MEDIAINI.COM – Semenjak pandemi Covid19 hingga saat ini cukup banyak perusahaan gulung tikar termasuk perusahaan yang sudah berdiri lama. Di lain sisi, banyak pula perusahaan yang berusaha bertahan bahkan menambah laba perusahaan dengan menerapkan strategi penjualan.
Kata strategi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah rencana yang cermat dalam menyusun kegiatan demi tercapainya tujuan dan sasaran secara khusus. Strategi penjualan adalah cara dalam memperoleh pendapatan penjualan (sales) yang disusun berdasarkan kekuatan, keunggulan, pengaruh yang dimiliki perusahaan atau seseorang. Selanjutnya diubah kedalam rencana yang bisa dilakukan (actionable plan) untuk mencari konsumen baru ataupun mengembangkan konsumen yang ada.
Sederhananya strategi penjualan adalah aktifitas terencana yang bertujuan meningkatkan volume penjualan, baik barang ataupun jasa.
Faktor Penentu Strategi Penjualan
1. Target Pasar
Hal pertama dalam menentukan strategi penjualan adalah mengetahui target pasar dari produk yang Anda tawarkan. Target pasar adalah sekelompok orang yang menjadi fokus promosi atau cara lainnya agar volume penjualan mengalami peningkatan.
Berikut contoh yang akan memudahkan memahami target pasar. Misalkan seorang sales ditugaskan menjual unit apartemen yang harga terendahnya satu miliar rupiah. Jika unit apartemen ini ditawarkan pada orang yang baru memulai karir profesionalnya, kemungkinan unit tersebut terjual sangat kecil.
Namun jika unit tersebut ditawarkan ke CEO sebuah perusahaan atau pengusaha berpenghasilan besar, kemungkinan untuk terjual akan lebih besar. Bila disimpulkan, CEO dan pengusaha tersebut adalah target pasar dari penjualan apartemen tersebut.
2. Jenis Produk
Tidak semua produk yang serupa memiliki target pasar yang sama. Contoh, jus buah sebagai suatu produk.
Menu jus buah banyak kita temukan di rumah makan atau di jual di pinggir jalan fungsinya hanya sebatas jenis minuman saja. Hal ini berbeda dengan produk jus yang memfokuskan nilai kesehatannya.
Target pasar dan harganya pun pasti berubah. Jus ini umumnya akan mempromosikan hal seperti tidak mengandung gula, cara ampuh untuk diet, manfaat kesehatan yang didapat, kandungan gizi, dan vitamin dalam jus tersebut.
3. Sistem Pemasaran
Faktor ketiga adalah sistem pemasaran yang dilakukan. Penentuan sistem pemasaran ini kembali lagi dari dua faktor di atas, target pasar dan jenis produk.
Apakah Anda akan melakukan promosi pemasaran lewat media sosial saja? Apakah Anda akan memulai dengan menawarkan produk ke teman dan kerabat dekat?
Semua hal sah-sah saja Anda lakukan, selama timbal balik (conversion) antara usaha yang Anda lakukan dan volume penjualan Anda “seimbang”. Seimbang yang dimaksud disini adalah rasio keberhasilan berdasarkan target pemasaran yang ingin Anda capai.
4. Riset dan Evaluasi
Di era digital dan perkembangan internet saat ini sangat mudah mengakses informasi yang berguna untuk meningkatkan penjualan. Dengan melakukan riset, bisa jadi Anda menemukan cara yang belum pernah diterapkan dalam strategi penjualan Anda.
Melakukan evaluasi terhadap cara Anda berbisnis sama pentingnya dengan melakukan riset. Apakah promosi yang dilakukan berhasil meningkatkan penjualan? Apakah tenaga, waktu, dan pikiran dalam menyusun strategi tersebut seimbang dengan apa yang dihasilkan? Menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat membantu proses evaluasi terhadap strategi penjualan yang sedang Anda jalankan.
Sah-sah saja Anda membongkar pasang strategi lama dengan strategi yang baru jika strategi tersebut dirasa tidak efektif.
