Perlunya Cerdas Berpromosi dalam Beriklan dari Segi Konten

Share artikel ini

MEDIAINI.COM – Dalam menggunakan media dalam beriklan, biasanya kita mengenal dua jenis, yaitu media cetak dan media elektronik. Media cetak misalnya seperti koran, majalah, brosur, umbul – umbul, kaos dan lain sebagainya. Sedangkan media elektronik seperti televisi, radio dan internet.

Dalam pemilihan media baik cetak atau elektronik, biasanya ada hal yang diperhatikan salah satunya adalah konten. Konten yang disenangi audiens biasanya mempunyai 2 unsur, yang pertama adalah unsur lucu. Para audiens tentu sangat menyukai hal – hal lucu. Misalnya iklan dari Ada Aqua yang menggambarkan orang kehilangan konsentrasi ketika kekurangan air minum.

Di dunia yang serba digital ini sebenarnya sangat mudah mendapatkan tolak ukur apakah sebuah iklan sangat populer. Tolak ukur itu adalah bagaimana iklan itu menjadi viral dan menjadi bahan perbincangan di jagat dunia maya. Terutama untuk iklan dengan konten lucu, di tahun 2017, dunia maya sempat heboh iklan lucu bin unik yaitu iklan Indoeskrim Nusantara.

Jika kalian tahu forum semacam 9GAG, Meme, 1CAK dan sejenisnya, maka kalian pasti sudah tahu setiap konten yang akan dibahas di forum itu akan menjadi terkenal. Salah satu iklan lucu yang sempat dibahas di forum itu ialah iklan Indoeskrim Nusantara yang bertema ala Tutur Tinular. Mulai dari jaman dahulu yang sudah menggunakan Smartphone hingga tema Tutur Tinular itu sendiri.

Nah, selain konten lucu, adapula konten informatif. Konten informatif sejatinya sering kita temui di beberapa media baik itu cetak ataupun elektronik. Konten informatif membuat pembaca menjadi bertambah refrensinya akan sebuah produk yang akan dibelinya. Beberapa iklan produk yang berunsur konten informatif ialah Perumahan, Mobil, Motor dan sebagainya.

Konten informatif sangat dibutuhkan pada pembaca yang notabene ingin membeli sebuah produk dengan pengambilan keputusan yang tidak sembarangan. Misalnya iklan Rumah di Koran atau Baliho yang menunjukan fasilitas apa saja yang didapat. Sama halnya juga iklan Mobil yang ada di televisi, di mana akan tertera kelebihan apa saja yang didapat ketika konsumen membelinya.

Dalam segi viral atau popularitas, tentu iklan informatif tidak sengejreng iklan konten lucu. Beberapa produk dengan konten informatif, mau tidak mau harus menggunakan unsur lain. Unsur itu misalnya unsur lucu atau pun unsur lain yang bisa bikin viral. Misalnya iklan Baliho Perumahaan di Semarang yang di pasang terbalik atau umbul – umbul iklan Perumahan di Semarang yang memakai model wanita cantik. (Dody Pradana)