MEDIAINI.COM – Di era serba digital melakukan segala hal menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah belanja. Tak perlu datang langsung ke toko karena bisa dilakukan secara online. Tidak heran jika jumlah peminat belanja online semakin tinggi.
Baru-baru ini, perusahaan marketing InMobi melakukan riset tentang perilaku masyarakat terhadap cara belanja. Riset tersebut mendapatkan data soal pengguna aplikasi belanja online yang meningkat 82 persen menuju bulan Ramadan. Namun, hanya 79 persen saja yang berencana melakukan pembelanjaan.
Hasil riset juga menyebutkan adanya kenaikan pengguna aplikasi hiburan hingga 67 persen menjelang Ramadan. Kenaikan juga terjadi pada pengguna game yakni sebanyak 45 persen, pengguna medsos naik 19 persen, dan pengguna aplikasi keagamaan serta gaya hidup naik sebanyak 69 persen.
Tren Berbelanja di Bulan Ramadan
Sebuah perusahaan riset berbasis neuroscience dan A.I, Neurosensum, melakukan riset secara digital terkait tren belanja masyarakat Indonesia pada Ramadan 2021. Responden merupakan pria dan wanita yang tersebar di lima kota besar Indonesia dengan total responden 500 orang. Dari survei ini didapati fakta bahwa pandemi masih menjadi kekhawatiran tersendiri. Setidaknya 62 persen konsumen masih merasa khawatir dan 41 persen berpikir bahwa perekonomian menjadi semakin sulit.
Untuk tren belanja di Bulan Ramadhan tahun ini prediksinya akan beralih pada bahan makanan yang lebih sehat. Bahan-bahan seperti sayuran, buah, vitamin, daging ayam atau ikan akan lebih diminati. Ada pun konsumen diprediksi akan belanja untuk kebutuhan bulan puasa pada bulan Maret, terutama untuk perabotan dapur dan rumah, makanan, dan minuman. Lalu, dua minggu sebelum Ramadan pasar akan ramai dengan pembelanjaan bahan makanan dan minuman.
Baca juga: Deretan Brand Fashion Muslim Yang Punya Koleksi Ramadan
Ngabuburit Tak Lagi Jalan-Jalan, Publik Lebih Pilih Streaming Video
Bukan warga +62 namanya jika tidak eksis di media sosial. Dari kicauan di Twitter, kita jadi tahu dan bisa memprediksi tren. Twitter telah melakukan survey berkaitan dengan Ramadan 2021 kepada 1.311 pengguna. Dari sampel itu, didapatkan sebanyak 88 persen tetap menggunakan aplikasi media sosial untuk terhubung dengan yang lain dan 77 persen berencana menggunakan aplikasi streaming video untuk menunggu ngabuburit. Topik seputar mudik pun masih mendominasi. Disusul topik lainnya yaitu hiburan dan kuliner.
Survei InMobi
Dalam melihat tren belanja Ramadan 2021, InMobi juga melakukan survei. Masyarakat memang masih mengalami penurunan pendapatan. Namun, mereka akan tetap aktif berburu promo dan berbelanja online. Ada pun sebanyak 74 persen responden akan berbelanja untuk keluarga lalu 40 persennya lagi akan mudik.
Lalu pembelanjaan hanya akan dilakukan selama Ramadan oleh 79 persen masyarakat. Angka ini tentu berbeda di mana pada tahun 2020 hanya 33 persen saja yang berbelanja saat Ramadan. Hal ini diduga dipicu oleh kondisi masyarakat yang mulai ”terbiasa” dengan pandemi. Vaksinasi juga sudah mulai dilakukan.
Kurma dan Sirup Masih Paling Laris
Dalam pembelanjaan bulan puasa, biasanya terdapat produk-produk tertentu yang laris manis. Ada di antaranya perlengkapan ibadah, kurma, sirup, kue kering, makanan kaleng, parcel, pakaian, dan lain sebagainya. (Tri Puspitasari)
Sumber Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post