JAKARTA, MEDIAINI.COM – Aplikasi jejaring sosial berbasis audio-chat, Clubhouse, yang dirilis tahun lalu ternyata makin diminati. Tercatat, aplikasi Clubhouse telah diunduh 4,6 juta kali dalam dua pekan. Clubhouse sudah ada sejak Maret 2020 lalu. Namun aplikasi dari Silicon Valley tersebut hanya memiliki 1500 pengguna selama dua bulan setelah peluncuran.
Penampilan dari tokoh-tokoh terkenal belum lama ini, seperti Elon Musk dan Mark Zuckerberg, telah membantu aplikasi tersebut melejit hingga kini melampaui 2,6 juta unduhan di AS saja. “Pada 1 Februari, aplikasi ini memiliki lebih dari 3,5 juta unduhan global dan 8,1 juta pada 16 Februari 2021, dan dengan cepat menarik perhatian di Inggris, Jerman, Jepang, Brasil, dan Turki,” ujar analis perusahaan analitik data pasar aplikasi, App Annie, Lexi Sydow, dalam situs resminya.
Ramaikan Media Sosial
Aplikasi Clubhouse menawarkan sifat eksklusifitas bagi penggunanya. Selain itu bagi yang tertarik, hanya bisa masuk dengan undangan dari pengguna Clubhouse lain. Ini jelas berbeda dengan platform lain, yang hanya tinggal unduh lalu membuat akun.
Seperti halnya podcast, pengguna bisa mendengarkan percakapan, interview, dan diskusi dari pengguna lain. Akan ada pembicara dan pendengar dalam room tersebut. Menariknya, semua pengguna bisa bergantian menjadi speaker dalam diskusi tersebut. Selain itu perbincangan tersebut bersifat live dan tidak bisa diulang seperti podcast.
Untuk mencari obrolan yang diinginkan, bisa mencarinya per tema yang ada di bagian Explore. Beberapa tema diantaranya adalah mengenai dunia hiburan, teknologi, olahraga, hingga seni. Meski populer di Indonesia dan dunia, sayangnya aplikasi Clubhouse baru tersedia untuk para pengguna iPhone, yang bersistem operasi iOS.
Nantikan Kabar dari Developer
Tapi jangan khawatir, Clubhouse versi Android rupanya sedang dikembangkan agar bisa diunduh lebih banyak lagi oleh penggunanya. Kabar tersebut diumumkan Alpha Exploration Co selaku pengembang Clubhouse. “Sejak awal, kami ingin membangun Clubhouse untuk semua orang. Dengan pemikiran ini, kami sangat senang untuk segera mulai mengerjakan aplikasi versi Android kami,” tulis Clubhouse dalam blog resminya.
“Kami juga akan menambahkan lebih banyak fitur aksesibilitas sehingga orang-orang di seluruh dunia dapat menikmati Clubhouse dengan cara yang lebih dekat bagi mereka,” tulis manajemen Clubhouse.
Namun sampai sekarang kum bisa dipastikan, kapan mereka benar-benar meluncurkan Clubhouse untuk pengguna Android. Namun diyakini aplikasi ini bakal segera hadir beberapa bulan dari sekarang. Pengembangan aplikasi Android oleh perusahaan dilakukan setelah mendapatkan putaran pendanaan baru dari perusahaan modal ventura Andreessen Horowitz pada bulan Januari.
Menurut laporan Axios, Clubhouse disuntik dana US$100 juta atau setara Rp 1,4 triliun dan memberikan Clubhouse valuasi US$1 miliar atau menyandang status unicorn meski usianya kurang dari dua tahun.(Ken)























Discussion about this post