MEDIAINI.COM – Bisnis sepatu sneakers bisa jadi pilihan untuk mencari peluang cuan. Pangsa pasar untuk bisnis ini cenderung selalu ramai. Pasalnya, banyak orang yang suka dan berburu sneakers. Kenyamanan menjadi salah satu alasan orang-orang membeli sneakers lagi dan lagi. Sepatu ini memang tergolong ringan. Jadi akan memudahkan langkah penggunanya.
Sepatu sneakers juga tidak mudah rusak. Itu menjadikan penggunaan sneakers jadi lebih hemat. Soal penampilang pun, dengan menggunakan sneakers tampilan Anda akan lebih enak dipandang. Anda oun akan tampil lebih percaya diri dengan desain yang unik dan menarik.
Cara Memulai Bisnis Sneakers
Pengin memulai bisnis sneakers? Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti agar berhasil.
Survei Pasar
Langkah pertama dalam memulai suatu bisnis adalah melakukan survei pasar. Anda bisa mengamati terlebih dahulu minat pasar terhadap produk yang akan dipilih sebagai bisnis. Jadi Anda bisa memperhatikan tren orang-orang dalam menggunakan sneaker. Anda bisa memulai dari seberapa tinggi minat pasar, siapa saja peminatnya, kisaran harga, tren, dan lain sebagainya.
Survei ini bisa dilakukan di mana saja. Sebagai contoh melakukan survei terhadap teman-teman dan kerabat yang menggunakan sneakers. Lebih lanjut,, bisa juga dengan mengamati tren sepatu sneakers di dunia maya.
Konsep Bisnis
Setelah mengetahui seluk beluk dan hal-hal seputar sneaker, saatnya membuat konsep bisnis. Konsep bisnis ini berkaitan dengan mau dibawa ke mana bisnis tersebut. Dari sini sebagai pebisnis, Anda bisa menentukan metode penjualannya, secara offline atau online, atau keduanya. Sebagai supplier ataukah reseller. Bahkan, Anda bisa menentukan akan memproduksi sendiri atau sebaliknya.
Buatlah tujuan bisnis jangka pendek dan jangka panjang. Dengan menetapkan tujuan, Anda pun akan lebih termotivasi dalam mengembangkan bisnis. Jangan lupa juga untuk membuat evaluasi rutin. Sebagai contoh evaluasi mingguan, bulanan, hingga tahunan.
Tentukan Target Market
Pengguna sneakers sendiri ada banyak. Agar bisa fokus, tentukan target marketnya. Dengan menentukan target market, Anda bisa memberikan harga yang sesuai. Soal promosi pun tepat sehingga benar-benar tersampaikan pada target market.
Bila target market Anda adalah anak kuliahan yang belum bekerja, ada baiknya mematok harga yang wajar. Karena mereka belum berpenghasilan, tidak ada salahnya Anda memilih merek yang tidak terlalu mahal.
Tentukan Merek
Banyak brand yang mengeluarkan koleksi sneakers. Pastikan untuk memilih brand yang sudah tidak asing gaungnya di pasaran. Jadi brand tersebut sudah dikenal oleh konsumen sehingga. Pilih juga brand yang banyak diminati. Penjualannya pun akan lebih mudah.
Pastinya setiap brand memiliki tingkat harga tertentu. Yang harus dilakukan adalah memilih brand yang harganya masih terjangkau untuk target market. Pilihlah brand yang biasanya digunakan target market. Seperti anak kuliahan dengan kantoran pasti memilih brand sneakers dan model yang berbeda.
Cari Distributor
Setelah menentukan merek, saatnya mencari supplier. Pada tahap ini sangat menentukan tingkat keuntungan. Pasalnya, semakin murah harga dari supplier, semakin banyak keuntungan yang akan diperoleh. Jika dapat menemukan supplier yang jauh lebih murah, tetapi membanderol harga rata-rata, kemungkinan untuk laku keras lebih banyak.
Tentukan Harga
Saatnya untuk menentukan harga. Untuk ini, Anda bisa menyesuaikan dengan yang ada di pasaran. Akan lebih baik jika mematok harga rata rata sesuai harga pasar. Mematok harga lebih murah memang membuat cepat laris. Namun, bisa menghancurkan harga pasar yang pastinya akan membunuh pasaran.
Mematok harga lebih mahal juga punya kelebihan. Anda akan mendapatkan lebih banyak cuan. Namun, usaha jadi sepi. Sneakers tidak cepat laku. Untuk itu, patoklah harga rata-rata. Anda bisa memberlakukan potongan harga jika konsumen membeli dalam jumlah tertentu.
Kelola Keuangan
Untuk mengetahui jumlah pasti laba, diperlukan pengelolaan keuangan yang baik. Namun, pastikan Anda memisahkan keuangan pribadi dengan bisnis terlebih dahulu. Dengan demikian, keuangan pun tidak akan tercampur dan dalam penghitungan pun lebih mudah. Pastikan juga Anda mencatat setiap detail uang keluar dan masuk.
Untuk pengelolaan keuangan, ada banyak aplikasi yang bisa membantu. Anda hanya tinggal mencari di playstore dan memilih mana yang sesuai kebutuhan. Tentunya, carilah aplikasi yang fitur-fiturnya simpel sehingga mudah untuk dimengerti.
Promosi Online
Promosi mengambil peran penting dalam suatu usaha. Promosi ini tidak hanya untuk Anda yang menerapkan penjualan secara online, tetapi juga secara offline. Anda bisa memulai promosi online sebelum toko dibuka. Buatlah semua akun media sosial. Isi konten semenarik mungkin baik dari gambar, caption, hingga feed.
Buka juga lapak official di beberapa e-commerce. Dengan fokus pada e-commerce tertentu, Anda tetap bisa maksimal dalam menangani calon pembeli. Jadi calon pembeli pun tetap direspon secara cepat.
Cari Lokasi Strategis
Saatnya Anda membuka toko offline untuk toko sneakers. Carilah lokasi yang strategis. Lokasi yang strategis ini tentu saja yang mendekati dan mudah dijangkau oleh target market. Sebagai contoh jika target market Anda adalah mahasiswa, Anda bisa membuka toko di sekitar kampus atau kos-kosan.
Semakin strategis suatu lokasi usaha, biasanya diikuti pula dengan biaya sewa yang cukup tinggi. Untuk itu, Anda perlu memutar akal agar sama-sama untung dalam hal ini. Jika Anda memiliki relasi yang memiliki ruko di tempat strategis, bisa memanfaatkannya. Siapa tahu Anda mendapatkan keringanan biaya atau justru bisa menjalin suatu kerja sama yang sama-sama menguntungkan. (Tri Puspitasari)
Foto Ilustrasi: Pixabay


























Discussion about this post