SEMARANG, MEDIAINI.COM – Semarak kemerdekaan terasa dari mulai pelosok kampung sampai perkotaan. Diantaranya yakni Champion Cup yang di gelar oleh mall di Kota Semarang. Up Town Champion Cup 2025 yang digelar dari mulai 15-17 Agutus lalu melahirkan semangat perjuangan yang tak ternilai.
Sebanyak 21 tim peserta lomba basket 3 on 3 antar SMP yang diikuti oleh berbagai sekolah di Kota Semarang. Kegiatan ini digelar guna meramaikan hari kemerdekaan RI yang ke 80.
Di tengah riuhnya kompetisi basket antar SMP yang diikuti 21 tim dari berbagai sekolah, satu nama dari Tim Bina Bangsa School B mencuri perhatian yakni Damian Kyle dengan 4 poin di Final.
Pasalnya tim yang beranggotakan Damian Kyle Kristianto, Ken moreno k, Adrian atsyandy g, Eugene gideon L hanya mampu meraih Juara 2, tetapi ini semua merupakan sebuah pencapaian luar biasa mengingat lawan-lawan mereka berasal dari kelompok yang lebih senior dan berpengalaman.
Damian Kyle, salah satu pemain Tim Bina Bangsa School menyatakan, bahwa dirinya dan tim sudah mempersiapkan segala sesuatunya dari mulai latihan fisik serta teknik tetapi pihaknya harus rela dengan posisi juara 2 mengingat lawan dari tim beasiswa basket Terang Bangsa
“Ini merupakan hasil usaha kami yang sudah maksimal dari mulai persiapan sampai akhirnya bisa meraih juara 2. Dalam pencapaian ini saya dan tim bisa beryukur karena dalam 21 tim yang mengikuti ajang ini kita bisa di titik ini yang juga bikin bangga nama sekolah,” jelas Kyle sapaan akrabnya.
Yang paling membekas adalah laga final menghadapi Tim Basket Terang Bangsa, yang dikenal sebagai tim tangguh dengan materi pemain unggulan. Meski kalah di final, Kyle menyebut momen itu sebagai salah satu pengalaman paling berharga dalam hidupnya.
“Saya bersyukur bisa sampai final dan ketemu tim sekuat itu. Mereka keren banget. Aku akan terus berlatih supaya kelak bisa lebih baik lagi di pertandingan mendatang bisa memetik hasil yang lebih baik,” ujar Kyle.
Dia selalu ingat pesan Coach BBS, Bima dan Alkindi
“Dalam hal permainan kalah menang itu hal biasa, tetapi harus selalu Focus on improving, not proving. Semangat untuk berkembang, bukan untuk pembuktian”
Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah pengalaman serta mental yang lebih bagus lagi,






















