MEDIAINI.COM -Jualan makanan secara online dapat membawa keuntungan yang besar, terlebih di masa pandemi ini. Banyak pekerja yang tidak bisa pergi di kantor. Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM memberikan banyak waktu luang. Waktu luang tersebut apabila dimanfaatkan dengan melakukan bisnis makanan adalah sebuah pilihan yang sangat tepat dan tentunya tidak merugikan.
Membangun bisnis makanan merupakan hal yang patut dicoba karena bisnis makanan selalu berkembang seiring berjalannya waktu. Makanan terus-menerus mengalami inovasi yang tidak akan pernah berhenti. Industri makanan juga dituntut untuk terus berinovasi agar dapat bertahan dan bersaing dengan kompetitor lain. Oleh sebab itu, keunikan harus ditonjolkan dalam bisnis ini. Keunikan tersebut bisa dimulai dari jenis makanan, cara pemasaran, maupun dari branding yang kuat.
Tips Jualan Makanan Online bagi Pemula
Makanan merupakan kebutuhan primer. Semua orang di mana pun dan kapan pun akan membutuhkan makan, entah itu makanan utama maupun makanan ringan. Apabila Anda ingin membangun bisnis makanan, biaya yang dibutuhkan cenderung rendah. Bisnis makanan hanya membutuhkan peralatan masak, keahlian memasak, dan bahan-bahan mentah untuk mengolah masakan. Berikut akan disampaikan beberapa tips yang dilansir dari beragam sumber untuk memulai jualan makanan secara online yang bisa diterapkan bagi pemula. Simak hingga selesai, ya!
1. Tentukan Menu Jualan Makanan Online Anda
Berjualan makanan tidak hanya sekadar mengisi perut, tetapi juga mulai berubah ke arah trend yang sedang laris di pasaran. Dalam praktiknya, jualan makanan online ini cukup mudah dilakukan. Anda bisa menentukan terlebih dahulu menu-menu yang menjadi preferensi bisnis Anda. Anda bisa memilih frozen food, kue kering, dessert box, aneka keripik, diet food, healthy food, dan sebagainya.
2. Gunakan Aplikasi Media Sosial untuk Jualan Makanan Online
Dalam pemasarannya, bisnis makanan juga tidak membutuhkan banyak biaya. Anda dapat mengiklankan produk makanan Anda lewat berbagai media sosial, seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan sebagainya. Dengan menggunakan media sosial, Anda tidak lagi perlu untuk mengeluarkan biaya sewa tempat penjualan. Hal yang mudah, bukan?
3. Sediakan Proses Pemesanan dan Pembayaran yang Mudah dan Tidak Ribet
Alur pemesanan dan pembayaran yang rumit akan mengurungkan niat pembeli Anda. Bahkan, bisa jadi pembeli akan kabur sebelum menyelesaikan pembayaran. Mempermudah proses pemesanan dan pembayaran adalah salah satu service kepada konsumen yang bisa Anda perhitungkan.
4. Jalin Kerja Sama dengan Layanan Pesan-Antar Jualan Makanan Online
Terdapat jutaan pengguna aplikasi pesan-antar makanan online. Hal ini wajib Anda lakukan jika ingin bisnis kuliner Anda semakin dikenal orang. Perusahaan pesan-antar makanan online yang terkenal ialah GoFood, Grab Food, dan Shopee Food. Sesekali berikan pula promosi berupa gratis pengiriman di layanan tersebut sehingga menarik minat beli calon konsumen Anda.
5. Mengadakan Program Promosi dan Diskon
Semua orang pasti menyukai promosi dan diskon. Cara ini dipastikan akan selalu efektif dalam menarik konsumen karena tidak ada yang tidak menyukai promo dan diskon. Ada banyak variasi promo dan diskon yang bisa Anda terapkan dalam bisnis jualan makanan online. Sebagai contoh, Anda bisa adakan promo gratis ongkos kirim, buy one get one free, diskon 40% di setiap tanggal ulang tahun, dan sebagainya. Namun demikian, pastikan Anda sudah memperhitungkan semuanya sehingga Anda tidak mengalami kerugian.
6. Mengadakan Kuis dan Giveaway
Buatlah kuis-kuis dan giveaway. Cara ini juga dinilai sangat efektif, terutama dalam memperkenalkan bisnis kuliner Anda. Kabar kuis dan giveaway biasanya tersiar di media sosial sangat cepat. Jangan lupa tentukan syarat-syarat saat mengadakan kuis dan giveaway.
7. Bangun Kerja Sama dengan Influencer
Iklan produk makanan juga dapat dilakukan dengan memberikan endorsment kepada influencer yang ada di kota Anda. Endorsement cukup signifikan dalam menaikkan penjualan sebuah produk. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk jeli dalam memilih influencer. Pilihlah influencer yang sekiranya berkaitan dengan konten makanan Anda. Jika Anda tidak jeli, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami kerugian dalam pengeluaran biaya jasa endorsement.
Bisnis makanan selau berinovasi seiring perkembangan zaman. Oleh sebab itu, dapat dipastikan bahwa bisnis makanan sangat mudah beradaptasi dengan trend yang ada di masyarakat. Hal ini terbukti beberapa waktu lalu. Perusahaan makanan cepat saji melakukan kolaborasi dengan boyband asal Korea. Kolaborasi tersebut menghasilkan keuntungan yang cukup besar bagi kedua pihak. Tunggu apa lagi? Persiapkan diri Anda terjun ke bisnis ini. (Rusydi/Elsa)


























