• Tentang Kami
  • Advertise
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • OOH
  • Hubungi Kami
Jumat, Januari 23, 2026
  • Login
MEDIAINI
 
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
  • News
  • Info Terkini
  • Bisnis
  • Branding & Promosi
  • Tips & Trik
No Result
View All Result
MEDIAINI
No Result
View All Result
 
Home Info Terkini

‘Perjalanan Bijak’ Membuat Lebih Banyak Wisatawan Menetap, dengan Ekspektasi Tinggi Terhadap Pengalaman Menginap di Hotel Berbudaya

by ari chepy
Maret 5, 2025
in Info Terkini
Reading Time: 4 mins read
0
‘Perjalanan Bijak’ Membuat Lebih Banyak Wisatawan Menetap, dengan Ekspektasi Tinggi Terhadap Pengalaman Menginap di Hotel Berbudaya
Share on FacebookShare on Pinterest

JAKARTA, MEDIAINI.COM – Kini sudah bukan masanya lagi bagi kebanyakan hotel hanya menjadi tempat nyaman bagi para wisatawan dan sekadar membersihkan diri serta beristirahat, mungkin dengan bonus berupa pijatan atau camilan di layanan kamar pada malam hari.

Banyak wisatawan kini mencari penginapan yang tidak hanya menambah pengalaman liburan mereka, tetapi juga mengedepankan budaya dan adat istiadat setempat sembari menonjolkan kelestarian lingkungan.

BacaJuga

Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z

Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z

Januari 22, 2026
Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas

Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas

Januari 20, 2026
PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat

PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat

Januari 20, 2026
Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas

Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas

Januari 20, 2026

Wisatawan bijak ini, telah tercermin dalam lebih dari 12.000 responden pada survei akomodasi terbesar di dunia – SiteMinder’s Changing Traveller Report 2025 – yang menunjukkan langkah terbaik bagi hotel dan penyedia akomodasi lain yang mencari cara mempertahankan dan mengembangkan bisnis.

Mengupas Lebih Dalam

Liburan, terutama ke luar negeri, dapat menguras banyak tabungan.

Hal ini dapat memaksa wisatawan untuk pergi dan menjelajah sebanyak mungkin tempat untuk memaksimalkan setiap uang yang mereka keluarkan untuk liburan. Namun, di tengah meningkatnya biaya hidup, banyak wisatawan yang menolak anggapan ini dan tetap tinggal di hotel.

Lebih dari separuh wisatawan yang disurvei oleh SiteMinder memperkirakan akan menghabiskan “sebagian besar waktu” atau “waktu yang cukup lama” di hotel mereka pada tahun 2025, meningkat 1,5% dari tahun ke tahun. Angka ini meningkat menjadi hampir 80% di kalangan wisatawan Indonesia.

Baik mereka berencana untuk bepergian sendiri atau bersama teman, tidak ada perbedaan dalam pilihan ini.

Keputusan ini paling banyak terlihat di kalangan wisatawan internasional, dengan 29% berencana untuk menghabiskan sebagian besar waktu mereka di hotel, dibandingkan dengan 11% orang yang merencanakan perjalanan domestik.

Meskipun memiliki reputasi yang lebih berjiwa petualang, generasi yang lebih muda memimpin tren ini, dengan Gen Z (18-27 tahun) dan Milenial (28-43 tahun) berencana menghabiskan lebih banyak waktu di hotel mereka dibandingkan Gen X (44-59 tahun), Baby Boomers (60-78 tahun) atau Silent Generation (79-96 tahun).

Namun, apa yang para wisatawan rencanakan untuk dilakukan dengan waktu ekstra yang dihabiskan di penginapan mereka?

Wine, Dine, and Dance

Setelah berjam-jam terjebak di kursi pesawat yang sempit, pijatan dan lulur bisa menjadi hal yang dibutuhkan untuk bersantai. Tentu saja, layanan spa (37%) menduduki peringkat teratas dalam daftar keinginan wisatawan untuk pengalaman menginap di tempat wisata.

Namun, kuliner dan mencicipi anggur (35%), pertunjukan live music (35%), dan kelas yoga atau meditasi (18%) juga berada di urutan atas.

Selain dimanjakan dengan makanan dan hiburan, wisatawan juga menyukai pelatihan keterampilan dan pengalaman mendalam yang spesifik untuk daerah yang mereka kunjungi. Kelas memasak tradisional (22%), tarian tradisional dan sesi mendongeng (16%), memetik buah atau berkebun (16%), kelas bahasa (14%), dan kursus ahli (13%) adalah beberapa penawaran menginap yang paling banyak dicari.

