MEDIAINI.COM -Perusahaan saat ini terus mencari opsi cerdas dalam upaya menjangkau pembeli atau konsumen mereka. Media yang kaya merupakan solusi tepat untuk memenuhi kebutuhan pemasaran. Untuk saat ini, contoh trend dari merek terkemuka pun menunjukan bahwa perusahaan beralih ke periklanan menggunakan iklan multimedia.
Pada intinya, rich media merupakan akronim, jargon, atau istilah periklanan digital untuk merujuk pada periklanan yang menyertakan fitur lanjutan, seperti video, audio, atau elemen lain yang mendorong audiens (pemirsa) dalam berinteraksi dan terlibat dengan konten.
Rich media dalam bahasa Indonesia berarti media kaya merupakan segala bentuk periklanan digital yang mencakup beberapa elemen interaktif, seperti video, audio, atau bentuk lainnya yang diciptakan untuk mendorong komunikasi kepada pengguna. Dengan penggunaan teknologi HTML5, iklan rich media bisa menggabungkan beberapa lapisan konten yang berbeda dalam satu penempatan.
Iklan rich media, sesuai dengan namanya, merupakan gabungan dari berbagai media, seperti teks, gambar, audio, video, animasi, atau lainnya. Iklan ini bergaya dinamis dan dapat dibentuk sesuai dengan gerakan di layar atau perangkat pengguna. Dalam istilah awam, Anda dapat menganggap iklan multimedia atau rich media sebagai solusi satu ukuran untuk semua.
Iklan multimedia seperti visualisasi yang hidup. Bayangkan saja hal ini serupa dengan sebuah spanduk yang memiliki latar belakang statis dan latar depan dinamis yang berperilaku sesuai dengan gerakan di layar Anda.
Tujuan dan Fungsi Rich Media Advertising
Dari informasi berbagai sumber, secara mendasar tujuan utamanya ialahs membuat iklan terlihat komunikatif dan interaktif sehingga bisa memberikan user experience yang lebih bagus.
Rich media advertising saat ini menjadi trend yang sangat baik untuk menarik interaksi pelanggan. Misalnya, saat audiens berinteraksi dengan iklan videotron, maka mereka akan mengingat mereknya. Di dunia di mana pelanggan dibanjiri dengan semua jenis iklan, iklan multimedia dapat benar-benar menonjol di keramaian dan menarik perhatian pelanggan.
Selain itu, rich media advertising bisa memberikan merek dan pemasar dalam menggunakan lebih banyak ruang untuk periklanan. Tidak seperti dulu, di dunia internet hanya ada ruang terbatas untuk menampilkan iklan. Iklan statis hanya diperbolehkan untuk satu bingkai informasi dan dapat dibuat lebih kecil agar dapat sesuai dengan layar yang lebih kecil.
Namun demikian, rich media advertising memungkinkan merek untuk beriklan dalam skala yang lebih besar, apapun perangkatnya. Menggulir konten, audio yang tersemat, dan memperluas jangkauan iklan lebih jauh dan lebih efektif daripada iklan statis adalah beberapa keuntungannya. Pemasar juga dapat memilih untuk menggabungkan dua atau lebih jenis dan fungsi media untuk menciptakan pengalaman yang lebih kompleks.
Berikut adalah fungsi dari rich media advertising.
- Pengguna dapat berinteraksi dengan elemen yang ada melalui cara yang melampaui klik biasa.
- Memiliki tampilan yang dinamis.
- Berbentuk tampilan suara atau video.
Jenis dan Tipe Rich Media Advertising
Jika Anda membahas apa yang dimaksud dengan rich media advertising, tentunya tidak lepas dari apa saja jenis dan versinya. Penting untuk dipahami bahwa iklan multimedia seperti rich media advertising memberi pengiklan kebebasan berkreasi dan berekspresi. Berbagai format iklan multimedia tersedia dan dapat memberi Anda ruang untuk bereksperimen serta mencoba ide baru dengan iklan Anda.
