MEDIAINI.COM -Bisnis ayam bakar menjadi salah satu ide berjualan yang digandrungi saat ini. Jika membahas terkait daging ayam, tidak ada habisnya. Sangat banyak kreasi masakan yang disajikan dari bahan dasar ayam, contohnya ayam balado, ayam goreng crispy, ayam geprek, opor ayam, ayam kremes, ayam bakar, dan masih banyak lagi. Kali ini Mediaini.com akan berbagi tips terkait bisnis ayam bakar yang pastinya menguntungkan. Simak beberapa tipsnya!
Ayam bakar merupakan salah satu kreasi masakan dengan bahan dasar ayam yang sangat diidolakan oleh masyarakat Indonesia karena cita rasanya yang amat lezat dan manis. Bagaimana tidak? Menu yang satu ini merupakan menu masakan yang sangat nikmat jika disantap bersama keluarga ataupun rekan-rekan tercinta. Ayam bakar yang diolesi oleh kecap manis sangat digemari oleh semua kalangan dari anak-anak hingga kalangan orang dewasa.
Banyak orang juga ingin membuka bisnis ayam bakar, namun masih sedikit dari mereka yang ada di luar sana yang belum mengetahui bagaimana cara pembuatan ayam bakar. Berikut resep yang Mediaini.com rangkum.
Bahan-bahan dan Bumbu Halus:
½ ekor ayam, potong 6 bagian, tambahkan ½ sdt garam
4 siung bawang putih, parut semua
½ butir bawang bombai, potong cincang halus
1 batang seledri, iris-iris halus
2 cm lengkuas, memarkan
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
4 sdm minyak goreng
½ sdt minyak goreng
½ sdt garam
Bahan Olesan:
2 sdm margarin, lelehkan
7 sdm kecap manis
Cara Pembuatan Ayam Bakar:
- Bersihkan sayap ayam dan buang ujungnya.
- Rebuslah ayam hingga matang.
- Campur semua bumbu halus dengan minyak goreng.
- Lumuri ayam dengan campuran bumbu halus yang sudah tercampur minyak goreng. Kemudian, diamkan selama 20 menit.
- Panggang ayam dengan arang. Berikan olesan margarin dan kecap manis. Tunggu hingga daging ayam berubah warna menjadi kecoklatan dan wangi.
Setelah mengetahui resep dari ayam bakar, simak beberapa tips bisnis ayam bakar di bawah ini.
1. Penentuan Lokasi Strategis untuk Bisnis Ayam Bakar
Memikirkan lokasi yang strategis untuk berjualan menjadi hal yang sangat wajib. Lokasi tersebut bisa dilakukan dengan cara menyewa tempat, seperti kios dan lahan kosong yang nantinya diisi oleh stand ataupun booth. Atau jika Anda mempunyai pekarangan rumah yang tepat berada di lokasi strategis, bisa dimanfaatkan untuk usaha bisnis ayam bakar.
Pemilihan lokasi menjadi hal penting ketika Anda ingin membuka bisnis usaha ayam bakar kecap. Anda dianjurkan untuk menyewa tempat yang dekat dengan pusat keramaian. Biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan sewa sangat beragam, mulai dari Rp1.000.000,00—Rp3.000.000,00 per bulan. Harga sewa tersebut tergantung dari lokasi, fasilitas tempat cuci piring, listrik, dan air bersih.
2. Analisis Usaha dan Modal untuk Bisnis Ayam Bakar
Jika melihat dari resep dan bahan yang tertera di atas, dihitung-hitung akan mampu tersaji 2.400 porsi ayam bakar selama satu bulan, atau 80 porsi per hari.
Dengan asumsi hitungan satu porsi ayam bakar adalah Rp25.000,00, maka per hari akan memiliki pendapatan sekitar 2 juta rupiah.
Selama satu bulan akan mampu meraih pendapatan kotor hingga 60 juta rupiah. Pendapatan kotor tersebut belum dihitung dengan biaya operasional bulanan, seperti bahan baku, biaya gas, dan juga biaya sewa tempat.
Operasional Bulanan
Bahan baku: sekitar Rp8.800.000,00
Gas: sekitar Rp150.000,00
Sewa tempat: sekitar Rp1.000.000,00
Total biaya operasional bulanan sekitar Rp9.150.000,00.
Setelah semua dilakukan penghitungan untuk operasional bulanan, maka laba bersih setiap bulannya adalah kurang lebih 40 juta rupiah.
3. Strategi Promosi Bisnis Ayam Bakar
Agar bisnis ayam bakar berjalan dengan baik, Anda dapat melakukan promosi dengan tepat sasaran. Bagaimana caranya? Memasarkan sajian ayam bakar melalui aplikasi pesan-antar makanan online dan promosi melalui sosial media Facebook, Instagram, dan lain-lain.
Melakukan promosi melalui aplikasi pesan antar makanan akan memberikan kemudahan dalam menjangkau konsumen. Hal itu disebabkan tidak ada batasan jarak. Konsumen bisa kapan saja memesan atau membeli produk ayam bakar Anda.
Lalu pemilihan foto produk yang menarik dan jelas atau tidak buram. Hal ini dilakukan karena Anda memasarkan produk secara online. Anda harus membuat konsumen tertarik dengan produk Anda. Adalah hal yang wajar karena saat ini pembeli akan lebih memilih produk pada aplikasi ojek online dengan foto produk yang jelas dan tidak buram. Jangan lupa gunakan caption yang jelas agar pembeli tidak merasa bingung ketika Anda melakukan iklan. Pengiklanan dan promosi bisnis ayam bakar bisa melalui Facebook atau Instagram. (Nashih/Erni)
Sumber gambar: ilustrasi Pixabay


























