SEMARANG, MEDIAINI.COM — Di usia ke-28 tahun, Grand Candi Hotel Semarang tidak sekadar merayakan perjalanan panjang sebuah hotel berbintang, tetapi juga menegaskan perannya sebagai ruang perjumpaan antara seni, kemanusiaan, dan harmoni hidup. Mengusung tema Timeless Harmony, perayaan ini menjadi refleksi komitmen untuk terus relevan di tengah perubahan zaman, tanpa kehilangan nilai kehangatan dan keindahan.
Berbeda dari perayaan ulang tahun pada umumnya, Grand Candi Hotel memilih menghadirkan rangkaian kegiatan yang terbuka dan inklusif bagi masyarakat. Mulai dari program berbagi melalui giveaway, kegiatan sosial donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pameran seni lukis yang dapat dinikmati oleh publik tanpa tiket masuk. Semuanya dirangkai sebagai perayaan bersama, bukan sekadar seremoni internal.
Puncak perayaan hadir melalui Timeless Harmony Art Expo, sebuah pameran lukisan yang berlangsung selama satu bulan penuh. Puluhan karya seni dipajang menyatu dengan ruang-ruang hotel—dari lobi hingga restoran—mengaburkan batas antara galeri dan ruang publik. Pengunjung diajak menikmati seni secara dekat, santai, dan personal, seolah seni adalah bagian dari keseharian.
Karya-karya yang dipamerkan bukan sekadar visual estetis, tetapi menyimpan pesan mendalam tentang kehidupan. Harmoni menjadi benang merah yang menjalin berbagai aliran dan ekspresi, mulai dari abstrak hingga realisme. Setiap lukisan mengajak penikmatnya untuk berhenti sejenak, merenung, dan menemukan keseimbangan di tengah dinamika hidup yang kerap timpang.
Para seniman yang terlibat menuangkan refleksi batin tentang kota, kenangan, kebebasan, hingga keteguhan untuk tetap bertumbuh di kondisi apa pun. Lukisan tentang kota sebagai ruang pulang, tentang keberanian melepaskan masa lalu, hingga tentang bunga yang mekar di antara kesederhanaan, menjadi metafora tentang manusia dan harapannya.
Salah satu pesan kuat dari pameran ini adalah ajakan untuk mencari harmoni dari dalam diri. Bahwa keseimbangan tidak selalu harus dicari jauh ke luar, melainkan dapat ditemukan melalui kesadaran, penerimaan, dan dialog batin. Seni menjadi medium yang jujur dan lembut untuk menyampaikan pesan tersebut.
Bagi Grand Candi Hotel Semarang, seni bukan sekadar dekorasi, melainkan identitas. Sejak awal berdiri sebagai hotel berkonsep art & gallery, komitmen terhadap dunia seni terus dirawat dan diperbarui. Di usia ke-28, komitmen itu semakin dimaknai sebagai upaya menciptakan ruang yang hangat, relevan, dan berkelas bagi siapa pun yang datang.
Perayaan Timeless Harmony menjadi bukti bahwa keberlanjutan tidak hanya soal usia, tetapi tentang kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan jati diri. Tentang bagaimana bisnis, seni, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, saling menguatkan.
Di tengah hiruk-pikuk kota dan cepatnya perubahan zaman, Grand Candi Hotel Semarang menghadirkan pesan sederhana namun bermakna: bahwa harmoni adalah sesuatu yang bisa dirayakan bersama, dirasakan bersama, dan dijaga agar tetap hidup—kini dan nanti.