Manfaat Strategi Penjualan
Menambah Pelanggan Baru
Jika Anda menggunakan strategi penjualan maka Anda akan banyak menyaring pelanggan baru yang melihat produk Anda dipasaran. Pastikan pelanggan akan menyukai produk Anda dan semakin banyak juga pelanggan yang tertarik dengan produk Anda. Pastikan strategi yang Anda pakai cocok dengan produk Anda juga. Jadi jangan sampai salah strategi karena bisa membuat pelanggan justru kabur.
Dengan strategi penjualan yang baik dan sesuai maka pelanggan yang tadinya tidak tertarik akan berbalik pada Anda. Semakin banyaknya pelanggan akan semakin banyak keuntungan yang didapatkan. Hal ini bisa melalui penggunaan kemasan yang menarik dan bentuk yang unik agar pelanggan banyak yang menyukainya.
Meningkatkan Pendapatan Bisnis
Semakin banyak produk yang laku dipasaran maka pendapatan bisnis dari suatu perusahaan akan semakin naik juga. Dengan begitu, perusahaan harus mempertahankan strategi penjualan yang baik agar banyak pelanggan yang tertarik dengan produk yang diluncurkan. Dengan meningkatnya pendapatan, perusahaan dapat memproduksi produk yang lebih unik lagi, lebih baik lagi, agar pelanggan terus bertambah. Dengan pendapatan bisnis juga akan meningkat. Biaya operasional produksi juga akan berkurang karena peningkatan pendapatan bisnis perusahaan.
Mengenalkan Produk Baru dengan Cepat
Jika perusahaan memiliki inovasi baru atau produk baru yang diluncurkan maka harus dikenalkan pada para pelanggan dengan cepat, agar mereka segera beradaptasi dengan produk tersebut. Perusahaan dapat mengenalkan produk baru itu melalui iklan, di media sosial, dan lain-lainnya. Dengan begitu pelanggan akan cepat tahu dengan produk baru yang diluncurkan perusahaan tersebut.
Jadi perusahaan harus juga memikirkan bagaimana menyampaikan produk baru tersebut kepada pelanggan. Misalnya dengan menggunakan digital media yang akan lebih cepat diketahui para pelanggan. Dengan demikian pelanggan akan langsung memburu produk yang Anda luncurkan tersebut.
Tips Merencanakan Strategi Penjualan
Melihat Potensi Pasar
Sebelum melakukan strategi penjualan, perusahaan juga harus melihat potensi pasar dari produk yang akan diluncurkan. Perusahaan dapat melakukan riset untuk wilayah pasar dan sebagainya apakah sesuai dengan yang ditargetkan oleh perusahaan. Apakah perusahaan akan mendapatkan keuntungan dari menjual produknya dipasar tersebut. Perusahaan juga harus melihat bagaimana keadaan pasar pada saat itu.
Cek Daya Beli Konsumen
Setelah meriset potensi dari pasar yang sudah ditetapkan, perusahaan juga harus melihat dan mengecek daya beli konsumen yang ada di pasar tersebut. Jangan sampai salah mematok harga, jika kemahalan produk juga tidak akan dibeli oleh pelanggan karena harga juga berpengaruh bagi strategi penjualan. Anda juga bisa memanfaatkan daya beli konsumen untuk membuat strategi yang pas agar produk dapat terjual dan banyak pelanggan yang menyukai produk yang Anda luncurkan.
Perhatikan Kebutuhan Pelanggan
Perusahaan juga harus mengecek apa yang dibutuhkan pelanggan pada saat itu atau apa yang sedang viral. Dengan demikian perusahaan akan mudah mencari strategi penjulan yang tepat. Pastikan produk yang di produksi ini akan disukai para pelanggan karena pada saat itu pelanggan membutuhkannya dan banyak yang mengincar produk semacam itu. Perlu diperhatikan agar jangan sampai produk Anda sama dengan produk lain, berikan kekhasan dan keunikan pada produk Anda. (Erry)
Sumber gambar: Ilustrasi Pixabay/Photo Mix
























