentu. Karena bergerak di bidang jasa service laptop, bisa menjalin kerja sama dengan toko laptop. Dengan demikian, Anda akan dipromosikan kepada pelanggannya untuk service laptop di tempat Anda. Kerja sama ini akan memudahkan Anda jika ingin membuka tambahan usaha berupa jual beli laptop.
Branding Promosi
Dalam usaha apa pun, branding promosi mengambil peran penting. Lakukan promosi dalam berbagai lini, baik secara offline maupun online. Anda bisa meminta bantuan kerabat untuk mempromosikan usahanya pada rekan kerjanya. Buat juga semua akun media sosial untuk mempromosikan usaha.
Pelayanan
Selain promosi, pelayanan yang baik dan ramah mengambil peran penting dalam menjalankan suatu usaha. Untuk itu, berikan pelayanan yang baik dan ramah kepada pelanggan. Sejak awal Anda perlu membuatkan SOP khusus untuk pelayanan ini. Beri tahu karyawan sehingga mereka bisa menjalankan SOP pelayanan secara baik.
Analisa Keuntungan Bisnis Service Laptop
Dalam menjalankan bisnis ini, modal utama adalah pengetahuan dan keterampilan. Jika pengetahuan dan keterampilan ini sudah ada sejak awal, Anda hanya perlu menyiapkan modal selanjutnya. Modal yang dibutuhkan selanjutnya adalah peralatan dan biaya operasional.
Bicara soal modal peralatan, setidaknya membutuhkan dana Rp 19 juta. Dengan mengalokasikan uang sekian, Anda akan dapat membeli rak, etalase, obeng, perlengkapan software, komputer dengan spesifikasi yang cukup tinggi (Rp 3 juta), laptop spesifikasi tinggi (Rp 6 juta), perlengkapan hardware, dan biaya tidak terduga lainnya.
Anda pun membutuhkan untuk penggajian karyawan, biaya sewa, listrik, dan kebutuhan operasional lainnya. Dalam satu bulan, biaya operasional yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 3 juta. Sedangkan biaya servis setiap orang kira-kira di angka Rp 300 ribu. Jika dalam satu bulan Anda memiliki 20 klien, otomatis omset yang Anda dapatkan adalah Rp 6 juta. (Tri Puspitasari)
Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post