Mengistirahatkan pikiran dan tubuh juga penting. Mempelajari cara untuk mendapatkan tidur yang nyenyak menjadi salah satu agenda utama, dengan 16% wisatawan mencari program peningkatan kualitas tidur.

Apa yang dicari wisatawan dalam pengalaman menginap dapat bervariasi, tergantung dari mana mereka berasal. Sebagai contoh, di antara negara yang disurvei, SiteMinder menemukan bahwa wisatawan Indonesia sangat mengutamakan pertunjukan live music (51%), wisatawan Thailand paling tertarik dengan kuliner dan mencicipi anggur (61%) dan wisatawan India paling menyukai peningkatan kualitas tidur (33%).

Anggaran terbatas, berdasarkan pengalaman – ramah lingkungan?

Dengan meningkatnya masalah keuangan global, keterjangkauan dan kenyamanan masih menjadi prioritas utama dalam hal pilihan penginapan.

Daftar hotel dan resort besar menyamai hostel dan motel hemat (18%) sebagai jenis penginapan yang menurut mayoritas wisatawan akan mereka pilih dalam perjalanan mendatang. Dan, orang yang lebih muda lebih cenderung mencari pilihan penginapan hemat dibandingkan dengan mereka yang berusia menengah hingga pensiun, yang mungkin memiliki pendapatan yang lebih tinggi atau lebih banyak menyimpan uang di tabungan mereka.

Sebaliknya, lebih banyak Gen Z (58%) dan Milenial (57%) yang berniat untuk berbelanja lebih banyak untuk perjalanan mereka berikutnya daripada tahun lalu dibandingkan dengan Gen X (35%) atau Baby Boomers (28%), dengan mayoritas dari dua kelompok usia yang disebut terakhir ini berencana untuk menghabiskan jumlah yang sama atau lebih sedikit untuk menginap daripada tahun lalu.

Perbedaan ekonomi dan budaya secara umum di antara berbagai negara juga memengaruhi pencarian penginapan. Warga Australia menekankan kembali kecintaan mereka pada alam bebas dengan menjadi yang paling terbuka untuk memesan taman liburan dan tempat berkemah (11%). Sementara itu, wisatawan Indonesia (22%) lebih memilih untuk memesan hotel hemat, sedangkan wisatawan Tiongkok (35%) dan Singapura (32%) paling tertarik dengan hotel berkonsep atau hotel mewah.

Wisatawan juga memprioritaskan lingkungan dalam pilihan penginapan mereka. Baik itu tempat berkemah atau resort mewah, tujuh dari sepuluh wisatawan bersedia membayar lebih mahal untuk penginapan yang ramah lingkungan. Di antara orang Indonesia, angka ini meningkat menjadi 95% – tertinggi di antara negara lainnya.

“Terlepas dari keterbatasan anggaran, wisatawan yang sadar akan pengeluaran bersedia mengeluarkan uang untuk hal-hal yang penting dan sesuai dengan nilai-nilai mereka, termasuk membayar biaya tambahan untuk semua jenis penginapan yang ramah lingkungan,” ujar Rio Ricaro, Country Manager, SiteMinder Indonesia.

“Penyedia penginapan harus melihat hal ini sebagai tanda bahwa wisatawan semakin memperhatikan hal-hal yang lebih detil di luar hiburan dan fasilitas yang biasa.”

Kembali ke hal mendasar, dengan sentuhan tambahan

Untuk setiap kamar, mendapatkan detail dasar yang tepat sangatlah penting.

Bantal dan tempat tidur (56%), pemandangan (53%), pengatur suhu (35%), TV dan audio (35%), penyediaan bak mandi (30%), dan tekanan air pancuran (29%) merupakan beberapa fitur yang paling penting bagi para turis secara umum. Namun jangan khawatir jika handuk tidak terlipat dengan sempurna setiap harinya; empat dari lima wisatawan senang menemukan handuk mereka digantung di kamar mandi, atau dilipat, atau bahkan digulung di tempat tidur.

Yang seharusnya ditingkatkan adalah kenangan khusus dan perasaan keterikatan.

Di antara faktor-faktor yang menurut wisatawan akan mendorong mereka untuk kembali ke sebuah penginapan, banyak yang memilih momen atau pengalaman yang tak terlupakan di tempat (37%) – seperti makanan dan minuman, layanan spa atau acara – dengan orang Indonesia memimpin sebanyak 49%.

