MEDIAINI.COM – Dalam dunia digital yang sudah memasuki era Web 4.0, beberapa akses dalam pemasaran online sudah banyak berubah. Dari yang awalnya hanya menggunakan blog, lalu ecommerce sekarang mulai banyak diminat melalui Sosial Media dengan penerapannya yang berbeda dengan sebelumnya namun lebih mudah dan lebih simple. Pemasaran ala Conteng Marketing dirasa yang paling sesuai dengan era saat ini karena dipercaya mampu untuk menaikan pertumbuhan bisnis dengan lebih efektif dan efisien. Berbeda dengan iklan mainstream yang menyerang segmen dengan bumbu jualan, maka content marketing menyerang tidak secara langsung namun menusuk ke hati dan kesadaran konsumen, dan segmen pun selalu tertarik untuk mengikuti perkembangan akan perusahaan yang menggunakan content marketing itu baik di instagram, facebook, twitter ataupun youtube. Tentu yang membedakan Content Marketing dengan strategi lainnya ialah brand dapat mengkombinasikan iklan dengan sesuatu yang informative dan juga menarik para segmen pengguna social media tersebut.
Misalnya ada sebuah perusahaan dengan Produk Jasa Keuangan atau finance, menggunakan social media Youtube untuk Content Marketingnya, salah satu bentuknya adalah dengan mempublikasikan film serial yang tayang di Youtube yang berkisah tentang pemuda – pemudi yang membuat strategi agar bagaimana produk perusahaan bisa diterima dengan mudah oleh masyarakat dan berguna untuk mereka. Selain itu contoh simpelnya adalah artikel tentang kesehatan yang sebenarnya nantinya merujuk ke sebuah produk tertentu misalnya Multivitamin.
Beragam Bentuk Content Marketing
Dalam penerapannya, content marketing atau pemasaran konten mempunyai strategi atau metode yang beragam. Mulai dari perencanaan, pengukuran, pengelolaan hingga pengembangan konten itu sendiri, tujuannya tentu agar kita bisa mengetahui apa yang konsumen inginkan dan bisa memasarkan konten dengan efektif kepada mereka. Agar bisa terlaksana dengan baik, tentu harus membuat perencanaan yang matang dan juga pendistribusian konten itu ketika hadir di social media, misalnya dengan menyusun sebuah calendar untuk membuat konten pad ahari tertentu. Kunci keberhasilan strategi pemasaran konten ialah membuat konten secara berkelanjutan di setiap waktu. Nah, selain itu perlu Anda ketahui bahwa ada lima hal yang bisa dikembangkan terkait strategi dari content marketing itu sendiri, berikut adalah tujuh hal itu:
1. Sosial Media
Yang pertama Anda harus mengert Sosial Media dan menggunakannya, dan tidak hanya sekedar mempunyai akun Facebook, Instagram, Youtube dan sebagainya. Sebagai perancang strategi pemasaran konten, anda harus bisa berpikir sekreatif dan efektif mungkin agar konsumen Anda bisa terjangkau dengan baik terutama dengan konten yang Anda buat. Misalnya ketika Anda sudah mengetahui segmen target konsumen Anda, maka Anda tinggal gali lagi social media apa yang sering mereka buka atau konten apa yang pas sesuai dengan segmen konsumen Anda. Misal anak remaja atau kuliahan mungkin suka dengan hal yang berbau romansa atau romantis semacam Dilan, nah mungkin bisa dibuat konten yang menyerempet hal itu.
2. Blog
Strategi yang lebih menarik adalah blog, dengan blog, Anda bisa memperkenalkan produk atau usaha Anda terutama melalui artikel manfaat terkait produk Anda, lalu update promo produk Anda, atau launching produk baru Anda. Untuk saat ini dengan blog, para pemasar bisa lebih mudah untuk menjangkau sebagian audiens, terutama mereka yang gemar membuat blog juga misalnya jurnalis atau traveler. Jika kamu mampu membuat postingan berkala di blog dengan judul yang bagus untuk SEO atau mudah dicari dalam pencarian mesin Google, maka bukan tidak mungkin blog, artikel atau produk akan semakin mudah dikenal public.
3. Press Release
Press Release sebenarnya strategi humas dalam mempublikasi konten produk dan perusahaannya, namun Anda juga bisa memakainya. Pada dasarnya dalam bentuk artikel misalnya launching produk baru, klarifikasi kasus, atau kegiatan CSR. Setelah membuat Press Release, lalu kita kirimkan press release Anda ke jurnalis sebuah perusahaan Media baik besar atau sedang, di mana nantinya Media ini akan memuat press release yang telah Anda kirim sebelumnya. Nah, agar Anda tidak kesulitan dalam mengirimkan kepada siapa, anda bisa mencari mereka lewat social media. Pengiriman Press Release ini penting untuk meningkatkan kesadaran terhadap sebuah produk.
4. Studi Kasus
Berbeda dengan yang sebelumnya, studi kasus adalah semacam artikel untuk membahas isu – isu khusus atau yang sedang ngetrend dan memberikan solusinya. Studi kasus sendiri berfungsi untuk menunjukkan pengetahuan Anda terkait isu – isu tertentu dan sekaligus mengedukasi segmen Anda dan menunjukan Anda adalah sosok yang pintar, professional, kredibel, berwawaan luas dan kredibel.
5. Video Content Marketing
Siapa yang tidak kenal dengan Video Content Marketing atau pemasaran lewat Konten Video, semenjak era youtube merajalela dan popular. Terutama generasi milenial seperti saat ini lebih suka menonton sebuah tayangan video ketimbang melihat gambar semata, terutama tayangan yang mempunyai cerita yang unik atau konten yang unik. Untuk saat ini misalnya di Youtube, konten itu misalnya seperti membahas tentang makanan, mainan, game online, kisah horror, reaction dari video lain dan lain sebagainya. Walau terkadang ada konten yang sebenarnya kurang etis sepert konten prank dan sebagainya. Tapi jika melihat peluang dari segi bisnis seperti yang saya sampaikan di atas sebelumnya, maka orang – orang akan jauh lebih tertarik dan imbasnya tidak hanya kesadaran terkait produk namun citra baik juga meningkat dan terjaga.
































Discussion about this post