MEDIAINI.COM – Banyak cara yang dapat dilakukan brand untuk mendapatkan pelanggan yang lebih banyak. Brand juga dapat menjangkau target konsumen dengan cara yang lebih ramah dan halus. Tidak heran mengapa product placement banyak digunakan oleh sebuah brand. Selain dapat meningkatkan penjualan, product placement juga dapat menguatkan brand awareness, hingga menarik minat pelanggan.
Product placement merupakan suatu bentuk periklanan yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas barang atau jasa. Produksi iklan ini menargetkan kepada masyarakat luas. Product placement merupakan salah satu bentuk periklanan kreatif agar khalayak ramai tidak merasa bosan hanya dengan menonton iklan televisi yang ditayangkan secara berulang-ulang. Dalam dunia pemasaran, diharuskan untuk menggunakan strategi-strategi baru.
Jenis-Jenis Product Placement
Berdasarkan rangkuman dari beberapa sumber, product placement terbagi menjadi beberapa jenis. Simak uraiannya di bawah ini.
1. Implicit Product Placement
Jenis product placement ini adalah upaya sebuah produk atau merek, dan juga perusahaan, ditampilkan dalam sebuah film ataupun program yang tidak disebutkan secara formal. Jenis strategi ini memiliki sifat yang pasif. Konten, seperti merek, logo, dan juga nama dari perusahaan, muncul atau tampak dengan tidak diperkenalkan atau tidak disebutkan secara formal. Merek dan logo tersebut tampil tidak dengan penjelasan mengenai apa kelebihan atau manfaat yang dimiliki.
2. Integrated Explicit Product Placement
Product placement jenis ini adalah upaya merek atau produk, serta nama perusahaan, ditampilkan pada video, film atau program melalui program tersebut. Jenis strategi inimemiliki sifat yang aktif. Konten, seperti merek, logo, dan juga nama dari perusahaan, muncul atau tampak dengan tidak diperkenalkan atau disebut secara formal. Karena sifatnya yang aktif, produk dijelaskan saat periklanan.
3. Non-Integrated Explicit Product Placement
Product placement jenis ini adalah bagaimana merek atau produk serta nama perusahaan ditampilkan pada video, film, atau program melalui program tersebut. Namun merek, produk ataupun nama perusahaan beserta logo tidak selalu ada pada isi film atau program. Hal tersebut ditampilkan hanya pada awal atau akhir dari film atau program yang ditampilkan. Intinya, produk tersebut tidak secara langsung terintegrasi.
Dimensi Product Placement
Product placement memiliki beberapa dimensi. Berikut ini adalah uraiannya.
1. Dimensi Visual (Visual Dimension)
Dimensi ini menampilkan merek menggunakan layar, atau dalam dunia periklanan disebut screen placement. Dalam menampilkan sebuah merek, cara ini memiliki beberapa tingkatan yang berbeda pada sebuah tampilan. Tingkatan berbeda tersebut tergantung pada berapa banyak jumlah tampilan serta teknik pengambilan gambar yang juga memengaruhi tingkatan dalam dimensi strategi ini.
2. Dimensi Pendengaran (Auditory Dimension)
Dimensi ini menampilkan merek dengan cara penyebutan merek tersebut. Penyebutan merek ini juga dilakukan dalam sebuah dialog, atau dalam dunia periklanan disebut script placement. Dalam penyebutan sebuah merek, cara ini memiliki beberapa tingkatan berbeda dan variasi yang beragam frekuensi. Intonasi dalam menyebut merek dalam dialog, serta pemilihan aktor atau aktris dalam menyebutkan merek juga berpengaruh.
3. Plot Connection Dimension
Dimensi ini adalah penggabungan dari merek dan cerita dalam sebuah program atau film. PCD memberikan dampak yang besar dalam menguatkan tema dalam elemen cerita. Dimensi ini adalah salah satu yang paling efektif di antara yang lain. Dampak yang dimiliki besar dalam penyampaian sebuah merek.
Strategi Product Placement
Pengaruh yang diberikan strategi ini dapat meningkatkan arti penting dari sebuah brand. Strategi ini memiliki keefektifan yang lebih baik dalam intensi untuk membeli sebuah merek, sikap dalam pesan komersial, dan sikap terhadap sebuah merek. Berikut adalah beberapa strategi dari product placement.
1. Faktor Eksekusi Implementasi
Faktor yang memengaruhi keberhasilan strategi ini dalam film adalah execution factors. Hal ini memiliki kaitan dengan teknis penerapan yang sponsor pilih untuk menempatkan produk atau merek dalam video yang ditampilkan. Jenis placement yang dipilih sesuai dengan keinginan sponsor. Sponsor dapat memilih elemen-elemen dalam video atau program. Sponsor juga memilih screen placement, yaitu menempatkan produk sebagai salah satu latar dari alur cerita, atau melalui verbal placement, serta ketika produk disebut dengan jelas oleh karakter atau tokoh dalam cerita. Verbal placement juga mengandung beberapa benefit dari produk tersebut.
2. Faktor Perbedaan secara Individual
Faktor kedua yang memengaruhi keberhasilan strategi ini ialah faktor-faktor yang terkait dengan individu itu sendiri. Faktor ini akan lebih berpengaruh apabila audiens terlebih dahulu telah mengetahui brand atau produk yang ada pada video atau program tersebut. Audiens juga menjadi konsumen produk tersebut. Proses mengingatkan produk dalam benak konsumen akan jauh lebih mudah. Kesuksesan dalam strategi ini pada level kognitif dan konatif bergantung sejauh mana penilaian dan pandangan dari audiens dari product placement itu sendiri.
Kelebihan dan Kekurangan Product Placement
Setiap cara atau strategi dalam advertising memiliki kelebihan dan kelemahan tertentu, berikut adalah beberapa kelebihan dan kelemahan dari strategi ini yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Kelebihan
- Biaya terbilang cukup murah. Biaya yang diperlukan untuk strategi ini cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan kegiatan promosi yang lain.
- Tingkat jangkauan dari strategi ini melalui acara atau program yang diluncurkan cukup luas. Program tersebut relatif mendapatkan perhatian yang lebih dari penonton dan penonton akan cenderung untuk beralih kepada brand yang ditampilkan pada acara atau program tersebut.
- Iklan yang dibentuk atau promosi yang dibentuk tidak berada di antara program atau di tengah pada saat program berjalan. Iklan ini tampil di dalam program tersebut dan membuat perhatian penonton tertuju pada produk tersebut sehingga lebih mudah memberikan pengaruh.
2. Kelemahan
- Tidak ada jaminan dalam strategi ini. Tidak ada jaminan yang dimaksud adalah tidak memiliki jaminan bahwa audiens akan tersadar terhadap produk atau promosi yang ada pada program tersebut.
- Tidak ada batasan tertentu jumlah merek yang dapat dimuat melalui media, terkadang juga memuat beberapa produk dari kompetitor lain.
- Kemungkinan terjadi pandangan yang negatif apabila penempatan produk dinilai terlalu ekstrim. Maka dari itu, akan menampakkan kesan yang negatif pada benak audiens. Penempatan produk dengan adegan yang negatif juga memengaruhi citra yang terbentuk pada produk tersebut. Citra produk dapat menjadi negatif disebabkan oleh hal tersebut. (Rusydi/Erni)


