Hubungan yang erat dengan budaya atau komunitas lokal juga disukai, dengan 20% wisatawan menyebutnya sebagai faktor penting.

Ricaro mengatakan, “Wisatawan tahun 2025 menginginkan hotel-hotel untuk melakukan hal-hal mendasar dengan benar, sekaligus menawarkan lebih. Di sinilah ekspektasi dari wisatawan yang sadar akan kebutuhannya berperan.”

“Meskipun kenyamanan memang penting, hotel juga harus menekankan nilai akomodasi yang terintegrasi erat dengan suatu area daripada terpisah dari area tersebut.”

Share61Pin14SendTweet38
ADVERTISEMENT
Previous Post

Raine Beauty Perkenalkan Lip Hug Cashmere Kiss: Creamy Color Balm, Berikan Sentuhan Selembut Cashmere yang Pigmented dan Menghidrasi Bibir

Next Post

Sukses Gelar Media, Influencer & Corporate Gathering, Hotel Santika Premiere Semarang Perkenalkan “Bukber Kurma – Bukber Kuliner Ramadhan Ala  Santika”

Related Posts

Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z
Info Terkini

Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z

Januari 22, 2026
Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas
Info Terkini

Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas

Januari 20, 2026
PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat
Info Terkini

PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat

Januari 20, 2026
Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas
Info Terkini

Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas

Januari 20, 2026
Tantangan Infrastruktur AI: Mempersiapkan untuk Revolusi AI Agentik
Info Terkini

Tantangan Infrastruktur AI: Mempersiapkan untuk Revolusi AI Agentik

Januari 20, 2026
Tim PKM FE USM Dorong Pemuda Meteseh Melek Investasi Pasar Modal
Info Terkini

Tim PKM FE USM Dorong Pemuda Meteseh Melek Investasi Pasar Modal

Januari 20, 2026
Next Post
Sukses Gelar Media, Influencer & Corporate Gathering, Hotel Santika Premiere Semarang Perkenalkan “Bukber Kurma – Bukber Kuliner Ramadhan Ala  Santika”

Sukses Gelar Media, Influencer & Corporate Gathering, Hotel Santika Premiere Semarang Perkenalkan "Bukber Kurma - Bukber Kuliner Ramadhan Ala  Santika”

 
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ome TV

Viral Ome TV, Cari Tahu Yuk Cara Pakai dan Manfaat Aplikasi Ini

April 19, 2022
Film Penerbangan Terakhir Resmi Dirilis, Angkat Skandal Cinta Pilot dan Pramugari Penuh Plot Twist

Film Penerbangan Terakhir Resmi Dirilis, Angkat Skandal Cinta Pilot dan Pramugari Penuh Plot Twist

Januari 19, 2026
Banjir Kendal, Ikatan Alumni SMA N 1 Kendal Berikan Bantuan Makanan Siap Saji

Banjir Kendal, Ikatan Alumni SMA N 1 Kendal Berikan Bantuan Makanan Siap Saji

Januari 17, 2026
daftar lapangan tenis di Bandung

9 Tempat Lapangan Tenis di Bandung dan Harga Sewanya

Maret 7, 2022
Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z

Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z

0
Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas

Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas

0
PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat

PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat

0
Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas

Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas

0
Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z

Aruna: Dari Mimpi Masa Kecil hingga Panggung Indonesian Idol, Potret Konsistensi dan Keberanian Gen Z

Januari 22, 2026
Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas

Sinergi Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri Bahas Pemanfaatan SPAM Regional Wosusokas

Januari 20, 2026
PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat

PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita di Kecamatan Pauh dan Agam yang Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat

Januari 20, 2026
Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas

Demi Keselamatan, KA yang Lewat Jalur Pekalongan – Sragi Masih dengan Kecepatan Terbatas

Januari 20, 2026
 

Tag

2020 2021 aplikasi Artis bandung bank jateng beritaterkini bisnis bisnis kuliner brand covid 19 fashion game hotel ide bisnis iklan indonesia Instagram Investasi Jakarta Jasa kuliner laptop listrik Mediaini olahraga online oppo pandemi Pemerintah ppkm promo promosi Rekomendasi samsung semarang smartfren smartphone Surabaya tips Tips Sukses umkm Vaksin wisata YouTube
MEDIAINI

© 2024 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • OOH
  • Hubungi Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Info Terkini
    • Bisnis
    • Branding & Promosi
    • Tips & Trik
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • OOH
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 PT MEDIAINI INDONESIA PERKASA - Portal berita bisnis Indonesia
Jasa Pembuatan Website