MEDIAINI.COM – Bisnis busana muslim semakin ramai karena sudah banyak orang yang berburu baju lebaran. Kebiasaan ini memang sudah menjadi tradisi. Sebagian besar masyarakat yang beragama muslim menyisihkan budget khusus untuk membeli baju lebaran. Hal ini meningkatkan penjualan produk baju.
Mendekati Hari Raya juga THR (Tunjangan Hari Raya) akan cair. Mereka yang mendapatkan THR akan menggunakannya untuk membeli sembako, kebutuhan lebaran, dan baju baru. Koleksi yang ditawarkan pasar pun semakin beragam menyambut momen ini. Begitu pula dengan diskon yang ditawarkan, terbilang lumayan. Konsumen tidak ingin melewatkan kesempatan ini.
Cara Memulai dan Analisa Modal Bisnisnya
Ada langkah-langkah yang harus dilewato untuk memulai bisnis busana muslim. Pertama, tentu harus menentukan model bisnis seperti apa yang ingin dikembangkan. Sebagai contoh, akan menjadi reseller saja atau juga memiliki stok alias menjual secara langsung. Anda juga harus menentukan bisnis busana muslim ini akan dijadikan bisnis tetap atau sementara.
Ada baiknya menjadikan bisnis ini sebagai bisnis tetap. Pasalnya, banyak juga konsumen yang berburu baju muslim meskipun bukan Hari Raya. Selanjutnya adalah melakukan survei pasar terkait model busana yang paling banyak dicari. Ada baiknya memilih model busana yang tidak hanya cocok digunakan saat lebaran tetapi juga untuk menghadiri acara formal.
Baca juga: 5 Toko Baju Muslim Terlengkap di Semarang
Setelah menentukan model, ada baiknya mencari supplier untuk baju yang akan dijual. Anda bisa mencari di pusat grosir atau langsung ke produsennya. Dengan demikian bisa mengambil keuntungan lebih banyak. Soal harga ada baiknya juga melakukan survei pasar.
Tidak perlu menyewa tempat, gunakan saja ruang di rumah. Buka juga lapak secara online melalui Instagram dan e-commerce. Hal yang tidak boleh dilewatkan adalah penghitungan modal. Untuk memulai bisnis busana muslim Anda bisa mengalokasikan modal sebesar Rp 12 juta. Rincian ini meliputi biaya pembelian etalase Rp 5 juta, almari panjang dan hanger Rp 3 juta, manekin Rp 200 ribu, stok busana muslim Rp 3 juta, dan biaya lain-lain Rp 800 ribu. Jumlah kebutuhan modal bisa berkurang jika Anda hanya akan berjualan secara online saja. Sebab tidak perlu pembelian etalase.
Tips Sukses Bisnis Busana Muslim
Dalam menjalankan bisnis busana muslim juga ada tipsnya agar sukses. Tentu saja harus menyesuaikan dengan trend mode yang sedang in. Itulah kenapa survei model di pasar sangat perlu. Keluarkan kepekaan Anda untuk terus mengupdate model yang sedang tren atau viral.
Soal harga juga Anda harus menyesuaikan dengan pasar. Jangan sampai terlalu mahal karena tidak akan laku. Tetapi jangan terlalu murah juga agar tidak merusak harga pasar.
Tidak masalah jika Anda belum bisa menyewa ruko untuk membuka toko busana muslim. Faktanya, banyak pedagang yang sukses hanya dari lapak online saja. Untuk itu, harus melakukan promosi secara gencar di dunia online baik Instagram maupun e-commerce. Buat semua akun media sosial. Buat beranda Instagram lebih rapi. Berikan pelayanan yang ramah dan fast respon agar calon konsumen tidak kecewa.
Agar bisnis busana muslim terus berkembang, Anda bisa menjalin kerja sama dengan pihak lain. Kerja sama ini bisa berupa kolaborasi produk ataupun menjual kembali alias reseller. Dengan merekrut reseller atau dropshipper, bisnis busana muslim Anda oun semakin ramai dipasarkan. Kesempatan untuk mendatangkan cuan pun lebih besar. (Tri Puspitasari)


























Discussion about this post