MEDIAINI.COM – Bisnis frozen food meningkat selama pandemi. Anjuran agar masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah membuat sebagian besar memilih bahan makanan dingin agar bisa disimpan dalam jangka waktu lama.
Ada banyak bisnis makanan beku, salah satunya yang paling diminati adalah daging ayam. Maka peluang bisnis ayam beku pun bisa jadi pilihan untuk ide usaha. Marta Ferwad Fijana adalah seorang peternak di PT. Tumbuh Optimal Pirma, Limpung, Batang, Jawa Tengah.
Dinas Pendidikan Limpung, Batang bekerja sama dengan PT. Tumbuh Optimal Prima, melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bina Karya melakukan inovasi penjualan daging ayam segar untuk dijadikan ayam beku yang higienis. Mereka menggandeng Rumah Pemotongan Ayam (RTA) untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19. Upaya ini diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja yang baru.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berbisnis Ayam Beku
Permintaan daging ayam beku makin meningkat karena lebih praktis. Adhi S. Lukman, ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mengatakan ada beberapa hal yang mesti diperhatikan supaya setiap pelaku usaha bisa memanfaatkan peluang bisnis ini. Jika di Jepang saja makanan beku sudah familiar dan bisnisnya maju, harapannya Indonesia juga bisa membuat bisnis ini berkembang lebih baik. Lantas bagaimana persiapan sebelum memulai bisnisnya?
Proses Produksi
Bisnis ini harus mengutamakan standar mutu pangan. Makanan beku seperti ini harus sangat diperhatikan keamanan pangannya, meskipun diproduksi oleh perusahaan berskala UKM.
Kemasan
Karena produk ini merupakan makanan beku siap saji, maka yang perlu diperhatikan adalah kemasannya. Gunakanlah yang memenuhi standar kemasan makanan beku, agar tidak terkontaminasi. Bisa saja dari plastik food grade yang aman. Proses pengemasannya pun harus steril.
Baca juga: Pengin Beli Ayam Beku Lewat Instagram? Cek Akun Ini!
Produksi Massal
Disarankan memproduksi makanan beku dalam jumlah yang banyak agar biaya produksinya pun akan lebih terjangkau.
Fasilitas Distribusi
Fasilitas distribusi seperti cold storage harus disiapkan karena makanan beku harus selalu berada dalam ruang simpan dengan suhu dan kondisi terjaga, supaya kualitasnya tidak menurun.
Tempat Penjualan
Seiring berjalannya waktu, jika produksi massal sudah dilakukan dan fasilitas distribusi sudah lengkap, lokasi penjualan perlu disiapkan dengan peralatan peendukung seperti microwave, untuk memudahkan konsumen mengonsumsi makanan beku tersebut.
Pengusaha Sukses dengan Brand Ayam Mangkus
Rizky Sulistya dan Yusa Ridlo merupakan pebisnis yang sukses membuat brand ayam beku Mangkus. Penjualannya mengalami peningkatan. Bisnis yang baru saja dirintis setahun lalu di tengah pandemi ini berhasil menjual 35 paket/hari dengan kemasan 1 kiloan.
Dengan bekal menangani ikan beku, Rizky melebarkan bisnisnya menjual ayam beku. Mangkus pun juga menyediakan ayam siap goreng, jadi tinggal goreng dan sajikan. Sama seperti artinya, Mangkus artinya efektif.
Mangkus menyediakan 2 varian produk yakni ayam ungkep dan bumbu Madura. Harga per paketnya Rp 37 ribu saja. Produknya juga bisa dibeli lewat media sosial dan bisa dikirim hingga luar kota. Untuk pesanan dalam jumlah banyak, Mangkus juga menyediakan ayam matang dalam besek dengan harga per paket Rp 55 ribu. (Gusti Bintang K.)
Sumber Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post