Mengenal Kreatifitas dalam Beriklan

Share artikel ini

MEDIAINI.COM –  Salah satu pertanyaan umum dalam beriklan adalah bagaimana kita bisa menarik perhatian pembaca terhadap iklan kita? Tentu kita harus tahu bahwa ini adalah ranah dari wilayah kreatif. Wilayah di mana kita harus  merumuskan konsep produk kita sehingga dapat memuaskan kebutuhan pasar. Kemudian bagaimana memposisikan produk secara unik di benak konsumen.

Jadi, perlu diketahui bahwa  pengertian kreatif itu tidak sebatas pada desain. Aspek kreatif komunikasi pemasaran ada sejak kita mencoba mengkonsep produk sebagai pemuas kebutuhan pasar. Desain grafis cuma bagian kecil dari kreativitas komunikasi pemasaran.

Lalu apa maksudnya memposisikan produk secara unik di benak konsumen? Hendaknya setiap produk tentu mempunyai keunikan, hal yang spesifik yang hanya dimiliki produk yang bersangkutan. Keunikan ini lalu menjadi kepribadian produk. Keunikan bisa bersifat konkrit, tetapi bisa juga abstrak.

Lihat saja iklan rokok seperti A-Mild. Dengan membuat naskah iklan yang sepintas aneh – aneh, sulit dicerna, oang lalu dengan mudah membuat kesimpulan akan segmen rokok itu. Yakni bahwa A-Mild adalah rokok untuk segmen berpendidikan menengah ke atas.

Memang benar, segmen lain tidak memahami pesan iklan itu. Tidak apa – apa, toh mereka bukan sasaran dari iklan A-Mild tersebut. Iklan dibuat untuk sasaran yang jelas. Di luar sasaran tidak perlu kita pedulikan. Seandainya itu berimbas, itu adalah dampak samping belaka.

Lalu apa yang disebut kreatif? Dalam komunikasi pemasaran, termasuk iklan, yang disebut kreatif adalah yang unik, komunikatif, tetapi juga sekaligus menjual. Semata – mata unik, itu pekerjaan seniman. Kreatif dan menjual bukan dua hal yang bisa dipisah – pisahkan.

Terakhir, Mana yang lebih penting, merumuskan posisi produk sebagai inti pesan, atau kemasan pesanya? Dua – duanya tentunya sangat penting. Tapi kalau harus memilih, rumusan posisi produk masih lebih penting. Ini nantinya akan menjadi what to say nya, yaitu tidak boleh salah dalam merumuskan kreatifitas dalam beriklan. (Dody Pradana)