• Tentang Kami
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • OOH
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
MEDIAINI
 
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
No Result
View All Result
 
Home Info Terkini

Bank Jateng Dorong Kemajuan Ekonomi Desa melalui Sinergi Strategis di Sragen

by ari chepy
Juli 12, 2025
in Info Terkini
Reading Time: 2 mins read
0
Bank Jateng Dorong Kemajuan Ekonomi Desa melalui Sinergi Strategis di Sragen
Share on FacebookShare on Pinterest

SRAGEN, MEDIAINI.COM – Sebanyak 208 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sragen resmi dinyatakan siap beroperasi dan menjalin kontak bisnis, menandai babak baru dalam penguatan ekonomi desa. Di balik gebrakan ini, Bank Jateng tampil sebagai mitra strategis yang memainkan peran penting dalam membuka akses permodalan dan layanan keuangan inklusif bagi koperasi-koperasi lokal.

Dukungan Konkret dari Bank Jateng Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) menjadi bagian dari lembaga yang dihadirkan dalam ajang Sosialisasi Kontak Bisnis KDMP yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sragen, Rabu (9/7/2025).

Pemimpin Bank Jateng Cabang Sragen, Heri Prasetyo mengungkapkan bahwa Bank Jateng sangat mendukung penuh inisiatif Pemerintah Kabupaten Sragen dalam penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Kehadiran kami dalam kegiatan kontak bisnis ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata untuk menjadikan KDMP sebagai mitra usaha strategis yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” kata Heri.

Lebih lanjut, Heri menjelaskan bahwa pihaknya siap menyediakan layanan permodalan yang inklusif dan pendampingan keuangan untuk koperasi yang telah resmi berbadan hukum.

BacaJuga

Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang

Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang

Oktober 22, 2026
KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

Oktober 22, 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Oktober 21, 2026
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Oktober 21, 2026

“Kami percaya, dengan akses pembiayaan yang tepat dan pengelolaan bisnis yang sehat, koperasi desa akan menjadi tulang punggung perekonomian lokal yang tangguh dan berdaya saing,” ungkapnya.

Selanjutnya Heri juga mengatakan bahwa Bank Jateng senantiasa mendukung KDMP, dari Sragen untuk Jawa Tengah, bahkan Indonesia.

“Mari kita bangun ekonomi kerakyatan yang kokoh, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa,” pungkas Heri.

Dalam pidatonya, Bupati Sragen Sigit Pamungkas, BPD Jateng disebut sebagai garda depan dalam pemberdayaan koperasi melalui dukungan pembiayaan usaha mikro, distribusi modal kerja, serta literasi keuangan untuk pengurus koperasi di desa.

“Bank Jateng akan menjadi penyambung akses permodalan dan layanan keuangan bagi koperasi-koperasi desa, sehingga mereka bisa tumbuh mandiri dan berdampak langsung pada masyarakat,” tegas Bupati Sigit.

Langkah Nyata Memberdayakan Koperasi Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Bank Jateng dalam mendukung misi pemerintah daerah dan pusat untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi akar rumput. Dengan menghadirkan solusi keuangan yang terjangkau, Bank Jateng membantu KDMP menjalankan bisnis sesuai potensi lokal—mulai dari distribusi pangan, energi, pertanian, hingga logistik.

Mitra Finansial Berjangka Panjang Diharapkan, peran Bank Jateng bukan hanya sebagai penyedia layanan keuangan sesaat, tapi sebagai mitra berkelanjutan yang akan mendampingi KDMP dalam mengembangkan usaha strategis jangka panjang seperti pangkalan LPG, distributor pupuk, dan bisnis komoditas unggulan lainnya.

Dengan kehadiran Bank Jateng dalam ekosistem KDMP, harapan untuk menciptakan koperasi desa yang berdaya saing dan mampu menjadi pilar ekonomi lokal semakin nyata.

Share61Pin14SendTweet38
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bank Jateng dan Dinas Koperasi Jateng Kolaborasi Dorong Layanan Perbankan Melalui Koperasi Desa Merah Putih di Pati

Next Post

Bank Jateng Dukung Penguatan Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih di Kebumen

Related Posts

Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang
Info Terkini

Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang

Oktober 22, 2026
KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist
Info Terkini

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

Oktober 22, 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Info Terkini

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Oktober 21, 2026
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia
Info Terkini

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Oktober 21, 2026
Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah
Info Terkini

Rooms Inc Semarang Hadirkan “A Taste of Home”, Sajikan Kuliner Nostalgia dengan Kehangatan Rumah

Oktober 21, 2026
Maxim Perbarui Program FOKUS, Hadirkan Pilihan Paket Kerja Lebih Fleksibel bagi Mitra Pengemudi
Info Terkini

