Perlunya Tetap Beriklan, Walau Diterpa Krisis

Share artikel ini

MEDIAINI.COM – Francois de-Riviere, Strategic Planinng Director EURO RSCG Worldwide, melihat masa krisis sebagai celah bagi kompetitor. Celah di sini ialah untuk mengambil porsi dalam penguasaan pasar, tempat dan audience tertentu. Sehingga pada masa krisis, kegiatan komunikasi pemasaran suatu produk harus ditingkatkan.

Dia mengingatkan akan tidak memotong budget periklanan. Karena tidak semua konsumen berhenti membeli pada saat krisis sekalipun. Di masa krisis konsumen tetap akan membeli barang sesuai kebutuhannya. Dalam beriklan, maka kita bisa menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen tadi. Misalnya ketika terjadi krisis yang diakibatkan oleh pandemi, kita bisa menonjolkan promosi untuk produk terkait kesehatan.

Beriklan mungkin tidak selalu efekti dan efisien, namun itu harus tetap dijalankan agar kesadaran terhadap produk tetap terjaga. Bahkan ketika situasi krisis, promosi harus jalan terus. Tahun 2006 menjadi masa sulit bagi industri perikalanan nasional. Namun kenyataannya terjadi kenaikan belanja iklan pada tahun 2006.

Meskipun industri periklanan dilanda prahara, namun kegiatan komunikasi pemasaran tetap berjalan bahkan mengalami peningkatan. Jadi bisa dilihat bahwa pailit belum tentu bikin sulit, meski pailit, iklan masih bisa dikedepankan. (Dody Pradana)