1. Interstitial
Jenis dan versi rich media advertising yang pertama yaitu adalah interstitial dan pengantara. Jenis ini adalah format rich media multivest, yang merupakan penempatan iklan layar penuh dan mendukung video dan HTML5. Anda dapat diberi izin untuk menyetel dan menyesuaikan ukuran khusus untuk pengantarnya.
2. Expandable
Lalu, ada tipe iklan yang dapat menjangkau ukurannya pada versi format ini. Pengiklan dapat memicu iklan yang bisa diperluas untuk ukurannya pada tipe format ini. Biasanya, dilakukan dengan mengeklik pada perangkat komputer atau mengetuk pada perangkat mobile.
3. Banner
Tipe atau versi format spanduk atau banner merupakan format iklan yang paling banyak dikenal dan digunakan. Biasanya, iklan ini ditempatkan pada atas halaman web dan mempunyai kemungkinan dilihat oleh pengunjung web.
4. Pushdown
Jenis format selanjutnya push-down. Iklan multimedia atau rich media bentang bawah atau push-down ini mirip dengan iklan yang dapat diperluas. Mereka tidak memperbesar ukurannya, tetapi sebaliknya, mengompresi konten pada halaman yang sedang dilihat pengguna.
5. Slider
Tipe iklan terakhir menggunakan format penggeser atau slider, iklan rich media penggeser sering kali menggunakan format materi pada swfs, img, dan kode pihak ke-3. Nantinya, iklan akan ditampilkan di bagian bawah layar. Kemudian, saat pengguna menggulirnya, iklan akan menempel pada halaman bawah.
Untuk Anda para advertiser/pengiklan, manfaat menggunakan rich media advertising yang akan Anda dapatkan ialah sebagai berikut.
- Membangun kesadaran merek lebih cepat; Iklan media yang kaya membantu merek dalam membangun pijakan yang lebih besar dan membangun kesadaran, terutama dari pengguna yang melihatnya.
- Rasio Klik-Tayang (RKT) Tinggi; Iklan multimedia telah terbukti memberikan RKT tinggi. Berdasarkan survei, mereka dapat mengungguli iklan spanduk standar hingga 230%
- Mendorong niat beli konsumen; Cukup menggunakan format sederhana, maka niat beli pengguna akhir akan meningkat.
- Format interaktif menambah nilai pengalaman pengguna; Alasan unit media kaya memiliki Pengembalian Investasi (ROI) yang baik adalah karena mereka memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik, membuat pengguna lebih memperhatikannya. Pengguna tidak dipaksa untuk meninggalkan situs mereka atau mengganggu penjelajahan mereka.
- Membawa lebih banyak data; Teknologi media yang kaya memungkinkan lebih banyak matrix dan wawasan. Pengiklan dapat dengan aktif mengukur dan menyesuaikan kampanye dengan pengetahuan yang lebih baik tentang apa yang berhasil (atau tidak) pada kampanye mereka sehingga mendapatkan hasil jangka panjang yang lebih baik.
Contoh Rich Media Advertising
Rich media advertising merupakan iklan yang dapat berinteraksi dengan konsumen dan merupakan kombinasi dari video, teks, gambar, dan animasi. Contoh-contohnya ialah sebagai berikut.
- Sebuah iklan untuk film Hollywood yang menampilkan aliran video dari sebuah adegan dari film tersebut.
- Kursor mouse yang berubah menjadi gambar di situs web tertentu saat pengguna memintanya (misalnya, kursor berubah menjadi tanda tanya kecil berwarna merah di situs).
- Iklan spanduk ukuran standar yang menyertakan formulir pertanyaan tentang pemasangan ISBN, mengarahkan pengguna untuk mengisi informasi pribadi, dan memberi tahu pengguna bahwa mereka akan dihubungi oleh perwakilan perusahaan. Semua interaksi ini hanya melalui iklan di halaman web penerbit online. (Nashih/Erni)


