Maxim Perbarui Program FOKUS, Hadirkan Pilihan Paket Kerja Lebih Fleksibel bagi Mitra Pengemudi

Oktober 20, 2026
Next Post
Bank Jateng Dukung Penguatan Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih di Kebumen

Bank Jateng Dukung Penguatan Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih di Kebumen

 
  • Trending
  • Comments
  • Latest
motor listrik roda tiga

Inovasi Motor Listrik Roda Tiga, Ini Bukan untuk Niaga

Juli 15, 2022
Wisuda 35 Wisudawati Tahsin Balighoh, Ar Rohmah Tebarkan Inspirasi Cinta Al-Qur’an Sepanjang Hayat

Wisuda 35 Wisudawati Tahsin Balighoh, Ar Rohmah Tebarkan Inspirasi Cinta Al-Qur’an Sepanjang Hayat

Oktober 18, 2026
cerutu lokal

7 Cerutu Lokal Terbaik 2021

Juli 22, 2022
daftar lapangan tenis di Bandung

9 Tempat Lapangan Tenis di Bandung dan Harga Sewanya

Maret 7, 2022
Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang

Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang

0
KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

0
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

0
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

0
Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang

Bank Jateng Siap Jadi Mitra Strategis Investor, Dorong Pengembangan Usaha di Semarang

Oktober 22, 2026
KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Railfans Gelar Talkshow Anti-Pelecehan Seksual, Lima Pelaku Kena Blacklist

Oktober 22, 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI  SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital.  Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau.  Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.  Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.  Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI.  Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data.  President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital.  “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi.  Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.  Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.  Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat.  “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi.  Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.  Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.  Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing.  “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi.  Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal.  Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.  Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal.  “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.  Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Hadirkan Inovasi Berbasis AI SEMARANG – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur jaringan, pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga inovasi layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di era digital. Selama lebih dari dua dekade, Biznet tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internet, tetapi juga mengembangkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari pengoperasian AI-Ready Data Center di Bali hingga pengembangan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar semakin meningkat seiring pesatnya adopsi teknologi. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan terhadap konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung kapasitas komputasi dan pengolahan data yang semakin besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berintensitas tinggi, terutama dalam menjalankan server AI. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Center dilengkapi kapasitas daya listrik yang lebih besar, teknologi pendingin cair atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kW per rak dan dilengkapi laboratorium pengembangan AI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang sesuai, pelaku usaha dan pelanggan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta mempercepat proses pengolahan data. President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan bahwa perjalanan 26 tahun perusahaan menjadi momentum untuk terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat digital. “Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” jelas Adi. Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga mengembangkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Biznet kini menyiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali. Pengembangan BNCS-2 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah yang terhubung. Bagi Biznet, pembangunan jaringan bawah laut bukan sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan juga menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” tambah Adi. Sejalan dengan penguatan infrastruktur utama, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan ke berbagai daerah. Saat ini, jaringan perusahaan telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen memperluas akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan. Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya agar manfaat pembangunan infrastruktur digital dapat dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan. Akses internet diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi, mendukung kegiatan belajar, menjalankan pekerjaan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di lingkungan masing-masing. “Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan lebih banyak orang, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan nilai lebih bagi setiap individu,” lanjut Adi. Di sisi pengalaman pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App sebagai sarana untuk memudahkan pengguna mengelola layanan, memperoleh informasi, mengakses berbagai promosi, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan. Aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar informasi dan solusi yang dibutuhkan pelanggan dapat diberikan secara lebih cepat, responsif, dan personal. Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk memperoleh berbagai hadiah. Hadiah yang ditawarkan mencakup merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan konektivitas berkapasitas besar sekaligus memberikan pengalaman internet yang semakin optimal. “Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi. Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui pengembangan infrastruktur, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan. Dengan menggabungkan konektivitas, kesiapan infrastruktur AI, serta program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Biznet berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Oktober 21, 2026
Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Warga Semarang Terhasut Film “Hasut”, Horor-Misteri yang Mengulik Luka dan Trauma Manusia

Oktober 21, 2026
 

Tag

2020 2021 aplikasi Artis bandung bank jateng beritaterkini bisnis bisnis kecantikan bisnis kuliner brand covid 19 fashion game hotel ide bisnis indonesia Instagram Investasi Jakarta Jasa kuliner laptop listrik Mediaini olahraga online oppo pandemi Pemerintah ppkm promo promosi Rekomendasi samsung semarang smartfren smartphone Surabaya tips Tips Sukses umkm Vaksin wisata YouTube
MEDIAINI

© 2026 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • OOH

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Info Terkini
    • Bisnis
    • Branding & Promosi
    • Tips & Trik
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • OOH

© 2026 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website