SEMARANG, MEDIAINI.COM – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan terasa dalam kegiatan berbagi Ramadan bersama anak yatim piatu yang digelar di beberapa lokasi di Kota Semarang. Kegiatan ini semakin semarak dengan penampilan para penari cilik dari Sanggar Tari Srikandi Putri, yang tampil memukau dan menghibur para tamu serta anak-anak yang hadir.
Sanggar Tari Srikandi Putri yang berlatih di Kantor Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara ini berada di bawah bimbingan pelatih sekaligus owner, Siti Nur Aziza. Dengan penuh kesabaran dan dedikasi, ia membina anak-anak agar tidak hanya mahir menari, tetapi juga percaya diri tampil di depan publik.
Dalam rangkaian kegiatan berbagi Ramadan tersebut, para penari cilik tampil di tiga lokasi berbeda sepanjang Februari hingga Maret 2026.
Penampilan pertama digelar pada 23 Februari 2026 di Grand Edge Hotel Semarang. Pada kesempatan ini, tujuh penari cilik tampil dengan penuh semangat, yakni Maliqha, Hana, Najwa, Fyra, Kamilah, Fara, dan Gween. Gerakan tari yang luwes serta kostum yang menarik membuat penampilan mereka mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan.
Selanjutnya pada 2 Maret 2026, Sanggar Tari Srikandi Putri kembali tampil dalam kegiatan berbagi Ramadan yang digelar di Maari Resto Ventura, kawasan Stadion Diponegoro Semarang. Penampilan kali ini dibawakan oleh Valin, Ania, Mazaya, Naomi, Afika, Filsa, dan Dhita. Kehadiran para penari cilik ini berhasil menciptakan suasana ceria sekaligus memberikan hiburan bagi anak-anak yatim yang hadir.
Penampilan ketiga berlangsung pada 9 Maret 2026 di Hotel Novotel Semarang. Delapan penari cilik tampil dengan percaya diri, yaitu Gynta, Diva, Kasih, Kinar, Yasmin, Kidung, Kinan, dan Arsyila Ruby. Penampilan mereka menjadi salah satu momen yang paling dinantikan dalam acara tersebut.
Menurut Siti Nur Aziza, keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka.
“Selain melatih bakat dan kepercayaan diri, kami juga ingin menanamkan nilai kepedulian sejak dini kepada anak-anak. Mereka belajar bahwa seni juga bisa menjadi bagian dari berbagi kebahagiaan,” ujarnya.
Penampilan para penari cilik ini pun mendapat apresiasi dari para penyelenggara acara. Selain menghibur, mereka juga membawa energi positif yang membuat suasana Ramadan terasa lebih hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui penampilan seni tari yang dibawakan dengan penuh semangat, Sanggar Tari Srikandi Putri membuktikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam melestarikan budaya sekaligus menebarkan kebaikan di bulan suci Ramadan.
























